2 penonton konser meninggal karena serangan jantung – Polisi Pasay
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Polisi sedang menyelidiki 3 kemungkinan penyebab kematian 5 korban: obat-obatan, serangan panas, dan keracunan
MANILA, Filipina – Dua dari 5 kematian saat konser di Pasay City akhir pekan lalu meninggal karena serangan jantung.
Demikian kabar terkini yang disampaikan Kepala Polisi Inspektur Rolando Baula dari Divisi Investigasi Stasiun Cabang Manajemen Kota Pasay dalam wawancara dengan CNN Filipina pada Senin sore, 23 Mei.
“‘Mayat Lance Garcia dan Ny. Bianca Fontejon, temuan awal Kantor Medis NBI (Biro Investigasi Nasional), penyebab kematiannya, temuan awal adalah serangan jantung masif,” kata Baula.
(Untuk Lance Garcia dan Ny. Bianca Fontejon, temuan awal dari Kantor Medis NBI adalah penyebab kematiannya adalah serangan jantung masif.)
Fontejon, 18 tahun, dan Garcia, 36 tahun, tewas bersama 3 orang lainnya usai menghadiri konser outdoor “Closeup Forever Summer” yang digelar di venue konser Mall of Asia (MOA) pada Sabtu malam, 21 Mei.
Korban lainnya termasuk warga Amerika Eric Anthony Miller (33); Ariel Leal, 22; dan Ken Migawa, 18. Mereka ditemukan tidak sadarkan diri di berbagai bagian tempat konser dan dinyatakan meninggal di rumah sakit tempat mereka dilarikan.
Garcia, Leal dan Migawa dibawa ke Rumah Sakit San Juan de Dios pada Minggu dini hari, 22 Mei, sedangkan Fontejon dan Miller dibawa ke Rumah Sakit Dokter Manila.
Baula mengatakan pada hari Senin bahwa mereka melihat 3 sudut pandang di balik kematian tersebut: obat-obatan, serangan panas dan bahkan keracunan.
“Sudut pandang yang kami lihat di sini adalah yang pertama, apakah kematian mereka terkait dengan obat-obatan atau yang kedua, apakah kematian mereka disebabkan oleh serangan panas akibat terlalu banyak orang. Lalu yang satu lagi, bila ada keracunan,” kata Baula.
(Kami melihat dari sudut pandang yang berbeda, pertama adalah narkoba. Kedua adalah sengatan panas karena tempat konser sangat ramai. Kami juga melihat keracunan.)
Baula menegaskan, penyelidikan masih berlangsung. NBI kini telah mengambil alih penyelidikan.
Persetujuan untuk otopsi
Menurut Baula, keluarga Leal sudah menyatakan tidak akan mengizinkan otopsi terhadap jenazah korban, sementara polisi menunggu kerabat Migawa tiba di Tanah Air untuk mendapatkan izin otopsi.
Sedangkan untuk Miller, Baula mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kedutaan Besar AS yang sudah menerima laporan awal kejadian dari polisi.
“Closeup Forever Summer” disebut sebagai “pesta rave terbesar di musim panas” oleh Closeup, agensi penyelenggara Activations Advertising, dan agensi pementasan Eventscape.
Pihak penyelenggara mengkonfirmasi insiden tersebut melalui postingan Facebook pada Minggu sore, dan mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi “walaupun ada tindakan dan tindakan pencegahan yang sangat ketat”.
Mereka mengatakan bahwa mereka sepenuhnya bekerja sama dengan pihak berwenang dan menyatakan “simpati terdalam” mereka kepada keluarga para korban.
– Rappler.com