PLDT menyelesaikan 3 kesepakatan ICT di Davao
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Semua ini merupakan bagian dari anggaran belanja modal PLDT sebesar P48 miliar untuk tahun 2016
MANILA, Filipina – PLDT Incorporated 3 proyek besar teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah selesai di Kota Davao dipandang sebagai platform lepas landas yang kuat bagi infrastruktur digital di kawasan ini dan dukungan bagi pertumbuhan ekonominya.
Proyek-proyek besar tersebut adalah: Stasiun Pendaratan Kabel ke-4 PLDT, Laboratorium Inovasi ke-7 (Innolab), dan Pusat Data ke-8 – yang pertama dibangun di Mindanao.
Semua ini merupakan bagian dari anggaran belanja modal PLDT sebesar P48 miliar untuk tahun 2016.
“Proyek-proyek ini akan memperluas kapasitas jaringan dan kualitas layanan PLDT secara signifikan, memberikan manfaat bagi industri di Visayas dan Mindanao, memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam masyarakat gigabit yang sedang berkembang,” kata Chief Revenue Officer PLDT dan Presiden dan CEO ePLDT, Eric Alberto, mengatakan dalam sebuah pernyataan. pernyataan pada Selasa, 27 Desember.
“Kami telah mempercepat investasi yang diperlukan yang akan membantu membangun dan memperkuat perusahaan-perusahaan di daerah, memungkinkan mereka menjadi kompetitif tidak hanya secara lokal, tetapi juga secara global, dengan dipersenjatai dengan alat-alat digital baru dan solusi-solusi inovatif,” tambahnya.
PLDT mengatakan stasiun pendaratan kabel ke-4 di Davao menghubungkan Mindanao ke 3 gerbang internasional PLDT yang ada di Nasugbu, Batangas; Bauang, La Union; dan Daet, Camarines Utara.
PLDT memiliki stasiun pendaratan kabel terbanyak di Filipina.
Hal ini akan sangat meningkatkan arus lalu lintas data internasional ke dan dari Mindanao, memberikan ketahanan yang lebih baik dan mengurangi latensi bagi perusahaan, terutama perusahaan yang memerlukan layanan data dengan bandwidth besar seperti industri outsourcing proses bisnis (BPO).
PLDT mengatakan stasiun pendaratan kabel Davao juga menghubungkan Mindanao ke jaringan internasional PLDT yang memiliki titik kehadiran (POP) di Hong Kong, Singapura, Jepang dan Amerika Serikat.
“(Ini) dengan koneksi global bandwidth tinggi yang terkelola sepenuhnya dengan kemampuan pengubahan rute dan peralihan otomatis melalui berbagai rute kabel internasional jika terjadi kegagalan kabel, yang selanjutnya meningkatkan ketahanan jaringan,” kata Alberto.
Pusat datanya di Davao merupakan tambahan terbaru pada jaringan pusat data Grup PLDT.
“Pusat data Davao akan menyediakan layanan hosting, co-location, dan kelangsungan bisnis bagi perusahaan, dan merupakan lokasi cadangan sekunder yang cocok untuk bisnis yang datanya sudah disimpan di pusat data lain di seluruh negeri,” kata pejabat PLDT.
PLDT mengoperasikan 7 pusat data di Filipina, yang terbesar berada di Makati City.
PLDT mengatakan pihaknya berencana untuk memperluas jumlah fasilitas pusat datanya menjadi 10 pada tahun 2017, dengan kapasitas rak yang tak tertandingi yaitu lebih dari 9.000.
Sementara itu, fasilitas Innolab merupakan tempat produk dan solusi bisnis grup PLDT diuji dan dipamerkan kepada konsumen.
“Ini berfungsi sebagai pusat pelatihan untuk layanan ICT dan memberikan bantuan teknis kepada klien. Showroom ini juga berfungsi sebagai ruang yang kondusif untuk acara-acara teknologi seperti hackathon dan konferensi untuk mendukung programmer dan developer lokal,” jelas Alberto.
PLDT menyatakan terus membangun tulang punggung dan jaringan distribusi serat optik yang telah mencapai lebih dari 140.000 kilometer. – Rappler.com