• March 22, 2026

Berita hari ini: Minggu 20 Juni 2016

Pantau terus laman ini untuk mengetahui perkembangan berita apa saja yang dipilih redaksi Rappler pada Minggu, 19 Juni 2016.

Kawan Ahok mengaku berhasil mengumpulkan 1 juta KTP warga DKI

JAKARTA, Indonesia – Kelompok pendukung gubernur petahana, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama untuk maju melalui jalur independen, Sahabat Ahok akan menggelar acara pernyataan karena berhasil mengumpulkan 1 juta KTP warga DKI. Berdasarkan informasi di situs resmi Sahabat Ahok hingga 16 Juni, mereka mengaku telah menerima 990.323 KTP.

Juru Bicara Sahabat Ahok, Amalia Ayuningtyas memperkirakan total 1 juta KTP akan dikumpulkan hari ini sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan Ahok dan Heru Budi.

Mereka mengaku bersyukur karena hasil perjuangan gerilya selama 4 bulan mengumpulkan KTP membuahkan hasil.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh relawan yang selama ini telah berpartisipasi membantu gerakan ini, hingga akhirnya mencapai 1 juta KTP,” kata Amalia dalam situs resminya. teman Ahok.

Selain deklarasi, kata Amalia, dalam acara yang direncanakan di markas Teman Ahok di Graha Pejaten itu juga digelar parade satu juta KTP. Menurut Amalia, masyarakat nantinya bisa melihat sendiri penampakan satu juta KTP yang dikumpulkan Sahabat Ahok.

“Jadi bagi teman-teman yang penasaran seperti apa dukungan satu juta itu bisa datang pada hari Minggu. “Semuanya akan kami tampilkan, beserta 780 ribu KTP yang belum disetujui,” kata Amalia.

Namun belakangan beredar rumor bahwa Ahok akan maju melalui jalur politik. Hal ini menyusul pertemuan yang dilakukan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Belum lagi, pada Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Partai Golkar yang digelar hari ini, Ahok juga mendapat dukungan dari partai berlambang pohon beringin itu. Sebelumnya, Ahok mendapat dukungan dari Partai Nasdem dan Hanura.

Kedua partai tidak mempermasalahkan jika Ahok akhirnya mengikuti pilkada melalui jalur perseorangan. Jika digabungkan, dari total perolehan kursi ketiga partai di DPRD DKI, Ahok mendapat dukungan sebanyak 24 kursi.

Jumlah tersebut memenuhi syarat untuk mengajukan calon gubernur dan wakil gubernur. – Rappler.com

Ilmuwan Indonesia masuk nominasi Hadiah Nobel 2016

Dunia penelitian Indonesia mendapat kabar gembira, karena peneliti dr. Taruna Ikrar merupakan salah satu ilmuwan yang diajukan untuk masuk nominasi Hadiah Nobel Kedokteran pada tahun 2016.

Nama Kadet dinominasikan oleh tempat kerjanya, University of California.

“Iya, baru diusulkan oleh University of California bidang Optogenetika, Fisiologi atau Kedokteran,” kata Taruna.

Dia dan peneliti lain saat ini terlibat dalam penelitian untuk mengembangkan stimulasi laser optogenetik. Menurut Taruna, Optogenetika merupakan suatu metode untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sel saraf (neuron) di otak dengan menggunakan spektrum cahaya tertentu.

Nantinya, teknik ini dapat digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit otak seperti Parkinson, Epilepsi, Skizofrenia, dan lain-lain, kata Taruna.

Namun, dia belum mau menjelaskan terlalu detail karena baru dalam proses pengajuan nominasi. Taruna diketahui bekerja di bidang farmasi, jantung, dan saraf.

Sejauh ini telah menghasilkan 54 penemuan penting. Dua di antaranya dipatenkan dan digunakan oleh berbagai institusi pendidikan dan medis di seluruh dunia. Baca selengkapnya di Republik.

TNI Angkatan Laut kembali menangkap kapal nelayan Tiongkok di perairan Natuna

Pada Jumat, 17 Juni, TNI Angkatan Laut kembali menangkap kapal nelayan Tiongkok yang diduga melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Natuna. Peristiwa itu terjadi saat KRI Imam Bonjol-383 sedang berpatroli di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di perairan Natuna.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto mengatakan, kejadian tersebut bermula dari laporan pengawasan yang diterima KRI Imam Bonjol-383 tentang adanya 12 kapal asing yang mencuri ikan di perairan Natuna. Dari laporan pengawasan, terlihat total ada 12 kapal ikan asing yang mencuri ikan di perairan Natuna.

KRI Imam Bonjol kemudian menghampiri kapal asing tersebut. Namun, mereka malah bermanuver dan kabur. KRI Imam Bonjol mampu mengejar ketertinggalan. Bahkan, tentara yang berpatroli di kapal kemudian memberikan peringatan dengan melepaskan tembakan ke udara. Namun, pengelola kapal mengabaikan peringatan tersebut.

Setelah dikejar, TNI AL berhasil menghentikan salah satu dari 12 kapal pencuri ikan. Dari kapal bernomor lambung 19038 itu, petugas menangkap 6 orang awak kapal laki-laki dan 1 orang awak perempuan. Mereka diduga warga negara Tiongkok.

“Apapun benderanya, apabila mereka melakukan pelanggaran di wilayah hukum Indonesia, kami dalam hal ini TNI Angkatan Laut tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas,” kata Edi.

Selain KRI Imam Bonjol-383, sebelumnya KRI Oswald Siahaan-354 juga berhasil menangkap kapal nelayan Tiongkok di perairan Natuna. Baca selengkapnya di Di antara.

– Rappler.com

HK Pool