• January 2, 2026
5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Film Road Trip ‘Patay na si Hesus’

5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Film Road Trip ‘Patay na si Hesus’

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

‘Patay na si Hesus’ adalah salah satu dari 12 film di Festival Film Pilipino

MANILA, Filipina – Festival Film Filipina sedang berlangsung Victor Villanueva Yesus sudah mati dengan Jaclyn Jose dan Chai Fonacier. (Ulasan Film: Semua 12 Festival Film Filipina)

Film ini mengikuti seorang ibu bernama Iyay (Jose), yang membawa anak-anaknya dari Cebu dalam perjalanan ke Dumaguete untuk menghadiri pemakaman suaminya. Sepanjang jalan, masing-masing anggota keluarga menemukan banyak hal di antara mereka sendiri.

Film ini diproduksi oleh orang-orang di balik film tersebut Pemandian Zomba Dan Benda itu disebut Tadhana.

Berikut beberapa fakta menarik tentang film yang tayang hingga 22 Agustus ini.

1. Film ini memenangkan dua penghargaan di QCinema Festival 2016.

Yesus sudah mati merupakan salah satu film yang sudah diputar secara lokal sebelum PPP. Film ini memenangkan dua penghargaan khusus di QCinema Festival pada tahun 2016: Penghargaan Sensitivitas Gender dan Penghargaan Pilihan Pemirsa untuk Film Bergerak.

2. Yesus sudah mati diambil oleh Columbia Pictures untuk didistribusikan.

Pada bulan Juli, Columbia Pictures Filipina mengumumkan bahwa mereka mendistribusikan film tersebut di bioskop.

Di dalam sebuah pernyataan, kata Direktur Pelaksana Columbia Pictures Filipina, Christopher Sy: “Kolumbia selalu mendukung industri film lokal dan kami melihat ini sebagai sebuah langkah untuk lebih terlibat dalam pengembangan film Filipina. Kami sangat bahagia bisa bekerja sama dengan orang-orang di T-Rex untuk menghadirkan film ini kepada penonton secara nasional.”

3. Jaclyn Jose dan Mailes Kanapi mengambil pelajaran Bisaya untuk film tersebut.

Berdasarkan pasukan pramuka, aktris Jaclyn Jose dan Mailes Kanapi mengambil pelajaran Bisaya untuk peran mereka masing-masing sebagai Iyay dan biarawati dalam film tersebut. Jaclyn mempelajari bahasa tersebut selama dua bulan sebelum membaca naskah filmnya.

4. Yesus sudah mati hanyalah salah satu dari dua film di mana Chai Fonacier menjadi bagiannya di PPP.

meskipun Yesus sudah mati Chai juga merupakan bagian dari film tersebut pulang ke rumahdibintangi oleh Bembol Roco dan Cherry Pie Picache.

5. Film tersebut memenangkan penghargaan juri khusus di PPP.

Hadiah juri khusus diberikan kepada Liza Diño-Seguerra, ketua Dewan Pengembangan Film Filipina Yesus sudah mati. Upacara sederhana tersebut diadakan di White Space di Makati.

– Rappler.com

situs judi bola online