• March 29, 2026
Legenda Persib Ajat Sudrajat mencalonkan diri di Pilwalkot Bandung 2018

Legenda Persib Ajat Sudrajat mencalonkan diri di Pilwalkot Bandung 2018

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Ajat terjun ke dunia politik karena ingin mengubah nasib para atlet

BANDUNG, Indonesia – Nama Ajat Sudrajat terpatri di benak warga Bandung sebagai pesepakbola kebanggaan. Mantan penyerang nomor 10 ini berhasil mengantarkan Persib Bandung menjadi Juara Liga 1986, Juara Festival Olahraga Brunei Darussalam 1986, dan Liga 1989-1990.

Kini sosoknya muncul kembali. Bukan di dunia si kulit bulat, tapi politik. Ajat akan maju pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bandung 2018. Ia memperkenalkan dirinya sebagai wakil Wali Kota Bandung bersama Sylvariyadi “Ivan” Rahman.

Ajat mengaku terjun ke dunia politik karena ingin membuktikan bahwa atlet juga bisa menjadi kepala daerah.

“Saya bukan seorang politisi. Saya hanya seorang atlet. Saya juga ingin membuktikan bahwa atlet juga bisa, kata Ajat kepada wartawan usai mendeklarasikan pencalonannya di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Sabtu, 7 Oktober.

Ajat bersedia dipasangkan dengan Ivan karena tertarik dengan ide dan konsep dalam membangun kota Bandung dengan konsep Smart Bandung. Salah satu programnya adalah dengan menciptakan kebijakan ekonomi yang pro rakyat. Bersama Ivan, Ajat bertekad memperjuangkan penderitaan mantan atlet dan artis yang dinilainya diabaikan oleh Pemerintah Kota Bandung.

“Kalaupun terpilih, dia akan bahu membahu dengan Kang Silva. Amanah itu tetap saya pegang karena jelas ingin ada dukungan dari Pemkot Bandung, khususnya kepada para mantan atlet. Setidaknya kita bisa mengubah nasib mereka, apalagi seni dan budaya yang selama ini kurang mendapat perhatian. Insya Allah kami akan memberikan perhatian kepada para mantan atlet semua cabang olahraga yang mengharumkan nama Kota Bandung dan bangsa, kata pria berusia 55 tahun ini.

Sementara itu, Ivan menjelaskan, ia memilih jalur independen karena menganggap dirinya bukan kader partai politik atau politisi. Namun, menurut Ivan, jalur mandiri justru menjadi salah satu cara pasangan calon lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Saya juga melihat peluang untuk terlibat berpartisipasi dalam pemilihan walikota melalui jalur independen sehingga saya bisa lebih berkomitmen kepada masyarakat. Saya pikir masyarakat menginginkan perubahan, dan ketika masyarakat menginginkan perubahan, masyarakat akan menuntut janji dan komitmen tersebut. “Saya kira dengan bersilaturahmi dengan masyarakat, kita bisa benar-benar memahami apa yang dibutuhkan dan kita bisa berkomitmen dan dapat diandalkan,” ujarnya.

Pernyataan pasangan mandiri ini dibuat sederhana dan ditandai dengan pemotongan tumpeng. Pasangan Silva Ajat nantinya akan mengenakan kaus biru sebagai identitas mereka di Pilwalkot Bandung. – Rappler.com

daftar sbobet