• April 8, 2026

5 Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Munas Partai Golkar

JAKARTA, Indonesia – Di antara partai politik yang ada saat ini, hanya Partai Golkar yang memiliki mekanisme paling kompetitif dalam menyeleksi calon ketua umum.

Dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar 14-17 Mei 2016 di Nusa Dua, Bali, ada delapan calon ketua umum yang akan bersaing. Bandingkan dengan sejumlah partai politik lain yang umumnya pemilihan ketuanya hanya dibuat-buat karena sudah ada sosok yang dipastikan menang, atau kalaupun punya calon, jumlahnya tak lebih dari dua orang.

Munas Golkar akan dibuka Presiden Joko “Jokowi” Widodo pada Sabtu malam.

Golkar juga mendapat perhatian kali ini ketika ia menerapkan “peminjaman dana” sebesar Rp 1 miliar untuk calon ketua umum. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewanti-wanti kemungkinan pelanggaran hukum terkait kewajiban sumbangan setiap kue pesta berlambang beringin.

Pengurus Munaslub, seperti disampaikan sekretarisnya, Agun Gunandjar, mengatakan pasal 34 UU No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik membuka peluang sumbangan dari kader/anggota kepada partai politik dalam jumlah yang tidak terbatas.

Kritik terhadap sikap Golkar yang mengumpulkan iuran Rp 1 miliar dari setiap kategori datang dari berbagai kalangan, termasuk Presiden Jokowi.

“Sebaiknya biaya-biaya tersebut tidak ditanggung oleh kue,” kata Jokowi, 7 Mei saat ditanya media.

Begitu pula dengan Jokowi yang memahami bahwa penyelenggaraan Munas membutuhkan biaya yang besar. “Munas butuh dana. Lalu dari mana biaya tersebut berasal? Ya, harus dari gotong royong seluruh anggota, kata Jokowi.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Tantowi Yahya mengatakan, keputusan meminta Caketum menyumbang Rp 1 miliar sebenarnya merupakan sebuah terobosan.

“Munas, Munas memerlukan biaya yang besar. Wajar jika pihak kue ikut menyumbang pendanaan acara tersebut. “Ini juga sebagai bentuk keseriusan caketum,” kata Tantowi kepada Rappler.

Menurutnya, ide donasi caketum sudah lama dibicarakan dan akan menjadi tradisi. “Kalau berhasil, bisa ditiru parpol lain,” kata Tantowi yang menjabat Kepala Departemen Pertahanan dan Keamanan itu.

Pendanaan acara-acara besar partai politik sejauh ini menimbulkan pertanyaan. Saat ditanya media, parpol biasanya menjawab bahwa dana rapat kerja atau konferensi nasional berasal dari anggota. Namun berapa banyak dan siapa yang menyumbang tidak pernah diungkapkan. Partai politik besar biasanya menggelar acara di hotel bintang lima yang harganya mahal.

Meski bersikeras tidak ada salahnya mengumpulkan uang dari coektum, Golkar akhirnya mengalah.

“Ini benar-benar sukarela. Tidak wajib. Ini adalah sebuah kontribusi. Makanya dua calon terakhir yang mendaftar juga lolos meski tidak membayar biaya, kata Koordinator Humas Munas Golkar, Meutya Hafid, Kamis 12 Mei.

Saat dihubungi Rappler, Meutya sedang memberi pengarahan mengenai perubahan jadwal pembukaan Munas yang diundur menjadi Sabtu malam, seiring dengan ketersediaan waktu yang dimiliki Presiden Jokowi. Sebelumnya, pembukaan Munas dijadwalkan pada Minggu pagi, 15 Mei.

Meutya menekankan sifat gotong royong dalam pembiayaan Munaslub. “Semua kader sudah berkontribusi, termasuk kader muda. “Saya dengar ada uang Rp 300 juta yang dikumpulkan dari mereka,” ujarnya.

Diperkirakan Munaslub mengeluarkan dana tak kurang dari Rp 80 miliar. Sekitar 1.700 peserta juga harus didatangkan atas biaya Munaslub. Akomodasi harus disediakan selama lima hari karena acara yang berlangsung di Nusa Dua Convention Center ini akan dimulai pada 12 Mei mendatang.

Berikut 5 hal yang perlu Anda ketahui seputar Munas Partai Golkar:

peserta Konferensi Nasional. Munaslub akan diikuti tidak kurang dari 3.600 peserta dari seluruh Indonesia.

Delapan calon ketua umum yang telah terdaftar dan dinyatakan lolos untuk mengikuti kontestasi adalah:

  • Aziz Syamsuddin
  • Indra Bambang Utoyo
  • Priyo Budi Santoso
  • Setya Novanto
  • Mahyudin
  • Syahrul Yasin Limpo
  • Airlangga Hartarto
  • Ade Komarudin

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan Golkar, Setya Novanto didukung Aburizal “Ical” Bakrie yang kini menjabat Ketua Umum penggantinya. Setya kini menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI.

Ia mengundurkan diri dari Pimpinan DPR RI setelah dihukum karena pelanggaran etik oleh Dewan Kehormatan DPR (MKD) dalam kasus #PapaMintaShaham Freeport Indonesia. Kursi Pimpinan DPR Setya Novanto kini ditempati oleh Ade Komarudin yang juga merupakan calon kuat Ketua Umum Golkar.

Aburizal berhasil meraih kursi tersebut pada tahun 2009, terutama didukung oleh jaringan yang kuat dari jajaran Kamar Dagang Indonesia (Kadin) hingga daerah. Ia menjabat Ketua Kadin selama dua periode dan selalu berperan besar dalam menentukan kepengurusan selanjutnya, termasuk pimpinan Kadin saat ini.

Siapa yang berhak memilih? Kedelapan kategori tersebut akan memperebutkan 557 suara dari 34 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tingkat 1, DPD tingkat 2, dan 10 ormas Partai Golkar.

Ormas yang mempunyai hak pilih adalah tiga ormas yang didirikan Golkar sejak awal Orde Baru, yaitu:

  1. Unit Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro)
  2. Konsultasi Keluarga Gotong Royong (MKGR)
  3. Pusat Organisasi Pegawai Independen Indonesia (SOKSI)

Tujuh lainnya adalah:

  1. Asosiasi Wanita Pekerja (HWK)
  2. Satkar Ulama
  3. Dewan Dakwah Indonesia
  4. Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI)
  5. Persatuan Wanita Partai Golkar (KPPG)
  6. Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG)
  7. Al Hidayah

DPP mempunyai satu hak suara yang diwakili oleh ketua umum.

Debat publik cattum disiarkan di televisi. Teori dan aturan mainnya, anggota gatetum tidak boleh bertemu dengan para aktivis hak pilih, yakni pimpinan DPD 1 dan DPR 2 serta ormas.

“Kami memberikan fasilitas sosialisasi dengan mengadakan debat publik di tiga zona,” kata Meutya Hafid.

Debat yang bertujuan menyampaikan visi dan misi ini digelar di Medan, Surabaya, dan Bali. Dua debat publik disiarkan langsung di TVOne, televisi milik keluarga Aburizal, Ketua Umum Partai Golkar.

Debat pertama diadakan pada tanggal 12 Mei di Surabaya, debat kedua yang disiarkan televisi diadakan pada Jumat malam tanggal 13 Mei.

“Sungguh demokratis dan transparan, sehingga urutan peserta debat pun tergambar,” kata Tantowi.

Golkar enggan menyebutkan berapa biayanya memblokir waktu di televisi. Berdasarkan pengalaman pada pemilu presiden lalu, biaya produksi dan penyiaran acara seperti ini berkisar antara Rp 800 juta hingga Rp 1,5 miliar.

Komisi Etik yang dibentuk untuk memantau potensi transaksional proses pemilu hari ini akan mengumumkan hasil sidang komisi etik atas dugaan pelanggaran yang antara lain dilakukan oleh Setya Novanto dan Ade Komarudin.

Mencari pengganti Aburizal Bakrie. Munas digelar setelah Ketua Umum Aburizal Bakrie sepakat menggelar Munas untuk mengakhiri kisruh dualisme kepemimpinan yang sudah berlangsung lama di Partai Golkar.

Bentrokan Golkar versi Aburizal vs Golkar versi Agung Laksono akhirnya berujung pada sidang di Mahkamah Agung.

Aburizal menggelar Munas setelah mendapat persetujuan 2/3 DPD tingkat 1. Ia terpilih menjadi ketua umum pada Munas di Pekanbaru, Riau, tahun 2009 mengalahkan Surya Paloh.

Paloh kemudian meninggalkan Golkar dan mendirikan Partai Nasional Demokrat.

Menentukan masa depan partai. Sepanjang sejarah Partai Golkar baru di era kepemimpinan Aburizal Bakrie, partai penguasa di era Soeharto dilanda konflik hebat hingga memunculkan dua pemerintahan.

Ya, di era Soeharto, Golkar tunduk kepada Soeharto, termasuk dalam pemilihan calon ketua umum. Mirip dengan apa yang saat ini dialami PDI-Perjuangan dan Partai Demokrat.

Konflik ini menyebabkan Partai Golkar hanya memenangkan 25 persen kandidat yang bersaing pada Pilkada langsung tahun 2015. Pada pemilu legislatif 2014, Golkar menduduki peringkat kedua dengan perolehan suara 14,75 persen, dan gagal mengajukan kadernya sebagai calon presiden.

Aburizal mengusung Golkar ke Koalisi Merah Putih yang mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Prabowo kalah. Jokowi, didukung koalisi Indonesia Raya, menjadi presiden.

Belakangan, Aburizal dan tokoh Golkar lainnya merapat ke pemerintahan Jokowi.

“Golkar lahir dan sudah terlalu lama memimpin dan mendukung pemerintah. “Jadi, Golkar jangan sekali-kali belajar menjadi oposisi,” kata Ade Komaruddin saat debat calon ketua umum di Surabaya seperti disiarkan di TVOneRabu malam.

Ade bukan satu-satunya partai yang memilih mendukung pemerintah berkuasa jika terpilih sebagai pemenang. Partai politik ini tidak terbiasa menjadi oposisi.

Dalam konteks konsolidasi kekuasaan, mungkin akan lebih mudah bagi Jokowi untuk bergandengan tangan dengan Golkar. Kader Golkar diketahui piawai memimpin manuver di Senayan, Kantor DPR RI.

Namun ada juga potensi kerugian bagi kedua belah pihak. Ketum Golkar yang digantung di ketiak presiden akan membawa parpol tersebut ke dalam bayang-bayang kekuasaan parpol yang semakin tidak punya gengsi di mata pemilihnya pada pemilu tahun depan, 2019.

Bagi Jokowi, hal ini akan mengaburkan citra dirinya sebagai politisi reformis karena Golkar identik dengan partai politik Orde Baru.

Dilema? Saya kira dalam politik tidak ada dilema. Kalkulator menghitung untung dan rugi berdasarkan kepentingan bersama. Biasanya jangka pendek. –Rappler.com

Live Result HK