5 momen paling berpengaruh dalam sejarah Olimpiade
keren989
- 0
JAKARTA, Indonesia — Sebagai turnamen olahraga terbesar di dunia, Olimpiade selalu menghadirkan momen terbaik di setiap ajangnya.
Dalam beberapa tahun terakhir saja, ada beberapa rekor yang berhasil dipecahkan oleh para atlet yang mengikuti ajang 4 tahunan tersebut.
Di dalam Olimpiade Beijing 2008, perenang asal Amerika Serikat, Michael Phelps, berhasil melampaui rekor atlet renang sebelumnya, Mark Spitz. Phelps memenangkan 8 medali emas di Olimpiade Beijing dengan lima medali emas, di antaranya adalah nomor individu; dan lima di antaranya dengan solusi Rekor dunia.
Nama pelari asal Jamaika, Usain Bolt, juga meraih ketenaran di Olimpiade Beijing setelah ia memecahkan rekor dunia dan meraih 3 medali emas.
Namun Olimpiade tidak melulu tentang kemeriahan. Pada Olimpiade 2012 di London misalnya.
Tim bulu tangkis ganda putri Indonesia harus mencatatkan namanya dalam sejarah kelam karena didiskualifikasi bersama 3 pasangan ganda putri lainnya. Mereka diyakini sengaja kalah untuk menghindari lawan yang lebih tangguh di babak berikutnya.
Sejak Olimpiade modern diadakan pada tahun 1896, ada beberapa momen yang paling mempengaruhi Olimpiade hingga menjadi seperti sekarang ini. Berikut 5 di antaranya:
Olimpiade Paris 1900: Atlet wanita pertama kali berpartisipasi di Olimpiade
Sejak dimulainya Olimpiade kuno pada tahun 776 SM, hingga olimpiade modern pertama diadakan pada tahun 1896, hanya laki-laki yang dapat berpartisipasi sebagai peserta.
Pada Olimpiade Paris tahun 1990 saja, total 22 wanita berpartisipasi dalam lima cabang olahraga; yaitu tenis, berlayar, kriket, berkuda dan golf. Saat itu, total atlet yang berpartisipasi mencapai 997 orang.
Saat ini, Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah berkomitmen untuk menerapkan kesetaraan gender.
Dalam Perjanjian Olimpiade Bab 1 Pasal 2.7 tertulis bahwa salah satu peran IOC adalah: “Mendorong dan mendukung partisipasi perempuan dalam olahraga di berbagai tingkatan dan melaksanakan prinsip kesetaraan antara laki-laki dan perempuan”.
Dengan bertambahnya nomor tinju putri, London 2012 menjadi Olimpiade pertama yang semua cabang olahraga memiliki nomor khusus putri. Di Olimpiade, 44% dari seluruh atlet yang berpartisipasi adalah wanita.
Pertandingan Olimpiade Antwerpen 1920: Pertama kali bendera Olimpiade dikibarkan
Meski lambang Olimpiade sudah ada sejak tahun 1914, bendera tersebut pertama kali dikibarkan pada tahun 1920 pada Olimpiade di Antwerp, Belgia.
Simbol Olimpiade, juga dikenal sebagai cincin Olimpiade, terdiri dari 5 cincin yang saling bertautan.
Cincin melambangkan kesatuan 5 benua di bumi dengan warna berbeda mewakili benua yang berbeda, dengan latar belakang putih membentuk bendera olimpiade.
Olimpiade Berlin 1936: Siaran televisi pertama Olimpiade
Olimpiade Musim Panas 1936 di Berlin, Jerman merupakan Olimpiade pertama yang disiarkan di televisi, namun hanya di televisi lokal. Pertandingan Olimpiade pertama yang disiarkan secara internasional adalah Olimpiade Roma tahun 1960.
Jumlah pemirsa televisi terus meningkat sejak tahun 1960 hingga saat ini. Hal ini disebabkan oleh peluncuran satelit siaran langsung pada tahun 1964 dan diperkenalkannya televisi berwarna pada tahun 1968.
Jumlah penonton Olimpiade 1968 di Meksiko mencapai 600 juta, sedangkan jumlah penonton Olimpiade Los Angeles 1984 mencapai 900 juta.
Jumlah penonton meningkat tajam pada Olimpiade Barcelona tahun 1992, mencapai 3,5 miliar penonton.
Olimpiade Melbourne 1956: Terjadi boikot massal
Pada Olimpiade 1956 di Melbourne, Australia, setidaknya terjadi 3 gerakan boikot.
Belanda, Spanyol dan Swiss menolak berpartisipasi dalam Olimpiade karena penindasan Uni Soviet terhadap pemberontak Hongaria.
Kamboja, Mesir, Irak, dan Lebanon memutuskan memboikot Olimpiade Melbourne 1956 karena krisis Terusan Suez.
SSementara Republik Rakyat Tiongkok tidak mengirimkan atletnya karena Taiwan diperbolehkan bertanding atas nama Republik Tiongkok.
Olimpiade Barcelona 1992: Pasca Perang Dingin, banyak negara baru yang berpartisipasi

Olimpiade tahun 1992 di Barcelona, Spanyol, merupakan titik baru dalam sejarah dunia. Perang Dingin baru saja berakhir, Uni Soviet terpecah, dan banyak negara baru bermunculan dan berpartisipasi dalam Olimpiade.
Afrika Selatan juga baru saja menyelesaikan konflik apartheidnya sehingga banyak bermunculan atlet-atlet baru.
Selain itu, Jerman pertama kali berkompetisi di bawah satu bendera setelah Perang Dunia II, setelah sebelumnya terbagi antara Jerman Barat dan Jerman Timur.
Selain itu, setelah boikot yang dilakukan oleh negara-negara Barat pada tahun 1980, Blok Timur pada tahun 1984, dan beberapa negara komunis pada tahun 1988, Olimpiade 1992 di Barcelona akhirnya benar-benar bebas dari boikot.
Momen bersejarah apa yang menurut Anda akan terjadi di Olimpiade Rio 2016? —Rappler.com
Baca laporan Rappler tentang Olimpiade 2016: