• March 26, 2026
4 hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi sampah makanan

4 hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi sampah makanan

Tahukah Anda bahwa setiap orang di Indonesia membuang 300 kilogram makanan setiap tahunnya?

JAKARTA, Indonesia — Baru-baru ini sebuah penelitian digagas oleh Unit Intelijen Ekonom sebutkan fakta mengejutkan tentang negara penghasil sampah makanan terbanyak di dunia.

Dari penelitian tersebut, hasilnya cukup memprihatinkan. Indonesia menduduki peringkat kedua negara dengan sampah makanan per orang per tahun tertinggi. Bayangkan saja, setiap orang di Indonesia menghasilkan 300 kilogram sampah makanan per tahunnya!

Di posisi pertama ada Arab Saudi dengan jumlah sampah makanan sebanyak 427 kilogram per orang per tahun. Di posisi ketiga ada Amerika Serikat (277 kilogram) disusul Uni Emirat Arab (196 kilogram).

Indonesia juga berada di posisi ke-24 dalam daftar 25 negara yang paling sedikit melakukan upaya pengurangan sampah makanan.

Tentu saja fakta ini tidak bisa diabaikan. Namun kita perlu peduli terhadap kondisi lingkungan sedini mungkin, dalam hal ini pengelolaan limbah makanan.

(BACA JUGA: Revolusi Pangan mulai memasak sebagian makanan Anda)

Faktanya, dengan hal sederhana kita masing-masing bisa mulai mengurangi jumlah sampah makanan yang kita hasilkan setiap hari. Mulailah dari kebiasaan kecil saja. Hal-hal kecil jika dilakukan secara rutin pasti akan bertambah bukan?

Berikut 5 hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi sampah makanan.

Pengeluaran yang cerdas

Kedengarannya sederhana, tapi ini adalah salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi sampah makanan. Pastikan untuk tidak berbelanja berlebihan saat berbelanja. Ukur dan pastikan makanan yang Anda beli cukup untuk beberapa hari saja. Lebih baik berbelanja dalam jumlah kecil sering daripada berbelanja dalam jumlah besar satu kali.

Hal ini untuk mengurangi jumlah makanan yang terkadang disimpan terlalu lama sehingga tidak dapat dicerna. Memang dibutuhkan kedisiplinan dan usaha yang besar untuk menerapkan gaya belanja seperti ini. Rencanakan betul apa yang ingin Anda makan atau masak, agar semua bahan yang Anda beli benar-benar terpakai dan tidak ada yang terbuang sia-sia.

Untuk berbelanja lebih cerdas, jangan lupa gunakan kode promo Blanja Di Sini.

Simpan dan makan sisa makanan

Faktanya, yang terbaik adalah menghabiskan makanan Anda sepenuhnya dan tidak meninggalkan sisa. Kecuali ada sesuatu yang tidak bisa dimakan, kan? Tapi selain itu, usahakan makan semua makanannya.

Sekalipun Anda memiliki sisa makanan, simpanlah selalu makanan tersebut untuk dikonsumsi di kemudian hari. Simpan dalam wadah yang baik dan dinginkan. Misalnya, sisa makan malam bisa disimpan untuk dipanaskan kembali keesokan paginya.

Hal serupa juga berlaku jika Anda makan di restoran atau kafe. Jika ada sisa makanan, cobalah minta untuk dikemas untuk dibelanjakan di rumah nanti.

Simpan makanan dengan benar

Ada banyak informasi yang tersedia tentang cara menyimpan makanan yang benar sesuai dengan bahan dan komposisinya. Misalnya, tidak semua makanan bisa bertahan lama jika disimpan di lemari es.

(BACA JUGA: Jangan simpan makanan ini di lemari es)

Tomat, kentang, alpukat, bawang bombay dan berbagai bahan makanan lainnya justru akan menurun kualitasnya jika disimpan di lemari es. Hal ini juga akan menyebabkan produksi sisa makanan.

Ada juga bahan makanan yang harus disimpan di lemari es untuk menjamin kualitasnya, seperti daging.

(BACA JUGA: Yang Harus Diperhatikan Saat Menyimpan Daging dan Sisa Makanan di Kulkas)

Pengorganisasian persediaan makanan

Terkadang setiap kita membeli makanan atau bahan-bahan kita hanya menyimpannya saja tanpa menatanya terlebih dahulu, padahal langkah ini sangat penting untuk menentukan makanan mana yang sebaiknya dimakan saat ini dan mana yang boleh disimpan.

Terkadang lemari atau kulkas penuh sekali, sampai-sampai kita lupa makanan apa yang kita beli. Kalau sampai terlupa lama-kelamaan harus dibuang karena kualitasnya sudah tidak bagus lagi. Jadi sebaiknya tata lemari penyimpanan makanan atau kulkas dengan baik dan terorganisir.

Cara terbaik adalah dengan menggunakan “pertama masuk pertama keluar”. Setiap kali Anda membeli makanan atau bahan baru, pindahkan yang lama ke depan agar bisa dikonsumsi terlebih dahulu. Dan seterusnya. Pastikan semuanya terlihat dan tertata rapi sehingga Anda bisa mengontrol apa yang akan dikonsumsi.

—Rappler.com