• February 27, 2026
Jenazah korban ledakan gudang kembang api telah dikuburkan

Jenazah korban ledakan gudang kembang api telah dikuburkan

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Polisi tak mau terburu-buru mengambil kesimpulan soal adanya pekerja anak di gudang kembang api di Kosambi

JAKARTA, Indonesia – Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati berhasil mengidentifikasi korban pertama meninggal dunia dalam ledakan gudang kembang api di kawasan Kosambi, Tangerang pada Jumat, 27 Oktober. Korban diketahui bernama Surnah dan berusia 14 tahun.

“Pada hari pertama kami dapat mengidentifikasi satu orang. Kondisi korban rusak parah sehingga memerlukan ketelitian tinggi dan dukungan keluarga korban untuk mengidentifikasinya, kata Ketua tim DVI RS Polri, Kompol Dr. Pramujoko di Pos Ante Mortem RS Polri, Jakarta, Jumat pekan lalu.

Surnah diketahui merupakan warga Desa Salembaran, Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi. Pramujoko mengatakan, identifikasi ini didasarkan pada pemeriksaan gigi dan kesehatan, termasuk pemeriksaan untuk mengetahui usia, jenis kelamin, dan tinggi badan.

Meski jenazah sudah tidak utuh lagi, polisi bisa memperkirakan tinggi badan, usia, dan jenis kelamin dengan memeriksa rumus forensik.

“Kami sangat bergantung pada data gigi. “Sebagian besar kulitnya terbakar,” katanya.

Mengubur

Setelah diidentifikasi pada Jumat pekan lalu, jenazah Surnah dimakamkan siang tadi. Jenazah remaja tersebut dimakamkan di TPU Desa Belimbing, Kosambi.

Kapolres Metro Tangerang Kompol Harry Kurniawan pun ikut membawa peti mati almarhum menuju tempat pemakaman terakhir. Warga pun ikut mengiringi prosesi pemakaman Surnah.

Terungkapnya remaja berusia 14 tahun yang berada di gudang kembang api di Kosambi menjadi fakta bahwa PT Panca Buana Cahaya Sukses mempekerjakan pekerja anak. Padahal, mereka hanya dibayar sangat murah per harinya yakni Rp 40 ribu per hari.

Satu kelompok pengepakan kembang api terdiri dari lima orang. Mereka ditargetkan menyelesaikan 1.000 bungkus kembang api. Jika tidak memenuhi target, gaji Anda akan berkurang cukup signifikan.

Namun polisi belum mau langsung mengambil kesimpulan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih perlu menjernihkan persoalan dengan memeriksa saksi-saksi.

Jadi, semuanya belum beres, kata Argo.

Dengan berhasilnya identifikasi Surnah, polisi masih harus mengidentifikasi 46 kantong jenazah lainnya. Polisi mengimbau keluarga korban mendatangi posko identifikasi korban di RS Polri Kramat Jati dan depan gudang kembang api di Kosambi. Keluarga diminta membawa data korban seperti pemeriksaan gigi dan data darah.

– dengan laporan ANTARA/Rappler.com

Togel Singapore Hari Ini