• March 18, 2026
5 Hal Menarik dari Presiden Ketiga RI BJ Habibie

5 Hal Menarik dari Presiden Ketiga RI BJ Habibie

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Pak Habibie genap berusia 80 tahun pada 25 Juni 2016

JAKARTA, Indonesia—Hari ini, Sabtu, 25 Juni diperingati Bapak. Ulang tahun Habibie yang ke 80. Berusia delapan dekade, pria bernama lengkap Bacharuddin Jusuf Habibie ini sudah memiliki segudang pengalaman hidup.

Habibie merupakan presiden ketiga RI menggantikan Presiden Soeharto setelah mengundurkan diri pada Mei 1998. Sebelumnya, ia menjabat menteri hingga wakil presiden pada masa kepemimpinan Soeharto.

Apa yang menarik dari pria yang hanya menjabat presiden selama satu tahun lima bulan ini? Berikut lima hal yang berhasil dirangkum Rappler.

Anda hanya perlu tidur empat jam sehari

Pada peluncuran buku biografinya pada bulan Oktober 2015, Mr. Habibie bercerita, sejak kecil ia sudah terbiasa tidur sebentar.

“Sejak lahir saya hanya butuh empat jam tidur, sisa dua puluh jam panca indera saya menyerap lingkungan sekitar dan bertanya,” kata Habibie.

“Mungkin karena panca indera saya sangat aktif sehingga ketika saya masih kecil saya mulai bertanya-tanya dan jika saya tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan saya akan menangis.”

Al-Quran sering dibaca oleh ayahnya

Sisi religius Habibie berasal dari ayahnya. Sejak kecil, ayahnya, Alwi Abdul Jalil Habibie, kerap membacakan ayat suci Alquran untuk menenangkannya.

“Ketika saya mendengar ayah saya membaca Al-Quran, saya terdiam. Tapi saya kira saya diam, bukan karena saya paham itu ayat suci, tapi karena indera pendengaran saya bertanya-tanya suara apa itu, kata Habibie.

Ia juga menuturkan, kakak laki-lakinya mengatakan Habibie sudah pandai membaca Alquran sejak usia tiga tahun.

Saya sakit karena infeksi bakteri

Pada bulan Maret 2016, Pak Habibie dirawat di rumah sakit karena tim dokter menemukan infeksi bakteri di tubuhnya.

Sesuai saran Tim Dokter Kepresidenan, sore ini Pak Habibie sore ini akan dirawat di rumah sakit untuk observasi dan diberikan antibiotik karena ada infeksi bakteri, demikian bunyi berita yang dimuat di akun Facebook Habibie Center.

Namun lima hari kemudian, suami mendiang Hasri Ainun Besari itu sudah diperbolehkan pulang meski masih harus banyak istirahat.

Penunjukan presiden yang kontroversial

Pasca runtuhnya rezim Soeharto yang berusia 32 tahun pada Mei 1998, BJ Habibie yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden langsung diangkat menjadi presiden ketiga Republik Indonesia.

Namun penunjukan ini menimbulkan kontroversi.

Kelompok pro menganggap pengangkatan tersebut konstitusional karena mengacu pada Pasal 8 UUD 1945 yang menyatakan “bila Presiden meninggal dunia, mengundurkan diri, atau tidak dapat memenuhi kewajibannya selama masa jabatannya, maka ia digantikan oleh Wakil Presiden. sampai masa jabatannya berakhir.”

Sementara itu, pihak lawan menilai penunjukan Habibie inkonstitusional karena melanggar pasal 9 UUD 1945 yang berbunyi “sebelum presiden memangku jabatan, presiden harus mengucapkan sumpah atau janji di hadapan MPR atau DPR”.

untuk membebaskan Timor Timur

Menurut berbagai pihak, salah satu kesalahan terbesar pada masa pemerintahan Habibie yang baru berusia satu tahun adalah membiarkan diadakannya referendum di provinsi Timor Timur yang kini berdiri sendiri sebagai negara Timor Leste.

Kekalahan Timor Timur di satu sisi memang patut disesalkan, namun di sisi lain juga membersihkan nama baik Indonesia yang kerap tercoreng dengan isu pelanggaran HAM di Timor Timur.

—Rappler.com

BACA JUGA:

Keluaran Sydney