Berita hari ini: Minggu 12 Februari 2017
keren989
- 0
Halo pembaca Rappler,
Pantau terus halaman ini untuk mengetahui update berita terkini yang dihimpun redaksi Rappler Indonesia pada Minggu, 12 Februari 2017.
Pada Minggu, Wakil Presiden Jusuf Kalla merayakan ulang tahun istrinya, Mufidah, secara sederhana di rumah dinasnya. Perayaan HUT Mufidah ke-74 hanya dihadiri keluarga Kalla dan dirayakan dengan nasi tumpeng.
Selamat ulang tahun Bu Mufidah Kalla, kata Kalla melalui akun Twitter @Pak_JK.
Mufidah yang merupakan penggemar bunga anggrek mendapat kado berupa nasi tumpeng dan kue ulang tahun bermotif anggrek.
Tahun ini juga menjadi usia pernikahan mereka yang kedua, memasuki usia 50 tahun.
Proses Pilkada DKI 2017 dimulai hari ini, Minggu 12 Februari, dan memasuki masa tenang setelah kampanye final masing-masing pasangan calon digelar pada Sabtu. Untuk itu, Bawaslu DKI Jakarta menyerukan agar seluruh kegiatan kampanye dihentikan, termasuk melalui media sosial (medsos).
“Iya, di masa tenang ini semua kegiatan kampanye dilarang. Kalaupun punya media sosial, sebaiknya media sosialnya ditutup, kata Komisioner Hukum dan Penegakan Bawaslu DKI Muhammad Jufri.
Berdasarkan penelusuran di laman Twitter, akun resmi kampanye milik pasangan nomor satu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang terdaftar di KPU atas nama @agussylviDKI sudah tidak bisa diakses lagi.
Begitu pula dengan akun Twitter resmi kampanye milik pasangan nomor urut dua Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang sebelumnya menggunakan nama @AhokDjarot sudah tidak bisa dibuka lagi.
Sementara akun Twitter milik tim sukses pasangan calon nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno melalui akun @jktmajubersama masih bisa diakses hingga Minggu sore, namun cuitan terakhir dikeluarkan pada Sabtu pukul 22.08 WIB.
Jufri menegaskan, jika ada pelanggaran kampanye di masa tenang, termasuk melalui media sosial, sejumlah sanksi menanti seluruh pasangan calon peserta Pilkada DKI 2017. Di Sini.
Ratusan warga di dua kecamatan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai mengungsi akibat banjir yang melanda wilayah setempat. Korban banjir yang mengungsi antara lain berasal dari Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, dan Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan.
Tempat pengungsian warga di Balai Desa Jati Wetan menampung 212 orang, sedangkan warga Desa Karangrowo di balai desa setempat menampung 206 orang.
Nur Khayati, salah satu pengungsi yang mengungsi di Balai Desa Jati Wetan mengaku terpaksa mengungsi sejak Sabtu, 11 Februari, karena air banjir mulai masuk ke dalam rumah dengan ketinggian hingga 25 sentimeter, saat berada di lokasi. bisa mencapai pinggang orang dewasa. Lagi Di Sini.

Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama kembali menjabat Gubernur Ibu Kota Provinsi pada Sabtu, 11 Februari, setelah menjalani cuti selama 4 bulan untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Hal itu tercapai ketika Penjabat Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menyerahkan jabatannya kepada Ahok, yang menjabat Gubernur, di Balai Kota.
Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis dengan menyerahkan catatan singkat pelaksanaan tugas dari Sumarsono kepada Ahok.
“Dengan hati yang tulus, saya mohon maaf jika ada kesalahan. Selamat bertugas kembali Pak Basuki dan Pak Djarot (Syaiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI Jakarta), kata Sumarsono.
Menurut dia, laporan yang disampaikan berisi hasil pencapaiannya selama 3,5 bulan menjalankan tugasnya sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta. Lebih lanjut di sini.

Dua jurnalis Metro TV melaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat mengenai pengeroyokan yang dialaminya saat meliput Aksi Bela Islam 112 di Masjid Istiqlal.
Kedua jurnalis tersebut – Ucha Fernandez dan Desi Fitriani – melaporkan pengeroyokan tersebut sesuai Laporan Polisi Nomor: 230/K/II/2017 Restro Jakpus tertanggal 11 Februari 2017. Selain mereka, petugas keamanan bernama Yaudi juga melaporkan kekerasan yang menimpanya. .
Ucha mengatakan, kejadian tersebut bermula saat dirinya, Desi, dan Yaudi meliput Aksi 112 melalui pintu samping masjid hingga pintu Al Fatah.
Desi menyuruh saya menemani Yaudi berfoto di masjid, kata Ucha.
Ucha dan Yaudi hendak melepas sepatu untuk masuk dan mengambil dokumentasi dari masjid, namun mereka mendengar teriakan “naik Metro” dari kerumunan. Lebih lanjut di sini. —Rappler.com