• February 8, 2026

Festival Film Internasional Bali kembali digelar

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Menampilkan lebih dari 100 judul film dari 31 negara

JAKARTA, Indonesia – Acara Festival Film Internasional Bali mengatur. Tahun ini merupakan tahun ke 10 pelaksanaannya peristiwa yang lebih dikenal dengan sebutan Bali Ini. Peringati satu dekade Balipanitia siap menampilkan lebih dari 100 judul film dari 31 negara.

Ajang berskala internasional ini akan digelar pada 24-30 September di Cinemaxx, Lippo Mall Kuta, Bali.

Tahun ini, Bali mengusung tema tersebut ‘Tanpa Batas’yang diartikan sebagai tidak adanya batasan dalam ekspresi segala bentuk kreativitas dan ekspresi dalam sebuah film.

Dari judul film yang akan ikut serta Balitermasuk yang termasuk dalam kategori tersebut Perdana Menteri Asia antara lain Awal musim dingin (Kanada/Australia), Rigoberta Menchu: Putri Maya (SEBAGAI), Tn. Muntah (Israel), Dia (Prancis) dan Berburu Orang-Orang Liar (Selandia Baru).

Tak ketinggalan, sederet judul film unggulan Indonesia seperti Salinan Pikiranku, Bos Bodohku, Janji Dan Negeri van Orange juga akan ditampilkan.

nomor N trailer menyelinap puncak Film-film Indonesia yang akan ditayangkan juga akan di Bali. Diantaranya adalah Mimpi yang sempurna bersama Ferry Salim dan Wulan Guritno juga gerbang apifilm yang disutradarai oleh Rizal Mantovani dibintangi oleh Julie Estelle, Dwi Sasono dan Reza Rahadian.

Deborah Gabinetti, pendiri serta sutradara Bali mengungkapkan bahwa acara ini sangat membantu dalam menjalin silaturahmi jaringan dengan para pembuat film dan produser film di seluruh dunia.

“Tentunya kami mempromosikan Indonesia kepada mereka agar mereka tertarik melakukan produksi film di Indonesia. Beberapa dari mereka sangat antusias menjadikan Indonesia sebagai lokasi syuting film,” ujarnya.

Aktris Wulan Guritno pun turut mendukung acara tersebut Bali tanggal 10 ini. Menurutnya, ini adalah momentum yang tepat agar film Indonesia bisa unjuk gigi di kancah internasional.

“Ini merupakan kesempatan yang baik untuk bersosialisasi dan bertukar pikiran antar masyarakat pembuat film dan semua orang yang terlibat dalam industri film. Kesempatan seperti ini tidak boleh dilewatkan,” kata Wulan saat ditemui Rappler dalam jumpa pers balinale 2016 di Cinemaxx FX, Senayan, Jakarta.

Bali 2016 tampaknya mendapat respon positif dari produsen dan pembuat film seluruh dunia. Rupanya, jumlah film yang didaftarkan tahun ini meningkat hingga mencapai 355 film dari 55 negara.

“Yang terpenting adalah membawa mereka (pembuat film dan produsen internasional) pertama ke Indonesia. “Setelah melihat Indonesia seperti apa, industri filmnya seperti apa, semoga mereka tertarik untuk mengeksplorasi lebih jauh Indonesia sebagai lokasi syuting,” kata Deborah.-Rappler.com

Keluaran Sydney