• March 26, 2026
Sabuk pengaman saja tidak cukup untuk bayi dan anak-anak

Sabuk pengaman saja tidak cukup untuk bayi dan anak-anak

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

RUU yang menunggu keputusan di Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat berupaya mengamanatkan penggunaan kursi mobil anak untuk anak-anak berusia 0 hingga 12 tahun

MANILA, Filipina—Sabuk pengaman dapat menyelamatkan nyawa. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)sabuk pengaman yang dikenakan dan dipasang dengan benar dapat mengurangi kemungkinan kematian sebesar 40%-50% bagi pengemudi dan penumpang kursi depan.

Namun, meskipun sabuk pengaman penting bagi keselamatan pengguna jalan, namun tidak menjamin perlindungan bagi semua orang yang menggunakannya, terutama anak-anak dan bayi. (BACA: Kursi yang Menyelamatkan Nyawa Anak: Mengapa Jarang Digunakan di Filipina?)

Di Filipina saja, rata-rata lebih dari 600 anak meninggal setiap tahunnya dari tahun 2006 hingga 2014.

Sistem kursi mobil anak

Bayi dan anak memerlukan jenis sistem yang lebih spesifik untuk melindunginya saat terjadi tabrakan, karena penggunaan sabuk pengaman saja tidak dapat mencegah lintasan atau cedera, bahkan menyebabkan cedera perut.

Inilah sebabnya mengapa sistem kursi mobil anak merupakan alat yang lebih tepat untuk melindungi bayi dan anak-anak saat terjadi tabrakan atau berhenti mendadak.

Sistem kursi mobil anak yang dibuat untuk anak usia 0 hingga 12 tahun dirancang untuk mengurangi risiko cedera jika terjadi tabrakan dengan membatasi mobilitas tubuh anak.

Hal ini membantu dengan membatasi pergerakan menjauh dari struktur kendaraan dan mendistribusikan kekuatan tabrakan ke bagian tubuh yang lebih kuat, dengan kerusakan minimal pada jaringan lunak. Kursi dibuat khusus sesuai dengan ukuran dan berat anak.

Hal ini juga efektif dalam mengurangi cedera yang mungkin terjadi selama peristiwa non-kecelakaan, seperti berhenti mendadak, manuver mengelak, atau membuka pintu saat kendaraan bergerak.

Menurut WHO, sistem kursi pengaman anak dapat mengubah hingga 80% risiko cedera pada anak-anak berusia antara 0-4 tahun jika menggunakan kursi pengaman menghadap ke belakang. Anak usia 0-4 tahun yang hanya menggunakan sabuk pengaman dapat mengubah risiko cedera hanya sebesar 32%.

Akun yang tertunda

RUU yang mewajibkan penggunaan sistem kursi mobil anak saat ini sedang menunggu keputusan Senat dan itu Dewan Perwakilan Rakyat.

RUU tersebut mewajibkan penggunaan kursi mobil anak untuk bayi dan anak-anak berusia 0 hingga 12 tahun di dalam kendaraan pribadi.

Peraturan ini juga melarang bayi dan anak-anak duduk di kursi depan kendaraan apa pun. Denda akan dikenakan pada pengemudi yang gagal memastikan penumpang anak menggunakan kursi mobil anak.

Jika RUU ini menjadi undang-undang, setiap orang tua wajib membelikannya untuk anak-anak mereka. Saat konferensi pers tentang kursi mobil anak 16 Agustus lalu, Dr. Adovich Rivera dari Universitas Filipina menyarankan biaya rata-rata untuk membelinya.

Studi Rivera menunjukkan harga rata-rata kursi mobil anak baru di negara tersebut berharga P10,040.68 sedangkan yang bekas berharga P4,250.

Meskipun beberapa orang mungkin menolak pengeluaran tambahan tersebut, para aktivis dan advokat mengingatkan kita bahwa tidak ada harga yang dapat menyamai nyawa seorang anak yang dipertaruhkan setiap hari. Selain itu, pengeluaran untuk langkah-langkah keselamatan tambahan tidak ada artinya dibandingkan dengan biaya cedera akibat kecelakaan.

RUU tersebut kini menunggu jadwal pembacaan kedua di DPR dan dijadwalkan menjalani sidang komite di Senat.

Pendukung RUU ini seperti Jayson Salvador dari Ateneo School of Government berharap RUU ini bisa disahkan.

“Semakin kita menunda penerapan undang-undang tersebut, semakin kita menempatkan anak-anak dalam risiko. Saya pikir semua orang menyadari bahwa kita membutuhkan undang-undang ini sekarang,” kata Salvador.—Rappler.com

Result Sydney