• May 4, 2026
Di Saudi, Rizieq Shihab bertemu Zakir Naik

Di Saudi, Rizieq Shihab bertemu Zakir Naik

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Zakir mengaku bangga dengan perjuangan Rizieq Shihab selama ini

BANDUNG, Indonesia – Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tampaknya menikmati kehidupannya di Arab Saudi. Salah satu orang yang ditemuinya saat berada di sana adalah Zakir Abdul Karim Naik, seorang ulama asal India.

Informasi tersebut disampaikan kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Prawiro melalui pesan singkat pada Rabu, 14 Juni. Kedua orang tersebut dipertemukan saat melakukan takjiyah bersama di rumah Syekh Kholid Al Hamudi, seorang ulama asal Arab Saudi. Kholid tampak berduka karena ibunya baru saja meninggal.

Dalam pertemuan yang berlangsung Selasa 13 Juni itu, Rizieq terlihat menyapa dan berbincang dengan Zakir.

Intinya HRS (Habib Rizieq Shihab) mengucapkan terima kasih kepada ZN (Zakir Naik) atas kunjungannya ke Indonesia. “ZN juga bangga dengan perjuangan HRS selama ini,” kata Sugito kepada Rappler siang tadi.

Rizieq dan Zakir punya kesamaan. Mereka berdua menghadapi permasalahan hukum di negaranya masing-masing. Zakir diduga melanggar Undang-Undang Pencegahan Kegiatan Melanggar Hukum tahun 1967. Melalui organisasinya, Islamic Research Foundation (IRF), Zakir didakwa mengirimkan dana kepada Abu Anas, sosok yang terkait dengan konspirasi kelompok teror ISIS.

Bahkan, pemerintah India memasukkan nama Zakir ke dalam red notice di Interpol Prancis agar ia bisa memulangkan presiden IRF tersebut. Namun menurut pemberitaan media, Zakir telah menjadi warga negara Saudi.

Sementara Rizieq juga berstatus buron karena percakapan terkait konten pornografi yang diduga dilakukannya dengan Firza Husein. Usai menunaikan ibadah umrah, Rizieq tak kembali ke Indonesia untuk mengikuti proses penyidikan. Polda Metro Jaya memasukkan nama Rizieq ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sedangkan nama Rizieq sudah masuk dalam daftar pemberitahuan merah ditolak oleh Interpol. (BA: Red notice terhadap Rizieq Shihab ditolak Interpol)

Kedekatan Zakir dan Rizieq diduga sudah berlangsung lama. Bahkan, media Malaysia menuliskan Rizieq dan Zakir sempat meninggalkan Kuala Lumpur menuju Saudi bersama.

Tetap sibuk

Meski tak berada di Indonesia, bukan berarti Rizieq tak beraktivitas. Rizieq memanfaatkan waktunya di Saudi untuk bertemu dengan berbagai tokoh dan ulama.

Menurut Sugito, kliennya selalu disibukkan dengan undangan tamu yang berkunjung setiap harinya. Tamu-tamu datang dari berbagai negara, termasuk tokoh-tokoh asal Indonesia yang kebetulan sedang menunaikan umrah. Bahkan pada Selasa lalu, Imam Besar FPI menerima undangan dari pejabat dan ulama di negara minyak tersebut.

Hampir setiap hari Habib Rizieq Shihab tidak sempat istirahat, banyak undangan dan kunjungan, ujarnya.

Saat ini, pemerintah Saudi telah mengabulkan permohonan izin masuk dan izin tinggal multiple entry Rizieq untuk satu tahun depan. Kendati demikian, Sugito mengatakan Rizieq tidak akan tinggal di Saudi. Ia berjanji kliennya akan kembali ke Indonesia secepatnya.

“Kami tetap akan pulang secepatnya untuk menyelesaikan persoalan pencemaran nama baik di Polda Metro Jaya,” ujarnya tanpa menyebutkan tanggal kepulangan Rizieq ke Indonesia. – Rappler.com

HK Pool