• February 28, 2026

5 Hal yang Patut Disyukuri MU Louis van Gaal

JAKARTA, Indonesia— Terakhir, pelatih asal Belanda Louis van Gaal justru dipecat dari jabatannya sebagai manajer Manchester United pada Senin, 23 Mei.

Isu pemecatan Louis van Gaal santer terdengar sejak pertengahan musim 2015/2016, saat Setan Merah terus kesulitan menghadapi lawan yang di atas kertas tak terlalu sulit dikalahkan.

Louis van Gaal bukanlah seorang pelatih akan akan. Karirnya sebagai pelatih dimulai pada tahun 1991 di Ajax Amsterdam. Beberapa gelar berhasil diraihnya, mulai dari menjuarai La Liga bersama Barcelona, ​​menjuarai Bundesliga bersama Bayern Munich, bahkan ia berhasil mengantarkan Ajax Amsterdam meraih gelar juara Liga Champions UEFA.

Namun entah kenapa, kehadirannya di Old Trafford tak mampu membawa Manchester United keluar dari keterpurukan.

Puncak kekecewaan fans terjadi saat Manchester United dikalahkan West Ham pada 10 Mei dan kehilangan peluang menyalip Manchester City untuk memperebutkan tiket Liga Champions musim depan.

Nyanyian #LVGOUT nampaknya terus bergema, baik di media sosial maupun di dalam stadion, seiring dengan hasil pertandingan yang kurang memuaskan.

Namun di balik itu semua, mantan pelatih timnas Belanda itu tetap patut diapresiasi. Bahkan ada hashtag #ThankYouLVG Topik populer pada Selasa, 24 Mei, sehari setelah ia resmi dipecat.

Untuk apa MU harus berterima kasih kepada LvG?

Sekelompok pemain muda akademi MU

Louis van Gaal berhasil melanjutkan tradisi klub dalam menghasilkan potensi baru. Selama dua tahun LvG dikenal memberikan kesempatan bermain bagi para pemain muda yang sebagian di antaranya berasal dari akademi MU.

Salah satunya Marcus Rashford yang berhasil menunjukkan kemampuannya saat menggantikan Anthony Martial yang cedera pada laga melawan Midtjylland, 25 Februari. Di laga debutnya, Rashford tanpa berlama-lama langsung berhasil mencetak dua gol sekaligus Bintang pertandingan.

Gol tersebut membuat Rashford memecahkan rekor legenda MU George Best sebagai pemain termuda yang mencetak gol untuk MU di kompetisi Eropa.

Pembelian striker muda Monaco, Anthony Martial, pun patut diapresiasi. Martial langsung melakukan debutnya dengan satu gol ke gawang Liverpool pada 12 September. Kini ia menjadi salah satu aset terpenting tim Setan Merah yang tidak akan dimiliki MU jika bukan karena campur tangan LvG.

Atas jasanya memberikan kesempatan kepada pemain muda, MU patut berterima kasih kepada Louis van Gaal.

Kalahkan Liverpool

Liverpool akan selalu menjadi rival terbesar Setan Merah. Dan kemenangan atas klub pesisir tersebut tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para penggemarnya.

Louis van Gaal berhasil membawa skuad MU memenangkan pertarungan melawan Liverpool di Liga Inggris selama dua tahun bertugas.

Meski kalah satu kali melawan Liverpool di babak 16 besar Liga Europa, empat kemenangan atas Liverpool, dua di antaranya di hadapan penonton di Anfield, patut diapresiasi.

De Gea membela

Perpindahan kiper asal Spanyol David De Gea ke Real Madrid terus populer di bursa transfer musim panas 2015.

Di masa sulit seperti sekarang, kiper sekaliber De Gea sangat dibutuhkan tim. Kepindahannya tentu akan sangat mempengaruhi performa klub musim ini.

Penampilan spektakuler dari De Gea lembar bersih Dalam 14 Pertandingan Premier League Musim 2015/2016, Ini Salah Satu Alasan Manchester United Masih Bisa Bertahan Hingga menyelesaikan di tempat kelima.

Bayangkan saja, dengan produktivitas Setan Merah yang sangat minim (49 gol dari 38 pertandingan), lini belakang De Gea dan MU berhasil menjadi salah satu yang terkuat di Premier League musim ini (hanya kebobolan 35 gol, sama seperti Tottenham Hotspur).

Seandainya De Gea tidak bertahan di MU, nasib MU mungkin akan seperti Chelsea (terbuka :p) yang hanya berhasil menyelesaikan musim di posisi kesepuluh.

Ya, MU patut berterima kasih kepada Louis van Gaal yang berhasil mempertahankan David De Gea di skuad.

Piala FA pertama dalam 12 tahun

Louis van Gaal tidak pergi dengan tangan kosong. Di laga terakhirnya bersama Rooney dan kawan-kawan, ia berhasil membawa pulang trofi Piala FA pertama MU ke Old Trafford dalam kurun waktu 12 tahun.

Ini merupakan gelar besar pertama yang diraih tim Manchester United setelah kepergian pelatih legendaris Sir Alex Ferguson pada musim 2013.

Tentu tidak adil jika MU tidak berterima kasih kepada LvG yang telah memberinya kado indah di penghujung karirnya bersama Setan Merah.

Momen yang menghibur di sela-sela

Memang tidak ada hubungannya dengan permainan para pemain MU, namun melihat tingkah Louis van Gaal di pinggir lapangan bisa menjadi hiburan tersendiri bagi para fans (dan non-fans).

Masih ingat kejadian di bawah ini?

Ya, LvG bertingkah seperti anak kecil yang belum diberi permen. Menghempaskan diri ke tanah, mengungkapkan kekesalannya, memprotes tindakan tersebut menyelam Alexis Sanchez itu terjadi pada laga melawan Arsenal pada 28 Februari yang berakhir dengan skor 3-2 untuk keunggulan Setan Merah.

Kejadian ini bisa membuat kita tersenyum kecil di hari-hari yang suram, bukan? 🙂

Oleh karena itu, meski penampilan MU belum sesuai ekspektasi, Louis van Gaal tetap patut disyukuri atas segala jasa dan momen berharganya dalam dua tahun terakhir.

Apakah pengganti LvG akan lebih baik? Mari menunggu. —Rappler.com

BACA JUGA:

Togel Hongkong