• April 9, 2026
6 cara makan sehat saat lebaran

6 cara makan sehat saat lebaran

Jangan terlalu ketat dengan makanan Anda, tapi perhatikan porsinya!

JAKARTA, Indonesia – Idul Fitri menjadi momen dimana Anda bisa berkumpul bersama keluarga besar. Makan saat hari raya merupakan salah satu agenda wajib. Namun, Anda diharapkan untuk tetap menjaga asupannya, terutama jika Anda berencana menurunkan berat badan atau memiliki penyakit tertentu yang mengharuskan Anda memperhatikan pola makan.

Sangat mudah untuk makan berlebihan saat hari raya, apalagi jika Anda sedang berkunjung ke rumah keluarga, tidak menutup kemungkinan hampir setiap rumah akan menawarkan Anda makanan.

Tips di bawah ini bisa Anda terapkan saat lebaran agar tidak makan berlebihan.

Buatlah target yang masuk akal

Anda mungkin sedang berada dalam kondisi khusus, entah ingin menurunkan berat badan atau memiliki penyakit tertentu yang mengharuskan Anda menjaga pola makan, seperti diabetes. Jika Anda sedang menjalani program penurunan berat badan, akan sangat sulit mengontrol kalori di hari libur dibandingkan hari-hari biasa.

Makan saat hari raya biasanya tinggi lemak, protein, dan karbohidrat. Untuk sementara, Anda bisa mengesampingkan program penurunan berat badan dan lebih fokus menjaga berat badan saat ini. Jangan terlalu keras pada diri sendiri, apalagi jika hal tersebut menyebabkan Anda menolak beberapa hidangan yang sengaja disiapkan oleh tuan rumah. Jaga porsinya, jangan makan sampai kenyang.

Namun, bagi Anda yang wajib mengatur pola makan, misalnya penderita diabetes, ada baiknya Anda benar-benar memerhatikan apa yang Anda makan. Misalnya membatasi makan ketupat terlalu banyak atau mengurangi kuah santan saat makan.

Jangan membuat matamu kelaparan

Persediaan makanan saat hari raya cenderung melimpah, berbagai jenis makanan bisa dengan mudah Anda temukan. Hal ini bisa menyebabkan Anda merasa lapar dan ingin makan jenis makanan berbeda dengan porsi lebih banyak dari biasanya. Anda dapat menyiasatinya dengan meluangkan lebih banyak waktu untuk berbicara dengan teman dan keluarga.

Bersantap saat hari raya adalah pelengkap, jadikan silaturahmi sebagai tujuan utama berkumpulnya Anda. Jangan langsung pergi ke meja makan atau mengambil kue.

Berhentilah makan ketika Anda sudah kenyang

Salah satu penyebab kita cenderung makan berlebihan saat acara atau hari raya tertentu adalah karena biasanya kita merasa kenyang. Saat hari raya, makan merupakan salah satu acara sosial, dimana kita bisa makan sambil duduk, berdiri, atau bahkan sambil berbicara. Hal ini menyebabkan Anda tidak merespon sinyal kenyang yang diberikan otak.

Anda kemudian cenderung makan lebih banyak dari jumlah yang sebenarnya dibutuhkan tubuh, mungkin karena setelah selesai makan, percakapan di meja makan terus berlanjut, sehingga Anda menambah porsi makan, atau Anda tidak sadar bahwa Anda sedang menyantap berbagai jajanan tersebut. jangan ambil disediakan karena makanan tersedia di depan Anda.

Sebelum makan, usahakan isi piring Anda dengan makanan yang memang ingin Anda makan dan jumlahnya sesuai kebutuhan, lalu makanlah secara perlahan. Setelah selesai, jauhkan piring kosong dari Anda agar tidak mengambil lebih banyak makanan. Kunyah permen karet mint bebas gula dan minum segelas air putih, hal ini dapat mencegah Anda mengalami “kelaparan palsu”.

Isi piring Anda dengan sayuran

Saat Anda mengambil makanan, isi dulu piring Anda dengan sayuran. Sayuran bisa membantu Anda cepat kenyang dengan kandungan seratnya yang tinggi, cepat kenyang pasti akan membantu mencegah Anda makan berlebihan. Pilihlah jenis sayur yang tidak mengandung santan, namun jika tidak, Anda tetap bisa mengonsumsi sayur dengan santan, cukup kurangi jumlah kuah santan yang Anda konsumsi. Santan secara alami tidak mengandung kolesterol, namun kandungan lemak jenuhnya cukup tinggi.

Hindari bagian daging yang berlemak

Makanan yang biasa dihidangkan saat hari raya Idul Fitri terdiri dari berbagai jenis daging, antara lain daging sapi, kambing, dan ayam. Daging, terutama daging merah, cenderung tinggi lemak jenuhnya. Meski konsumsi daging tidak sepenuhnya dilarang, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari lemak dalam masakan daging.

Misalnya jika Anda makan ayam, Anda bisa memilih bagian dada daripada bagian paha atau sayap, karena bagian dada cenderung lebih sedikit mengandung lemak. Selain itu, sebaiknya hindari sebisa mungkin memakan kulitnya saat mengonsumsi ayam, karena lemak pada unggas biasanya disimpan di dalam kulit.

Waspadai minuman yang mengandung gula

Minuman berwarna-warni tentu menarik untuk disimak. Sirup dan minuman ringan merupakan jenis minuman yang biasa disajikan saat Idul Fitri. Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi minuman jenis ini karena biasanya kandungan gulanya cukup tinggi. Satu sendok makan sirup mengandung 53 kalori yang hampir seluruhnya berasal dari karbohidrat.

Selain itu, satu sendok makan sirup juga mengandung 10 gram gula pasir. Soda pun tak jauh berbeda, setiap sajiannya mengandung pemanis, terutama diet soda yang biasa digunakan pemanis buatan sebagai pengganti gula. Batasi konsumsi minuman tersebut untuk menghindari penumpukan kalori tanpa disadari. -Rappler.com

Artikel ini sebelumnya telah diterbitkan di halosehat.com

HK Malam Ini