• April 9, 2026
Arema Cronus vs Bhayangkara Surabaya United: Kembali Bikin Aremania Bahagia

Arema Cronus vs Bhayangkara Surabaya United: Kembali Bikin Aremania Bahagia

Kurang maksimalnya hasil saat berkunjung ke Pulau Madura membuat Singo Edan terpaksa mencari pelampiasan.

JAKARTA, Indonesia — Kiprah Arema Cronus di Indonesia Soccer Championship (ISC) A tak mulus. Sebagai tim yang difavoritkan menang, menang sekali dalam 2 pertandingan jelas bukan prestasi seorang calon juara.

Padahal, saat bertandang ke Pulau Madura pekan lalu melawan Madura United, mereka hanya bermain imbang 0-0. Pasukan Milomir Sesilja malah kehilangan penguasaan bola.

Jika ingin tetap bersaing di papan atas, tim berjuluk Singo Gila itu harus bisa menyambungkan Persija Jakarta. Caranya dengan mengalahkan Bhayangkara Surabaya United di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Minggu, 15 Mei, pukul 18.30 WIB.

Tambahan tiga poin akan membuat poin Arema sejajar dengan Persija. Namun selisih gol mereka lebih baik dari Macan Kemayoran karena kemenangan besar 2-0 atas Persiba Balikpapan di pekan pertama.

Milomir Seslija, pelatih Arema pun ingin menunjukkan bahwa timnya tidak konsisten. Pasalnya performa mereka selama ini dinilai masih fluktuatif sehingga belum mampu menampilkan permainan terbaiknya.

Absennya tiga pilar Arema seperti Saiful Indra Cahya, Dendi Santoso, dan Cristian Gonzales membuat mereka lesu.

Contoh paling nyata adalah saat melawan Madura United. Kecuali kalah penguasaan bola (43-57 persen), mereka juga kalah dalam jumlah peluang. Tim berjuluk Sapeh Kerrap itu mendapat 6 peluang, sedangkan Arema hanya mendapat 2 peluang.

Situasi ini menunjukkan Arema belum bisa menemukan pengganti yang cocok. Peran yang dimainkan Guztavo Giron juga kurang terlihat.

Untuk mengisi posisi Dendi, Anthony Putro Nugroho seharusnya diberi kesempatan lebih. Kecepatannya cukup untuk membuat bek lawan kewalahan.

“Kami sudah siapkan siapa yang akan menduduki posisi apa. “Kami selalu punya opsi dengan pemain yang kami miliki,” jelas Seslija.

Sedangkan untuk komposisi di lini tengah tidak ada perubahan. Namun melawan Bhayangkara, ada peran khusus yang patut diberikan kepada Hendro Siswanto atau Raphael Maitimo.

Harus ada satu pemain yang ditunjuk menjaga pergerakan tanpa bola dari lini kedua Bhayangkara. Pasalnya, Ibnu Grahan merupakan pelatih yang terkenal dengan kemampuannya yang baik dalam mengembangkan pergerakan tanpa bola bagi pemain lini kedua.

Mereka bisa tiba-tiba tampil dan mencetak gol. Saat lini depan mereka menemui jalan buntu dan mendapat penjagaan ekstra ketat.

“Arema akan kembali membuat Aremania bahagia di sini. “Fans kami pantas mendapatkannya,” katanya.

Sementara itu, Ibnu Grahan berharap dua pemain asing barunya, Paulo Elber dan Thiago Furtuoso, mampu menggantikan peran Sean Malcolm dan Abel Dekar Gebor yang dipecat beberapa hari lalu.

“Kami punya pemain baru, butuh waktu untuk menyatukannya, tapi saat latihan saya lihat mereka cukup memahami keinginan pelatih,” kata Ibnu Grahan.

Ia yakin tim saat ini sudah cukup bagus. Bhayangkara mengindikasikan akan bermain bertahan untuk merebut poin dari Malang.

“Kami yakin kami bisa mencuri (mencuri, Ed.) poin dari sana. “Satu poin bagus untuk membawa kami ke puncak,” katanya.

Ia pun yakin tidak akan ada teror terhadap Bhayangkara karena tim ini adalah tim polisi. Sejatinya tim ini bukanlah musuh bebuyutan Arema Cronus, Persebaya Surabaya, meski sama-sama memberi nama Surabaya. Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir.

Peringkat pemain:

Arema Cronus: Kurnia Meiga (gk); Benny Wahyudi, Hamka Hamzah, Goran Ganchev, Ahmat Farizi, Ferry Saragih, Rapha Maitimo, Srdan Lopicic, Esteban Vizcarra, Sunarto, Gustavo Marulanda.

Bhayangkara : Wahyu Tri Nugroho (gk); Oktavio Dutra, Suroso, Sahrul Kurniawan, Fathurahman, Paulo Elber, Hargianto, Fandi Eko Utomo, Abdelkibir, Ilham Udin, Tiago Fortuoso.—Rappler.com

BACA JUGA:

Togel Hongkong Hari Ini