Meski minim persiapan, pelatih timnas optimistis Indonesia akan meraih hasil positif
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan buatan AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteks, selalu merujuk ke artikel lengkap.
Asisten pelatih Hans-Peter Schaller yakin bisa mengalahkan Malaysia
SOLO, Indonesia – Asisten Pelatih Timnas Indonesia Hans-Peter Schaller mengaku persiapan para pemain jelang laga uji coba melawan Malaysia kurang maksimal karena hanya memiliki waktu dua hari sementara kondisi masih kelelahan usai bermain di kejuaraan Sepak Bola Indonesia dimainkan. . (ISC) Sebuah kompetisi.
Meski begitu, mantan pelatih PSM Makassar itu tetap optimistis Indonesia bisa meraih hasil positif pada laga yang akan berlangsung Selasa malam, 6 September di Stadion Manahan Solo itu.
“Waktu yang singkat adalah tantangan, tapi itu bukan perhatian kami. Kami tetap fokus membangun tim dan menyiapkan strategi untuk menang dan kami yakin bisa,” kata Schaller dalam konferensi pers di Solo, Senin malam, 5 September.
“Kami tahu Malaysia adalah tim yang tangguh, tapi kami akan berusaha menyerang sambil membangun pertahanan yang seimbang.”
Menurut Schaller, sangat mungkin Indonesia akan memainkan formasi 4-4-2, meski hal itu masih bisa berubah tergantung susunan komposisi baru yang diumumkan sesaat sebelum pertandingan.
Disinggung siapa saja pemain kunci yang akan diturunkan, pelatih asal Austria itu enggan menyebutkan nama. Ia mengatakan, para pelatih tidak akan mengandalkan satu atau dua pemain di laga persahabatan melainkan membangun tim yang solid yang nantinya akan dibawa ke Piala AFF 2016.
“Yang kami butuhkan adalah tim yang kuat untuk maju, bukan pemain yang kuat. Kita satu tim, Indonesia,” kata Schaller.
Sementara itu, kiper Kurnia Mega batal bergabung dengan timnas karena cedera saat membela Arema di ISC A. Sebaliknya, pelatih timnas memanggil kiper PS TNI Teguh Amirudin, selain kiper Persija Adritany dan kiper Pusamania Borneo Dian Agus Prasetyo.
Di pihak Malaysia, pelatih Ong Kim Swee mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu mengejar kemenangan di laga uji coba tersebut. Ia lebih memilih mencoba strategi dan mengukur kekuatan tim Malaya Tigers.
Ong tak ingin para pemainnya meremehkan Indonesia, meski grup Garuda sudah lama tidak bermain di laga internasional karena sanksi FIFA.
“Indonesia masih tim yang kuat, kita harus menyiapkan semua kekuatan kita. Kami berharap pertandingan nanti akan menyuguhkan permainan yang berkualitas,” ujar Ong usai technical meeting kedua tim.
Target Malaysia dalam laga persahabatan ini adalah mengukur seberapa jauh tim mereka bermain di kandang melawan lawan, sebagai ujian sebelum Malaysia bermain di Piala AFF yang digelar di Myanmar dan Filipina, November-Desember 2016.
Menurut Ong, berada di Indonesia tanpa dukungan suporter Malaysia di lapangan – dan di depan puluhan ribu suporter lawan – merupakan tantangan untuk membiasakan timnya bermain tandang.
“Kita akan menghadapi situasi yang sama di Myanmar nanti. Kemenangan bukan tujuan utama kami di pertandingan besok, yang lebih penting adalah keharmonisan para pemain,” kata Ong.
Ong masih merahasiakan taktik yang akan dimainkan Selasa malam nanti. Namun, ia mewaspadai Andik Vermansyah, mantan pemain Persebaya yang saat ini bermain di Liga Super Malaysia membela Selangor FA, yang menurutnya cukup paham dengan kelebihan dan kekurangan timnas Malaysia.
Sementara itu, Indonesia dan Malaysia berada di grup berbeda di Piala AFF 2016. Indonesia bergabung di Grup A bersama Filipina, Thailand, dan Singapura, sedangkan Malaysia di Grup B bersama Myanmar, Vietnam, dan satu tim yang akan lolos ke kualifikasi Oktober mendatang – Brunei, Timor-Leste, Kamboja, atau Laos. – Rappler.com