• March 20, 2026
54 titik di Jakarta terendam banjir

54 titik di Jakarta terendam banjir

BNPB menyebut penyebab banjir karena drainase di perkotaan tidak mampu menampung aliran permukaan.

JAKARTA, Indonesia – Pasca hujan deras tadi malam, kawasan banjir di Jakarta semakin meluas. Berdasarkan laporan yang disampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui aplikasi Peta Bencana, saat ini terdapat 54 titik banjir dan genangan.

54 titik tersebut, yakni 11 titik di Jakarta Selatan, 29 titik di Jakarta Timur, dan 14 titik di Jakarta Utara, kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 21 Februari.

BNPB juga menjelaskan wilayah terdampak banjir dan ketinggian air sebagai berikut:

Jakarta Selatan
1. JOR ke Pondok Indah Jakarta Selatan 30 cm
2. Duta Indah Blok M Jakarta Selatan 32 cm
3. Komp. Kejaksaan Agung Blok H Jakarta Selatan 30 cm
4. Kalibata City, Jakarta Selatan 30 – 40 cm
5. Mampang, Jakarta Selatan 20 – 50 cm
6. Simprug Golp Senayan Jakarta Selatan 15 cm
7. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 40 cm
8. Jl. Pancoran Barat, Jakarta Selatan 40 cm
9. Jl. komp. Bank Indonesia, Jakarta Selatan 20 – 30 cm
10.St. Tebet, Jakarta Selatan 20 – 40 cm
11. LAN Pejompongan, Jakarta Selatan 30 cm.

Jakarta Timur
1. Kebun Pala, KP. Makassar Jakarta Timur 40 cm
2. Pondok Kelapa Permukiman Rumah Lampiri 30 – 50 cm
3. Komp. Sains 70cm
4. Jl. Pondok Kelapa, Jakarta Timur 20-30 cm
5. Pondok Kelapa, Lembah Lontar, Jakarta Timur 100 cm
6. Pondok Kelapa, Lembah Nyiur, Jakarta Timur 30 cm
7. Taman Malaka Selatan 3 Jakarta Timur 100 cm
8. Jl. Raya Pendidikan, Jakarta Timur 50 – 60 cm
9. Rumah Sakit Kelapa Sawit Jakarta Timur 40-50 cm
10. 8 titik di Klender, Jakarta Timur 10 – 20 cm
11. 2 titik di Duren Sawit Jakarta Timur 20 – 30 cm
12. Perumnas Klender, Jakarta Timur 50 cm
13. Rw, 5 Kel. Jatinegara, Jakarta Timur 40 cm
14. Kawasan Industri Pulo Gadung Jakarta Timur 10 – 12 cm
15. Misalnya. Rawa Teratae, Jakarta Timur 40 – 60 cm
16. Perum Jatinegara Indah, Jakarta Timur 30 cm
17. PHP Pulogebang, Jakarta Timur 20 – 30 cm
18. Cakung Timur, Jakarta Timur 30 cm
19. Cakung, Jakarta Timur 30 – 40 cm
20. Garden City Cakung Jakarta Timur 40 cm
21. Komp. Keuangan, Jakarta Timur 20 cm
22. Layur, Jakarta Timur 14 cm
23. Jalan Balai Pustaka Jakarta Timur 50 cm
24. Jalan Pemuda, Rawa Mangun, Jakarta Timur 20 cm
25. Jl Rawa Mangun, Jakarta Timur 30 cm
26. Pulomas Kayuputih Jakarta Timur 40 cm
27. Misalnya Kayu Putih, Jakarta Timur 10 – 15 cm
28. Kayumas Utara, Jakarta Timur 40 cm
29. Kayu Manis I, Jakarta Timur 30 cm.

Jakarta Utara
1. Pulau Nangka Timur, Jakarta Utara 30 cm
2. Kelapa Gading, Jakarta Utara 20 – 30 cm
3. Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara 40 cm
4. Komp. Janur Indah, Jakarta Utara 15 – 25 cm
5. RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara 25 cm
6. MOI Boulevard, Jakarta Utara 28 cm
7. Pegangsaan, Jakarta Utara 2 60 cm
8.Rp. 12 Pegangsaan 2 Jakarta Utara 40 cm
9. Tugu Utar Pumpang, Jakarta Utara 80 cm
10. Kel Laboa Kec. Koja 20-80 cm, Jakarta Utara (dua titik)
11. Pasar Rebo, Jakarta Timur 50 cm
12. Misalnya. Ciracas, Jakarta Timur 40 – 90 cm
13.kel. Kramat Jati, Jakarta Timur 60 cm
14. Misalnya. Pondok Gede, Jakarta Timur 20 – 70 cm

Sementara ketinggian banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, bervariasi antara 70 – 150 sentimeter.

Banjir juga merendam wilayah di Bekasi, wilayah Jakasetia dan Jaksa. Sedangkan di Tangerang, wilayah Pondokranji yang terendam banjir, kata Sutopo.

Berdasarkan analisis BNPB, banjir disebabkan oleh drainase perkotaan yang tidak mampu menampung aliran permukaan. Selain itu juga disebabkan oleh luapan air sungai yang naik dan sudah berada pada status peringatan 1 dan 2.

Akibatnya, aliran permukaan dari drainase tidak bisa dialirkan ke sungai, ujarnya.

Dari data yang dimiliki BNPB, sudah ada dua sungai yang dipantau pada level peringatan 2, yakni Karet 560 sentimeter dan Pulogadung 700 sentimeter. Sedangkan Sungai Ciliwung dan Sungai Angke Hulu masuk status 3 pada pukul 05.00.

Hujan masih merata dan berpotensi meningkatkan debit banjir, kata Sutopo.

Seperti apa tempat tinggalmu? Apakah juga terendam air banjir? Tulis pengalamanmu di kolom komentar. – Rappler.com

uni togel