• March 22, 2026
Ahok ‘dibanjiri’ tamu di Markas Brimob Kelapa Dua

Ahok ‘dibanjiri’ tamu di Markas Brimob Kelapa Dua

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Mulai dari penasehat hukum hingga jajaran SKPD Pemprov DKI mendatangi Ahok.

JAKARTA, Indonesia – Tim kuasa hukum Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama mendatangi Mako Brimob Kelapa Dua pada Selasa, 16 Mei 2017. Mereka ingin mendiskusikan masalah memori banding dengan kliennya.

“Hari ini kami memang sudah menjadwalkan waktu yang lama kepada Pak. mengunjungi Basuki. Karena kami sedang fokus menangani banding ini, kata kuasa hukum Ahok, Sirra Prayuna, saat ditanya. Pengingat banding tersebut dinilai penting sebagai landasan tim hukum untuk menentang putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

Mengingat banding tersebut, ada beberapa hal yang menjadi fokus terkait penahanan dan pertimbangan majelis hakim. Poin-poin ini akan dicermati apakah sudah dipublikasikan dan dijelaskan secara komprehensif atau belum.

Tim juga menyoroti aspek pembuktian melalui bukti dokumenter dan saksi. Mereka akan menyisir kemungkinan kelalaian yang mungkin menjadi bagian dari memori banding. Namun, dia tidak mau menjelaskan lebih detail mengenai poin tersebut.

“Kami akan menunggu sampai banding bisa diajukan. “Pemberkasannya diselesaikan oleh pihak Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Utara, baik pengajuan BAP, kemudian berita acara persidangan berupa alat bukti dan saksi dan sebagainya,” ujarnya.

Selain itu, mereka juga masih menunggu rincian permohonan banding dari jaksa. Anggota tim kuasa hukum lainnya, Josefina A. Syukur membenarkan, jaksa mengajukan kasasi ke Pengadilan Tinggi Jakarta pada Senin, 15 Mei.

Informasi tersebut diperoleh tim kuasa hukum melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara. “Tetapi saya tidak bisa berkomentar mengenai dampak apa yang akan terjadi,” katanya kepada Rappler.

Tak hanya tim kuasa hukum, Plt. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Sekda Saefullah, dan sejumlah kepala SKPD turut mengunjungi Ahok. Dalam pertemuan yang berdurasi 23 menit itu, Saefullah mengatakan pembahasannya meluas hingga ke program.

“Cuma mengecek, sehat atau tidak, katanya sehat. Badannya terlihat lebih langsing, badannya terlihat bagus. “Tadi kita ngobrol jauh-jauh hari,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta.

Beberapa pesan yang disampaikan meliputi perumahan bagi masyarakat miskin. Ahok meminta agar program bedah rumah terus dilakukan.

Program ini mendapat respon yang baik, dan Ahok menyarankan agar Pemprov pada tahun 2018 menyediakan bahan-bahan yang diperlukan dan juga melatih tenaga kerja. “Kemarin dilatih sertifikasi pengecatan, nanti bisa ada sertifikasi pertukangan,” ujarnya.

Perbincangan terfokus pada acara tersebut, di mana Ahok masih sesekali melontarkan lelucon dan tampil santai dalam balutan kemeja berwarna terang dan celana abu-abu. Apa, tadi katanya sudah mempersiapkan hati untuk berada di sana selama dua tahun, kata Saefullah menirukan Ahok.

Namun informasi lain seperti pertemuan tim sinkronisasi dengan Djarot tidak dibahas. Pun dengan rencana pembahasan anggaran dan daur ulang. —Rappler.com

SGP hari Ini