Puteri Indonesia 2016 Kezia Warouw siap bertarung di ajang ‘Miss Universe’
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Wawancara eksklusif Rappler Indonesia dengan Kezia Warouw
JAKARTA, Indonesia — Puteri Indonesia 2016, Kezia Roslin Cikita Warouw akan segera berangkat ke acara tersebut Nona Alam Semesta. Ia akan bertanding melawan 85 kontestan lainnya dalam sesi karantina di Manila, Filipina, mulai Kamis, 12 Januari hingga malam final pada Minggu, 29 Januari.
Bagi Kezia Warouw, dirinya bisa mewakili Indonesia di ajang tersebut Nona Alam Semesta bukan hal yang mudah. Harapan dan usahanya dimulai sejak usia muda.
Menjadi putri Indonesia adalah impian Kezia yang terlupakan seiring berjalannya waktu. Kezia yang sibuk dengan pekerjaan dan studinya, mengira bahwa mengikuti kompetisi itu adalah impiannya Putri Indonesia tidak mungkin.
Adalah Kak Terry, seseorang dari manajemen model di Manado, Sulawesi Utara, yang membuka jalan bagi Kezia untuk mewujudkan mimpinya. Pada tahun 2015, Kezia diundang untuk mengikuti seleksi Putri Indonesia dari Sulawesi Utara.
“Dia tahu selama ini kalau kerinduan Kezia adalah bergabung Putri Indonesia. Dan ketika peluang terbuka di Sulawesi Utara, dia menelepon dan berkata ‘Ayo sekarang dongkapan tapi tidak sekarang’,” kata Kezia kepada Rappler suatu pagi di kantor Mustika Ratu, Jakarta.
Saat itu dia harus mengambil pilihan yang sulit. Pasalnya Kezia baru saja diangkat menjadi Pemimpin Cabang di kantornya yaitu sebuah bank swasta di Jakarta.
“Dan sepertinya sebuah pilihan adalah Kezia harus meninggalkan pekerjaannya dan Kezia harus memilih untuk menjalani mimpi ini yang memang tidak akan terjadi untuk kedua kalinya atau terulang kembali.”
Setelah berbincang dengan keluarga dan orang terdekatnya, Kezia akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah besar dalam hidupnya, yakni berhenti dari pekerjaannya dan fokus pada hidupnya. Putri Indonesia.
“Pada akhirnya, tidak ada yang sia-sia ketika Kezia memilih Putri Indonesia dengan menikmati semua proses yang ada.”
Gelar Puteri Indonesia yang diraihnya pada Februari lalu merupakan anugerah yang tidak akan pernah terlupakan. Dari ribuan perempuan yang mendaftar, ternyata Tuhan telah memilihnya sebagai pemenang. “Dengan gelar ini, Kezia mengetahui bahwa pasti ada sesuatu yang telah diramalkan oleh Tuhan, telah direncanakan oleh Tuhan, dan itu harus dilakukan oleh Kezia sebagai sebuah tanggung jawab.”
Sejak terpilih menjadi Puteri Indonesia, Kezia telah berkeliling ke berbagai provinsi di Indonesia. Ia bertemu dengan masyarakat yang memiliki ciri khas masing-masing, dan melihat sendiri kekayaan alam yang ada di setiap daerah.
Menurutnya, hal itu akan menjadi bekalnya nanti di acara tersebut Nona Alam SemestaTugas Kezia adalah memperkenalkan mereka, mengundang mereka dan menikmati apa yang kita miliki di Indonesia.
Dalam tiga tahun terakhir, Indonesia berhasil menembus 15 besar Nona Alam Semesta. Dari Nona Alam Semesta Kali ini yang berlangsung pada Januari 2017, Kezia ingin meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Namun dia tidak mau menjanjikan sesuatu yang mungkin akan mengecewakan nantinya.
“Yang pasti Kezia melakukan semua ini demi bangsa Indonesia, karena Kezia yakin apapun yang Kezia lakukan, Kezia hanya butuh dukungan dari masyarakat Indonesia.”
Saksikan wawancara eksklusif Rappler dengan Kezia Warouw pada video di atas. —Rappler.com