• May 4, 2026

Dirut Pertamina jamin pasokan bahan bakar untuk mudik 2017

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Jika terjadi lonjakan permintaan maka akan diterapkan skenario Transfer Stok Antar Depo

JAKARTA, Indonesia – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Elia Massa Manik mengatakan Pertamina telah membentuk Pos Satuan Tugas (Satgas) untuk memantau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan Gas minyak bumi cair (LPG) untuk periode mudik dan arus balik Lebaran 2017.

Menurut Massa Manik, kesiapan layanan pelanggan disiagakan di kantor pusat dan kantor wilayah Pertamina. Pertamina juga memantau stok BBM dan avtur di seluruh terminal BBM dan Depo Pengisian Bahan Bakar Pesawat (DPPU), khususnya di sepanjang jalur utama ke depan yakni jalur Pantura, Jawa Tengah, dan Jawa Selatan, di Banyuwangi untuk penyeberangan ke Bali, dan Merak ke Sumatera. “Kami ingin memastikan kebutuhan bahan bakar pemudik terpenuhi,” kata Manik Massa saat ditemui pimpinan media massa di Jakarta, 15 Juni 2017.

Pertamina juga menjaga stok BBM dan LPG nasional dalam kondisi aman. Stok premium akan bertahan 24 hari, Solar 26 hari, Dex (sejenis solar) 37 hari, Avtur 22 hari, dan LPG 16 hari. Seiring dengan peningkatan konsumsi Pertamax dan Pertalite, Pertamina menjaga stok Pertamax 24 hari, Pertamax Turbo 22 hari, dan Pertalite 21 hari.

Untuk melayani mudik tahun ini, Pertamina juga menyediakan 61 titik Kios Pertamax bagi pemudik untuk membeli Bahan Bakar Khusus (BBK) Seri Pertamax dalam bentuk paket. Bagi yang membutuhkan tempat istirahat, Pertamina telah menyiapkan Beranda Pertamax di 10 SPBU. Guna mengatasi kemacetan, Pertamina juga menempatkan 90 unit satgas BBM sepeda motor dan stasiun aliran tangki di Jawa Barat (2 lokasi), Jawa Tengah (9 lokasi) dan Jawa Timur (1 lokasi). Mobil tersebut akan berada pada titik rawan sebagai jalur fungsional dari Brexit ke Gringsing.

Pada masa arus mudik, pada 20 Juni hingga 24 Juni 2017, Pertamina menyiapkan puluhan titik Pertamax Veranda yang dilengkapi dengan kamar kecil, termasuk ruang menyusui bagi ibu dan bayi. Lobi juga dilengkapi dengan ruang bermain untuk anak-anak dan fasilitas charger ponsel untuk wisatawan.

Menteri Jonan memantau pasokan bahan bakar

Berdasarkan hasil pemantauan, kami melihat kesiapan BBM dan LPG Pertamina cukup baik, kata Menteri Jonan, Rabu 14 Juni 2017.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan kunjungan kerja ke Terminal BBM Plumpang Jakarta Group milik PT Pertamina (Persero) untuk memastikan kesiapan pasokan dan pendistribusian BBM dan LPG menjelang Idul Fitri untuk memantau 1438 H.

Berdasarkan hasil pemantauan, kami melihat kesiapan BBM dan LPG Pertamina cukup baik, kata Menteri Jonan, Rabu 14 Juni 2017.

Jonan menjelaskan, Pertamina memiliki konsep yang disebut skenario antisipatif Regulator Alternatif Darurat (Pemindahan stok antar depo) atau rencana RAE jika terjadi peningkatan permintaan bahan bakar oleh konsumen. “Kementerian ESDM sangat mengapresiasi kerja sama yang dibangun Pertamina dengan berbagai pihak seperti Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk mengamankan jalur distribusi BBM. “Tidak hanya di Jakarta dan Jawa Barat, tapi juga di Indonesia,” ujarnya.

Masyarakat dapat mengakses informasi layanan SPBU terdekat melalui aplikasi PertaminaGo yang dapat diunduh ke ponselnya. Apabila terdapat kendala dan kendala dalam pendistribusian BBM dan LPG, informasi dapat disampaikan melalui layanan Kontak Pertamina 1500-000 yang bekerja 24 jam sehari.

—Rappler.com

Togel Sidney