5 hal menarik tentang Shanghai Disneyland
keren989
- 0
JAKARTA, Indonesia – Raksasa hiburan Amerika Serikat Disney akhirnya membuka taman hiburan Disneyland pertama di China pada Kamis, 16 Juni.
Proyek senilai US$5,5 miliar ini merupakan yang ke-6 di dunia, dan ke-3 di Asia; termasuk satu di wilayah otonomi China, Hong Kong.
Pembukaan Shanghai Disneyland merupakan salah satu investasi asing terbesar di Tiongkok, sehingga mendorong pertumbuhan di saat perekonomian global sedang terpuruk secara besar-besaran selama seperempat abad terakhir.
“Kami ingin membuat pernyataan yang kuat. Bagaimanapun, Tiongkok adalah pasar terbesar di dunia,” kata direktur Disney Bob Iger sehari sebelum pembukaan.
“Sejauh ini (Disneyland Shanghai) adalah proyek paling ambisius dan kreatif; serta tujuan wisata berteknologi paling maju yang pernah kami ciptakan.”
Untuk tiket masuk, Disney mematok harga 499 yuan (atau sekitar Rp 1 jutaan) saat itu musim ramai; dan 370 yuan (Rp 750 ribu) untuk hari kerja.
Berikut hal-hal yang dapat Anda lihat di taman bermain baru ini:
enam ‘pulau’
Seperti bentuknya resor Disney lain pada umumnya, Shanghai Disneyland terbagi menjadi 6 area – beberapa di antaranya belum pernah ada sebelumnya. Luasnya mencapai 3,9 kilometer persegi, termasuk kawasan perbelanjaan dan hiburan Disneytown yang bisa dimasuki tanpa tiket.
Salah satu area baru yang diperkenalkan adalah wahana bertema bajak laut bernama Treasure Cove.
Apakah ini akhir dari pengembangan Shanghai Disneyland? Ternyata tidak, karena masih tersisa 3,1 kilometer persegi lahan.
“Disney sangat ingin berkembang lebih jauh. “Kami akan melakukannya lebih cepat,” kata Iger.
Biasanya orang Cina
Upacara peresmian Shanghai Disney Resort kini berlangsung di Facebook Disney: https://t.co/pORiY4z9b1 pic.twitter.com/y3iUb9vvaK
– Disney (@Disney) 16 Juni 2016
Ucapkan selamat tinggal pada “Main Street, USA,” visi pendiri Disney Walt Disney tentang sebuah kota kecil di Amerika Serikat. Shanghai Disneyland memperkenalkan konsep baru yang disebut “Mickey Avenue.”
Lihat bagaimana Shanghai Disney Resort menjadi Disney yang autentik dan khas Tiongkok:https://t.co/qUbfiLQTiQ
– Disney (@Disney) 15 Juni 2016
Dihiasi bunga peony khas Tiongkok, bahkan mural karakter Disney yang menggantikan 12 tanda zodiak, Disney mencoba memasukkan budaya pribumi ke dalam taman hiburan ini.
Pertunjukan musik yang diadaptasi dari film Beku disajikan dalam dialog dan lagu yang semuanya berbahasa Mandarin. Pengunjung dapat ikut bernyanyi mengikuti lagu “Sui ta ba” (Biarkan saja).
Dapatkan tiket dengan cepat
Beberapa wahana populer sempat menunggu lama, dua jam hingga lebih selama masa uji coba awal Mei. Disney memperkirakan bahwa panjang ini akan bertambah setelah pembukaan dan menyarankan agar pengunjung membeli “Lulus cepat,” memungkinkan mereka menghindari terjebak dalam antrian.
Beberapa atraksi yang sangat populer adalah Melambung di cakrawala, sebuah film yang meniru penerbangan. Juga roller coaster “TRON Lightcycle Power Run” dan “Pirates of the Caribbean” yang sengaja menggunakan teknologi terkini agar menyerupai konten di filmnya.
Karakter, ikonik, dan sebagainya
Shanghai pertama kali mengenal Disney melalui film Ssekarang Putih dan Tujuh Kurcaci
yang menghiasi layar bioskop pada tahun 1938. Pada tahun 1980, kartun klasik Disney disiarkan di televisi pemerintah.
Dan baru-baru ini karakter baru dari film tersebut Zootopia juga memeriahkan parade Shanghai Disneyland.
Namun, pengunjung Tiongkok rupanya belum mengenal Scrooge Duck, paman Donald Duck; atau Tiana dari film Sang Putri dan Katak yang karakternya juga berjalan-jalan di taman.
Pangsit Mickey dan Minnie
70 persen makanan di Shanghai Disneyland adalah masakan asli Tiongkok. Disney memasok sekitar 12 juta sayuran Tiongkok Bok choy dalam setahun.
Variasi makanannya antara lain “Roti Babi Mickey” dan “Roti Kacang Merah Minnie”, yang menyerupai dua karakter di atas. Namun, harga tersebut memicu protes, sehingga Disney mengizinkan pengunjung membawa makanan dan minuman mereka sendiri ke dalam taman. Meski demikian, masih banyak orang yang menyukai sosis panggang ala Amerika.
Namun, taman ini masih dirundung sejumlah masalah dan kontroversi.
Tiongkok memiliki taman bermain paling banyak dibandingkan negara lain di dunia. Akibatnya, persaingan untuk mendapatkan uang turis di sana sangat ketat. Seorang akademisi memperkirakan butuh waktu bertahun-tahun bagi Shanghai Disneyland untuk menghasilkan keuntungan.
“Dibutuhkan waktu 10 tahun untuk mendapatkan keuntungan,” kata He Jianmin dari Shanghai University of Finance and Economics.
Selain itu, raja Wang Jianlin, yang membangun perusahaan hiburannya sendiri, menuduh Disney melakukan invasi budaya. Disney membantah tuduhan ini dengan mengatakan mereka mengintegrasikan budaya.
“Kami tidak membangun Disneyland di Tiongkok, kami membangun Disneyland Tiongkok.” – Laporan oleh Bill Savadove, AFP/Rappler.com