• April 6, 2025
3 ritual sebelum tidur dengan anak-anak

3 ritual sebelum tidur dengan anak-anak

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Bercerita, yoga bahkan berbicara sebelum tidur sangat dianjurkan untuk membangun hubungan dekat dengan anak

Anak-anak adalah produk dari kebiasaan. Mereka bisa melakukan sesuatu jika sudah terbiasa sejak kecil. Misalnya, mereka akan bisa menyikat gigi sendiri jika sudah terbiasa, makan sendiri jika sudah terbiasa, bahkan mudah tidur jika sudah terbiasa.

Saat anak baru lahir, ritualnya masih standar. Yang paling umum di Indonesia, kalau tidak sambil menyusui, maka digendong sambil diayun. Seiring bertambahnya usia anak, ritual tidur mereka berubah.

Baik orang tua maupun anak, banyak yang kebingungan dan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Nah, berikut 3 ide ritual sebelum tidur bersama anak yang bisa Anda terapkan.

‘Cerita sebelum tidur’

Siapa yang tidak suka diberi cerita pengantar tidur? Cerita pengantar tidur selain sebagai ritual, juga memiliki banyak manfaat lain, seperti melatih anak berimajinasi dan berkreasi mengikat hubungan yang kuat antara orang tua dan anak, yang membuat anak tertarik untuk gemar membaca, bahkan terpancing untuk menulis!

Anda tahu, bahkan untuk bayi cerita pengantar tidur itu bisa dilakukan, lho. Jangan meremehkan kemampuan anak Anda. Pilihlah buku yang sesuai dengan usia atau minat anak Anda. Ayo, mulailah membacakan buku untuk mereka!

‘Yoga Sebelum Tidur’

Wah susah banget, mau tidur dulu baru minta yoga?

Sebelum protes, yoga sebelum tidur punya banyak manfaat lho. Seperti kita ketahui, anak-anak zaman sekarang terkadang mempunyai aktivitas yang lebih sibuk dibandingkan orang tuanya.

Sekolah, tanggal bermain, belum lagi ajaran ini atau itu yang mengurangi waktu istirahat dan bersantai anak. Dengan berfokus pada pernapasan dan kontrol postur, yoga dapat membantu anak lebih rileks sehingga tertidur lebih cepat dan nyenyak.

Keuntungan lainnya, dengan anak yang tidurnya nyenyak, maka tidur orang tuanya juga akan lebih nyenyak bukan?

Tidak percaya? cobalah malam ini judul yoga tikar (bila perlu sesuaikan corak atau warnanya dengan selera anak), halaman gerakan yoga yang sesuai dengan usia anak Anda di YouTube, lalu lihat sendiri.

‘Pembicaraan Bantal’

Bagi anak yang sudah bisa berbicara atau sudah lebih besar, pembicaraan bantal alias ngobrol dan ngobrol bisa menjadi aktivitas pengantar tidur yang menyenangkan.

Tapi kamu harus hati-hati, nih. Terkadang orang tua terpaku pada pertanyaan: “Apa yang kamu pelajari di sekolah?” atau “Kamu punya pekerjaan rumah, bukan?” atau sedikit lebih inovatif, “dengan siapa kamu bermain?”

Sadarilah bahwa pertanyaan-pertanyaan ini membosankan bagi anak-anak. Mencoba-berbelok obrolan kecil

Anda bisa berfantasi tentang rumah impian, merencanakan liburan, dan lain sebagainya. Berbicara tentang mimpi bukan berarti omong kosong lho. Padahal, dari situ kita bisa menilai, apa sebenarnya yang diinginkan anak?

Bagaimana, mudah bukan? Silakan mencobanya. —Rappler.com

Keluaran Hongkong