Berita hari ini : Rabu 14 Juni 2017
keren989
- 0
Perkembangan berita terkini yang perlu Anda ketahui
Halo pembaca Rappler!
Pantau terus halaman ini untuk mengetahui update berita terkini yang dihimpun redaksi Rappler Indonesia pada Rabu, 14 Juni 2017.
Pansus Hak Penyidikan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) benar-benar tancap gas untuk memulai tugasnya. Senin 19 Juni mendatang, anggota pansus akan memanggil salah satu tersangka kasus korupsi KTP Elektronik, Miryam S. Haryani, ke gedung parlemen.
Wakil Ketua Pansus Teuku Taufiqulhadi mengatakan, pemanggilan tersebut untuk memastikan kebenaran isi surat yang ditulis politikus Partai Hanura itu. Miryam menulis surat bermeterai pada 8 Mei yang menyatakan dirinya tidak dipaksa oleh anggota DPR untuk mencabut isi BAP dalam sidang.
Sebelumnya, penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan dalam sidang mengatakan, Miryam diancam sejumlah rekannya di DPR agar tidak “bernyanyi” saat diperiksa lembaga antirasuah tersebut. Dia menjadi saksi kunci karena diduga menjadi perantara pemberian uang korupsi kuota proyek KTP Elektronik Kementerian Dalam Negeri kepada anggota DPR.
“Keputusan rapat adalah memanggil untuk pertama kalinya Ny. mengkonfirmasi Miryam S. Haryani,” kata Taufiqul usai rapat pansus yang digelar internal di gedung DPR.
Miryam menjadi saksi kunci karena diduga menjadi perantara pemberian uang korupsi kuota proyek KTP Elektronik Kementerian Dalam Negeri kepada anggota DPR.
Sekretariat Jenderal DPR akan mengirimkan surat kepada KPK untuk meminta izin mendatangkan Miryam yang saat ini masih mendekam di penjara. Baca selengkapnya Di Sini.
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, banyak bus yang akan digunakan untuk mengangkut pemudik belum laik jalan.
“Hasil pemeriksaan jalan Kemarin masih belum memuaskan. Masih 60 persen layak. 40 persen itu belum bisa tercapai,” kata Djarot saat ditemui di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu, 14 Juni 2017.
Saat ini pemeriksaan jalan Ini dilakukan pada 710 bus. Pengecekan dilakukan pada periode 20 Mei-7 Juni 2017. Pemeriksaan jalan Periode kedua rencananya akan dilaksanakan pada H-10 hingga H+14. Baca berita selengkapnya Di Sini.
Impian Musa Izzanardi Wijanarko untuk bisa kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) akhirnya terwujud. Remaja yang masih berusia 14 tahun itu dinyatakan lulus ujian masuk SBMPTN untuk bisa kuliah di ITB.
Masuknya Musa ke ITB mengejutkan publik karena usianya yang masih sangat muda. Peserta SBMPTN rata-rata berusia 18 tahun. Maka tak bisa dipungkiri Musa menjadi peserta SBMPTN termuda di angkatannya tahun ini.
Menurut Ibu Yanti Herawati, anaknya sudah cerdas sejak kecil. Dia bahkan sangat aktif. Saking aktifnya, semasa kecil ia suka merusak barang bahkan menyerang teman-temannya.
Yanti mendapat kabar dari Izzan melalui telepon apakah ia telah diterima di Fakultas MIPA ITB.
“Izzan sangat bercita-cita menjadi ahli fisika dan nuklir,” kata Yanti. Baca selengkapnya Di Sini.

Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Haryadi mengatakan, sekitar 150 bunkhouse dan 14 minibar yang berdiri di kolong Tol Kalijodo, Jakarta Utara, dibongkar pada Rabu pagi.
“Ada sekitar 150 pintu (bedeng) dan 14 mini bar yang berhasil ditertibkan,” kata Wahyu Haryadi, Rabu, 14 Juni 2017 di lokasi penggusuran.
Wahyu mengatakan, tidak ada perlawanan warga saat perbaikan tempat tidur tersebut. Bahkan, warga mengemas barang-barang berharganya. Baca berita selengkapnya Di Sini.

Kediaman Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono diserang orang misterius pada Selasa malam lalu. Penyerangan diduga dilakukan dengan melemparkan bom molotov.
Jaya Kombes, Kabid Humas Polda Metro Argo Yuwono mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.40 WIB. Ledakan terdengar di kediaman Budi di kawasan Pulogadung.
Argo mengatakan, rumah Budi diduga dilempari bom molotov. Saat itu, Budi sedang berada di rumah.
“Saat korban berada di dalam rumah, terdengar bunyi letupan seperti ledakan kecil,” ujarnya.
Budi kemudian keluar rumah dan menemukan api di teras rumahnya. Peristiwa teroris ini terjadi setelah pegawai kontrak di Transjakarta melakukan mogok kerja besar-besaran sehingga mengakibatkan lumpuhnya layanan Transjakarta di beberapa halte. Mereka menuntut agar mereka segera diangkat menjadi pegawai tetap. Baca selengkapnya Di Sini. – Rappler.com