3 tantangan teratas bagi pemimpin Dumaguete berikutnya
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Selain permasalahan kemiskinan, kejahatan dan polusi, ibu kota Negros Oriental masih melakukan penyesuaian dengan tatanan regional Pulau Negros yang baru.
KOTA DUMAGUETE, Filipina – Di “Kota Rakyat yang Lembut”, banyak pemilih masih belum yakin siapa yang akan mereka pilih karena waktu yang tersisa untuk memilih hanya beberapa jam lagi.
Pada pemilu lokal, masa kampanye diwarnai dengan hujatan dan tuduhan yang dilontarkan oleh berbagai pihak.
Untuk pemilihan walikota, bentrokan utama adalah antara mantan walikota Ipe Remollo dari Partai Liberal dan wakil walikota Woodrow Maquiling Sr. dari Koalisi Rakyat Nasionalis, meskipun ada dua calon independen Dindo yang murah hatiDan Kinix Ramirez juga dalam perlombaan.
Terkait dengan pertikaian di tingkat lokal, pertanyaan mengenai kekhawatiran korupsi diajukan oleh beberapa pihak mengenai penggunaan dana tersebut alat berat kota. Masyarakat juga menyatakan keprihatinannya mengenai kurangnya pengalaman kandidat muda yang mencalonkan diri.
Namun, warga Dumaguete berharap siapa pun yang terpilih dapat mengatasi beberapa masalah utama kota tersebut, termasuk kemiskinan, kejahatan dan polusi. Selain masalah-masalah ini, kota ini masih menyesuaikan diri dengan tatanan regional Pulau Negros yang baru.
Pertama: Ketimpangan sosial
Pada semester pertama tahun 2015, Negro Timur dilaporkan oleh Otoritas Statistik Filipina memiliki tingkat kemiskinan 46,6%, sedangkan Dumaguete memiliki tingkat kemiskinan 5%.
Menurut anggota Jaringan Advokasi Anak-Anak Oriental Negros (ONCAN), sejumlah anak jalanan masih belum ditemukan dan masih berada di kawasan padat turis di kota tersebut. Rumah tangga yang mengungsi di dalam kota dan dari kota-kota tetangga juga berbondong-bondong ke Dumaguete untuk mendapatkan kesempatan kerja yang lebih baik, sehingga meningkatkan kepadatan rumah dan pemukim informal.
calon walikota LP Remolo mengatakan dia berencana untuk mengatasi kesenjangan ini dengan melatih perempuan dan memberi mereka kesempatan penghidupan yang setara. Dia menekankan bahwa bekerja dengan anak-anak dan ibu mereka sangat penting dalam perkembangan mereka.
NPC Maquiling mengatakan penyediaan lapangan kerja, investasi di bidang infrastruktur dan pertanian adalah bagian dari 10 agendanya.
Kedua kandidat mengatakan mereka menginginkan kesehatan dan pendidikan yang lebih baik bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Kedua: Kejahatan, perdamaian dan ketertiban
Indeks tingkat kejahatan Dumaguete menurun sebesar 15,86% pada akhir tahun 2015, namun pada saat itulah muncul protes masyarakat terhadap hal tersebut penembakan di kota. Beberapa di antaranya adalah kasus pengendara sepeda motor beramai-ramai dan kejahatan terkait narkoba. Penggerebekan narkoba oleh PDEA juga sering terjadi.
Pada bulan Desember 2015, a WNA meninggal karena peristiwa pembunuhan di luar bar pusat kota. Baru-baru ini, sebuah Anak berusia 3 tahun diperkosa dan dibunuhlalu dimasukkan ke dalam lemari di rumah tersangka.
Kasus perdagangan manusia dicegat di pelabuhan dan di tempat lain di sekitar kota masih terlihat. Kantor Polisi Provinsi Negros Oriental melaporkan bahwa kerusakan properti dan kejahatan terkait lalu lintas turut berkontribusi menjadi sekitar 38% dari total tingkat kejahatan.
Semua kandidat berjanji untuk menjaga perdamaian dan ketertiban. Maquiling juga mengusulkan hotline bebas pulsa, menurut 911 di Amerika, sementara Remollo mengatakan lebih banyak program olahraga remaja akan membantu melawan penyebaran narkoba. (BACA: Dua pemanah Kota Dumaguete bawa pulang medali emas dan perak)
Ketiga: Warisan, lingkungan hidup, dan sumber daya alam
Dumaguete adalah pintu gerbang menuju sumber daya alam Negros Oriental. Wisatawan menikmati suasana santai dan akses mudah ke pantai. Namun kota ini dan kota-kota sekitarnya terus-menerus terancam oleh polusi dan dampak perubahan iklim. (BACA: Aktivis iklim membawa perubahan iklim ke jalanan Dumaguete)
Sampah dari TPA di Candau-ay mencemari Sungai Banica. Kota ini membutuhkan tempat pembuangan sampah baru setelah tempat pembuangan sampah setempat terbakar dan menyebabkan a keadaan bencana di 5 barangay karena emisi asap beracun.
Ketika Topan Pablo melanda kota tersebut, penggundulan hutan di daerah aliran sungai menyebabkan banjir bandang yang menghancurkan beberapa rumah di sepanjang Sungai Banica.
Di jalanan, kurangnya tempat sampah umum menyebabkan sampah terus menjadi masalah. Meningkatnya jumlah kendaraan di pusat kota juga menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kebisingan dan polusi udara.
Maquiling mengatakan penerapan ketat peraturan lingkungan yang ada, pemasangan tempat sampah dan peningkatan jumlah petugas pembersih jalan akan mengatasi permasalahan ini.
Remollo mengatakan pelestarian budaya dan warisan Dumaguete menjadi prioritas.
Setelah tahun 2016
Dumaguete berada di urutan ke-5 daftar Forbes dari “7 Kota Terbaik untuk Pensiun di Seluruh Dunia.” Siapa pun yang menang pada tanggal 9 Mei akan menghadapi banyak tantangan untuk mempertahankan Dumaguete di puncak daftar tersebut.
Apakah ketiga isu ini akan masuk dalam daftar teratas pejabat terpilih yang baru? Akankah isu-isu tersebut menjadi pertimbangan utama Dumaguetenos dalam memilih pemimpin berikutnya?
Dalam beberapa jam lagi hasil pemilu akan terungkap. – Rappler.com
Therene Quijano adalah Duta Rappler.