• March 1, 2026
Tiga poin penting dari perjalanan persidangan kasus Jessica Wongso

Tiga poin penting dari perjalanan persidangan kasus Jessica Wongso

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Belum sempat mengikuti perkembangan kasus sidang Jessica Kumala Wongso? Periksa di sini untuk informasi penting.

JAKARTA, Indonesia – Kasus meninggalnya perempuan bernama Wayan Mirna Salihin pada awal tahun 2016 menarik perhatian publik.

Mirna meninggal pada 6 Januari tak lama setelah meminum es kopi Vietnam di Olivier Cafe, Grand Indonesia. Saat kejadian, Mirna sedang bersama kedua temannya, Boon Juwita alias Hani dan Jessica Kumala Wongso. (BACA: TIMELINE: Kasus Pembunuhan Mirna dengan Kopi Sianida)

Informasi polisi, ditemukan pendarahan di perut Mirna yang berasal dari asam sianida.

Satu-satunya tersangka kasus ini, Jessica, juga menjadi sorotan, baik di Indonesia maupun publik internasional.

Dia divonis hukuman minimal 20 tahun penjara sesuai pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Hakim rencananya akan mengumumkan putusan pada Kamis, 27 Oktober.

Jika Anda belum sempat menelusuri kasus ini dari awal, berikut penjelasan singkat kasus kematian Mirna dan persidangan Jessica Kumala Wongso.

Hubungan Mirna dan Jessica

Jessica dan Mirna serta Hani adalah teman kampus. Mereka berdua kuliah di Billyblue College Sidney, Australia, namun berbeda jurusan.

Sebelum bertemu di Olivier Cafe, Mirna dan Jessica sudah lama tidak bertemu.

Banyak spekulasi mengenai hubungan Jessica dan Mirna yang menjadi motif yang diduga mendorong Jessica membunuh temannya. (BACA: Pakar Forensik: Jessica Diduga Meracuni Mirna Karena Kecemburuan Sosial)

Ada yang bilang Jessica iri dengan kehidupan Mirna yang sempurna. Mirna baru menikah, sedangkan Jessica kembali ke Indonesia karena tidak bisa mendapatkan pekerjaan di Australia.

Selain itu, ada juga kabar Jessica disakiti oleh Mirna karena pernah menyebut pacar Jessica “tidak punya modal, penipu, dan pengguna narkoba”. Namun, tidak ada bukti otentik yang mendukung klaim tersebut.

Tak hanya di Indonesia, kasus ini juga menjadi sorotan publik internasional.

Sianida tidak ditemukan pada Jessica

Polisi memastikan Mirna meninggal akibat menelan racun sianida. Namun hingga saat ini belum ada bukti yang memastikan bahwa Jessica-lah yang memasang sianida tersebut.

Hingga saat ini, jaksa belum bisa membuktikan kapan perempuan berusia 28 tahun itu memasukkan sianida ke dalam kopi yang diminum Mirna.

Hal inilah yang membuat Jessica keberatan dengan segala tudingan yang dilontarkan padanya.

Tanda tanya dari rekaman CCTV

Selama persidangan, Mirna memutar CCTV dari Olivier Kafee. Jaksa meyakini video itu menunjukkan bukti Jessica memasukkan sianida, karena terlihat memindahkan cangkir kopi Mirna.

Selain itu, Jessica juga terlihat menggaruk-garuk tangannya yang dianggap ciri-ciri seseorang terkena sianida. (BACA: Pakar forensik digital mengungkap ketidakkonsistenan perilaku Jessica di CCTV)

Namun CCTV tidak menunjukkan kapan Jessica memasukkan sianida tersebut sehingga tidak ada bukti kuat bahwa Jessica benar-benar memasukkan racun ke dalam minuman Mirna.

Bagaimana menurutmu? Apakah Jessica sosok di balik kematian Mirna karena keracunan sianida? —Rappler.com

Result HK