Lihatlah lebih dekat satelit perbankan Brisat
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
BRI meluncurkan satelit perbankan pertama di dunia pada Minggu pagi dini hari yang disebut Brisat.
JAKARTA, Indonesia—Indonesia menorehkan sejarah baru di dunia perbankan. Untuk pertama kalinya di dunia, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk baru saja meluncurkan satelit perbankan pada Minggu, 19 Juni dini hari pukul 04:39 WIB.
Satelit bernama BRIsat ini merupakan satu-satunya satelit di dunia yang dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan yang bergerak di bidang perbankan.
Program BRIsat bertujuan untuk memberikan solusi atas kelangkaan transponder bank di Indonesia. Apa yang menarik dari satelit ini? Berikut 5 hal yang perlu Anda ketahui tentang BRIsat.
Desain satelit yang berkelanjutan
Dalam merancang satelit, Bank BRI berupaya memaksimalkan pengarsipan Satelit Indonesia di International Telecommunication Union (ITU). Status satu pengarsipan satelit di ITU akan ditingkatkan dari Terkoordinasi menjadi Diberitahukansehingga diharapkan BRIsat menjadi solusi untuk menjaga kesinambungan pengarsipan orbit satelit 150,5o BT.
Gunakan 2 frekuensi
BRIsat akan menggunakan dua frekuensi, sesuai konfigurasi idealnya. Frekuensi pertama, C-band, akan digunakan untuk transaksi keuangan. Sedangkan komunikasi non finansial akan dilakukan pada frekuensi pita KU.
C-band didesain menggunakan frekuensi gelombang rendah, sehingga tahan terhadap cuaca buruk. Sedangkan pita KU didesain menggunakan gelombang tinggi memaksa yang kuat.
Memiliki 45 transponder
Selain digunakan untuk mendukung operasional perbankan BRI, BRIsat juga dapat digunakan oleh pemerintah Republik Indonesia.
BRIsat akan memiliki 45 transponder, lebih dari kebutuhan BRI untuk melakukan operasional perbankan. Oleh karena itu, sebagian transponder dialokasikan untuk kepentingan negara.
Lebih aman
Karena BRIsat dimiliki dan dioperasikan langsung oleh Bank BRI, maka datanya akan disimpan melalui satelit ini untuk kepentingan Indonesia.
Pemerintah akan memiliki fasilitas komunikasi yang lebih aman dan sulit disadap karena seluruh kendali saluran komunikasi dan enkripsi ada di tangan Indonesia.
Dibuat oleh perusahaan Amerika, diluncurkan oleh perusahaan Perancis
Satelit dalam program BRIsat diproduksi oleh Space Systems/Loral (SSL), sebuah perusahaan manufaktur satelit komersial asal Amerika Serikat. Sedangkan peluncuran BRIsat difasilitasi oleh Arianespace, perusahaan peluncuran satelit asal Eropa yang beroperasi sejak tahun 1980.
Namun dari segi keamanan informasi, SSL selaku produsen berjanji tidak akan ada peralatan penyadap di BRIsat. Sedangkan BRIsat merupakan satelit kelima yang diluncurkan Arianespace untuk operator satelit Indonesia.
Satelit BRIsat diluncurkan Minggu dini hari melalui peluncur roket Ariane 5 dari Guyana Space Center, pelabuhan antariksa Eropa di Kourou, Guyana Prancis, dan diperkirakan akan mencapai orbit di atas Pulau Papua dalam 20 hari ke depan. —Rappler.com
BACA JUGA: