• March 18, 2026
5 hal yang perlu Anda ketahui tentang penyakit Parkinson

5 hal yang perlu Anda ketahui tentang penyakit Parkinson

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Penyakit Parkinson diyakini menjadi penyebab meninggalnya petinju legendaris Muhammad Ali

JAKARTA, Indonesia—Petinju legendaris Muhammad Ali menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu, 4 Juni. Ia diyakini meninggal karena komplikasi penyakit Parkinson, yang diketahui menyerang dirinya sejak 1984, tiga tahun setelah ia pensiun dari tinju.

Sebenarnya apa itu penyakit parkinson? Penyakit ini pertama kali ditemukan pada tahun 1817 oleh seorang ilmuwan bernama James Parkinson.

Berikut 5 hal yang perlu Anda ketahui tentang penyakit Parkinson:

Menyerang saraf di otak

Penyakit Parkinson merupakan penyakit degeneratif pada saraf di otak. Bagi penderita penyakit Parkinson, jumlah produksi dopamin di otak kurang dari biasanya.

Dopamin adalah neurotransmitter yang berfungsi menghantarkan sinyal atau rangsangan dari satu sel saraf ke sel saraf lainnya. Selain itu, dopamin juga berperan dalam pengaturan pergerakan, memori, emosi, bahkan berperan dalam fungsi organ lain seperti ginjal, pankreas, dan paru-paru.

Penyakit progresif yang penyebabnya tidak diketahui

Namun hingga saat ini penyebab menurunnya jumlah produksi dopamin yang menyebabkan penyakit parkinson belum diketahui secara pasti.

Selain itu, karena merupakan penyakit yang progresif, kondisi penderita penyakit Parkinson akan semakin parah dari tahun ke tahun.

Gejala

Gejala penderita penyakit parkinson biasanya terlihat dari berbagai bagian tubuh yang sering gemetar atau gemetar. Akibat kekurangan dopamin yang bertugas mengirimkan sinyal antar saraf, gerakan tubuh pun akan menjadi lebih kaku.

Bagi penderita yang lebih parah, penyakit Parkinson akan menyebabkan pergerakan seseorang menjadi lebih lambat dibandingkan orang lain.

Karena menyerang otak, penyakit Parkinson juga dapat menimbulkan penyakit psikologis lainnya, seperti depresi, demensia, gangguan konsentrasi, dan gangguan tidur.

Belum ada obatnya

Hingga saat ini, penyakit parkinson belum bisa diobati. Namun yang dapat dilakukan bagi penderita penyakit Parkinson adalah dengan memberikan obat yang dapat meningkatkan produksi dopamin.

Jika penyakit Parkinson semakin parah, dokter biasanya akan menyarankan operasi untuk menonaktifkan area otak yang menjadi sumber gangguan pergerakan tersebut.

Usia penderita penyakit parkinson

Di seluruh dunia ada sekitar 6,3 juta orang yang menderita penyakit parkinson. Meski umumnya terjadi pada orang lanjut usia dan pria, namun tidak menutup kemungkinan penyakit ini juga menyerang kelompok usia dan jenis kelamin lain.—Rappler.com

BACA JUGA:

Live HK