Berita hari ini : Sabtu 14 Januari 2017
keren989
- 0
Kumpulan berita yang tidak boleh Anda lewatkan
Halo pembaca Rappler,
Pantau terus laman ini untuk mengetahui update berita terkini yang dihimpun redaksi Rappler Indonesia pada Jumat, 13 Januari 2017.
Calon gubernur nomor urut tiga, Anies Baswedan mengaku menggunakan Bus Trans Jakarta Jalur Koridor 9 atau ruas Jalan Gatot Subroto untuk menuju titik debat Pilgub di Hotel Bidakara pada Jumat, 13 Januari. Namun Anies berdalih terpaksa menempuh jalur tersebut karena mengikuti arahan yang diberikan petugas kepolisian.
“Jadi tadi malam terjadi kemacetan yang luar biasa. Kemudian polisi mengarahkannya ke jalur bus. Polisi mengarahkannya, kata Anies di Jakarta Pusat.
Menurut Anies, kewenangan memilih jalan dalam berkampanye sebagai calon gubernur berada di tangan kepolisian. Polisi juga bertugas memastikan para cagub dan cawagub terlindungi dari bahaya, termasuk mengawal mereka dalam perjalanan agar terbebas dari kemacetan. Baca selengkapnya Di Sini.
Calon gubernur DKI nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono, membantah hafal debat perdana Pilgub pada Jumat malam, 13 Januari di Hotel Bidakara. Ia merasa penampilannya tadi malam cukup bagus.
“Ini komentar orang-orang yang merasa kalah dalam perdebatan tadi malam. “Dan saya yakin, saya sangat yakin saya akan unggul dalam debat ini,” kata Agus ditemui usai blusukan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Bahkan, menurut Agus, banyak orang yang kaget melihat kemunculan pertamanya tadi malam. Kemunculannya memupuskan anggapan masyarakat bahwa ia kurang berani berdebat di depan umum.
Itu komentar orang-orang yang merasa kalah argumentasi atau tidak menyangka saya datang begitu percaya diri dan sangat siap, kata putra sulung presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu. Baca selengkapnya Di Sini.
Pesawat Wings Air tipe ATR 72-500 dengan nomor penerbangan IW 1156 dalam perjalanan menuju Palu-Luwuk terbakar saat berada di udara. Sedangkan pesawat saat itu membawa 64 orang.
Pilot akhirnya memutuskan melakukan pendaratan darurat dua menit setelah lepas landas dari Bandara Mutiara SIS Aljufrie Palu. Pesawat diketahui lepas landas sekitar pukul 06.05 Wita.
Sejumlah penumpang mengaku mendengar ledakan dan kemudian melihat api keluar dari sisi kanan mobil. Ledakan dan percikan api yang muncul membuat seluruh penumpang panik. Bahkan ada seorang penumpang yang ingin terjun dari pesawat. Baca selengkapnya Di Sini.

Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati BD, pengedar narkoba di jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan. Petugas BNN juga menangkap tiga narapidana di Lapas Tanjung Gusta berinisial A, AY dan AF.
Mereka divonis hukuman mati dalam kasus penyelundupan 260 kilogram sabu.
“Kami mengamankan dua kilogram sabu dari tersangka BD, sedangkan dua kilogram sabu lainnya dibagikan kepada tersangka lainnya,” kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari.
Selain itu, petugas BNN juga menangkap AD di salah satu rumah sakit di Medan. Sama seperti tiga orang lainnya yang sudah ditangkap, AD berstatus tahanan.
Tersangka AD mengaku sakit dan dirawat di rumah sakit, namun ternyata dia memang melakukan transaksi narkoba di rumah sakit tersebut, kata Arman. Baca selengkapnya Di Sini.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnaen, akhirnya bisa menyampaikan tausiyahnya di Sintang, Kalimantan Barat. Padahal, sehari sebelumnya, ia ditolak Forum Pemuda Dayak untuk menginjakkan kaki di Sintang.
Ribuan umat Islam terdengar meneriakkan takbir menyambut kedatangan Tengku Zulkarnaen. Ulama itu tampak segar dan sehat. Usai beristirahat di Bandara Susilo Sintang, Tengku Zulkarnaen dibawa pergi dengan pengawalan ketat polisi dan TNI.
Sesampainya di Masjid Agung An-Nur Sintang, Zulkarnaen menyampaikan khutbah bertema istiqomah dalam iman dan ibadah. Tausiyah ini diikuti dengan antusias oleh ribuan umat Islam di Sitang.
Dalam salah satu ceramahnya, Zulkarnaen mengingatkan pentingnya menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat. Mencari makan harus halal dan dengan ridho Tuhan Yang Maha Esa.
“Jangan hidup hanya memikirkan kekayaan, karena kekayaan tidak membawa kebahagiaan. Banyak yang kaya, namun hidupnya tidak bahagia dan tidak nyaman. “Sebenarnya ada yang miskin, tapi senang dan tenang karena bersyukur,” kata Tengku. Baca selengkapnya Di Sini. – Rappler.com