• May 4, 2026
Bedanya persaingan di JCC dan Istora Senayan untuk Owi/Butet

Bedanya persaingan di JCC dan Istora Senayan untuk Owi/Butet

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Butet mengaku pernah mendengar penonton mengatakan jika kalah maka harga tiket akan diturunkan

JAKARTA, Indonesia – Indonesia Open 2017 telah memasuki babak semifinal. Dalam pelaksanaannya, turnamen Super Series ini merupakan kali pertama digelar di Jakarta Convention Center (JCC).

Bagi ganda campuran papan atas Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, mereka masih meraba-raba dan menyesuaikan diri dengan situasi di JCC meski sudah memenangi beberapa pertandingan. Arah angin menjadi fokus yang selalu dibicarakan bersama untuk membentuk strategi.

Namun ada hal lain yang menjadi fokus permainan ganda campuran yang kerap disebut Owi/Butet ini, yakni jarak arena pertandingan dengan penonton yang berdekatan. Karena itu, apapun yang dibicarakan penonton, Owi/Butet benar-benar bisa mendengarnya.

Meski demikian, Butut menilai hal tersebut bukan menjadi penghalang mereka untuk meraih kemenangan. Sebenarnya itu adalah hiburan tersendiri.

“Tepat ketika kita sedang bermain TIDAK Anda dapat mendengar apa yang dibicarakan penonton. Tapi kalau kita berhenti main, kita bisa mendengarnya, termasuk ketika mereka bilang kalau kita kalah maka harga tiketnya akan lebih murah, kata Butet saat menggelar konferensi pers, Selasa, 13 Juni.

Butet mengaku mendengar teriakan penonton untuk terus meraih kemenangan.

“Karena kalau kalah harga tiketnya lebih murah. Dan itu terdengar sangatbukan karena kita TIDAK fokus ya Kalau di Istora ya? TIDAK “Begitulah kedengarannya karena jaraknya masih sedikit,” kata pemain yang saat ini menduduki peringkat 9 dunia itu.

Jawaban Butet yang blak-blakan pun tak pelak membuat para wartawan tertawa.

Lalu, saat ditanya kembali pada Sabtu dini hari, Butet menyebut tak ada komentar penonton yang terlalu kentara saat tampil di babak perempatfinal. Hanya saja penonton fokus memberikan dukungan kepada Owi.

Biasanya hal seperti itu hanya sampai ke telinga pelatih dan dia (Owi), namun kali ini saya juga mendengar penonton berteriak: ‘Wii.. Owiii..’, kata Butet yang kembali membuat wartawan tertawa.

Meski begitu, Butet tak merasa kesal. Ia memahami penonton Indonesia sangat mendukung dan itulah ciri khas mereka.

“Kami akan tetap fokus mencari poin dan menang. “Kami tidak punya masalah dengan hal-hal seperti itu,” katanya. – Rappler.com

Data Hongkong