• April 18, 2026
‘UWRF 2017’ resmi dibuka hari ini

‘UWRF 2017’ resmi dibuka hari ini

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Tahun ini acara ‘UWRF’ menawarkan 240 acara di 30 tempat berbeda

JAKARTA, Indonesia – Meski dalam kondisi gejolak Gunung Agung di Bali bagian timur, peristiwa tersebut tetap terjadi Festival Penulis dan Pembaca Ubud (UWRF) tetap buka mulai hari ini, Rabu, 25 Oktober.

Untuk ke-14 kalinya, UWRF kembali diselenggarakan pada tahun ini dengan menghadirkan 150 penulis, pemikir, seniman, dan artis dari 30 negara.

Selama 5 hari ke depan, akan digelar sebanyak 240 acara di 30 titik lokasi sekitar Ubud. Acara-acara tersebut meliputi diskusi panel, acara khusus, pertunjukan langsungpemutaran film, pameran dan banyak lagi.

Mengingat kondisi pariwisata yang sedikit tidak menentu setelah kondisi Gunung Agung kembali tidak menentu, maka tidak mengherankan peristiwa Hal ini diharapkan dapat memberikan “suntikan” baru bagi pergerakan ekonomi lokal. UWRF diperkirakan telah menyumbangkan pendapatan daerah senilai AUD$1 juta dari acara yang berlangsung selama 5 hari tersebut.

“Kondisi saat ini dinilai sangat sulit bagi masyarakat Bali. Tidak hanya mereka yang dievakuasi, bisnis lokal juga terkena dampak Gunung Agung. “Sangat menyenangkan melihat seluruh lapisan masyarakat bersatu untuk mengatasi krisis saat ini dan respon pemerintah daerah sangat baik dan kami bangga menjadi bagian dari komunitas ini,” kata Janet DeNeefe, pendiri dan direktur UWRF, dalam siaran persnya. diterima oleh Rappler.

UWRF juga mengadakan program penggalangan dana bagi mereka yang terkena dampak bencana Gunung Agung yang akan melibatkan sejumlah seniman ternama Tanah Air, antara lain Papermoon Puppet Theater dan koreografer Eko Supriyanto.

Tahun ini UWRF mempunyai tema Asal atau dalam bahasa indonesia artinya “asal”. Tema ini diambil dari filosofi Hindu yang disebut “Sangkan Paraning Dumadi”, sebuah ajaran hidup tentang asal usul dan tujuan manusia.

Pembicara dari dalam dan luar negeri akan berbagi pengalamannya selama 5 hari UWRF. Beberapa dari mereka adalah Leila S. Chudori dan Seno Gumira Ajidarma, dua nama besar di dunia sastra dan jurnalistik Indonesia, selalu dielu-elukan dan kehadirannya di UWRF selalu ditunggu-tunggu oleh para pecinta sastra.

Dari luar negeri ada penulis kriminal asal Inggris Ian Rankin, bintang sastra Kanada Madeleine Thien, penulis Wild Swans Jun Chang, penulis dan aktivis yang juga putri mantan Perdana Menteri Malaysia Marina Mahathir dan masih banyak lagi.

“Selama 14 tahun kami menghadapi banyak tantangan, namun kami bangga karena mampu memberikan peran positif kepada masyarakat Bali, hal ini akan terus kami lakukan di tahun-tahun mendatang,” tambah DeNeefe.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal lengkap dan informasi pembicara, silakan masuk www.ubudwritersfestival.com.

BACA JUGA:

—Rappler.com