• March 23, 2026
Pengemudi Uber protes, berikut 14 hal yang mereka tuntut

Pengemudi Uber protes, berikut 14 hal yang mereka tuntut

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Manajemen Uber Indonesia dinilai mengabaikan kesejahteraan pengemudi

JAKARTA, Indonesia – Sekitar 500 pengendara sepeda motor Uber berdemonstrasi di Patung Panahan, Senayan, Senin, 21 Agustus 2017. Mereka mulai berkumpul pada pukul 09.00 WIB.

Dari Patung Panahan, massa kemudian bergerak menuju kantor pusat Uber Indonesia yang berlokasi di Plaza UOB di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Perwakilan Komunitas Uber Mainstream Indonesia (KUMAN), Muhammad Tahyar mengatakan, aksi tersebut dilakukan karena merasa pihak manajemen tidak mengutamakan kesejahteraan pengemudi.

“Hari ini harapan kami telah berubah dan tuntutan kami telah dikabulkan. “Ini merupakan aksi ketiga yang kami lakukan atas dasar yang sama,” kata Tahyar yang menjadi pengemudi Uber sejak 2015.

Sebelumnya, KUMAN sempat menggelar aksi protes dengan tuntutan yang sama pada 3 Mei 2017 dan 24 Mei 2017. Namun pengelola kurang puas karena syaratnya tidak dipenuhi.

Tahyar mengatakan, dalam aksi protes kali ini, ada 14 tuntutan yang disampaikan para pengemudi, yaitu:

  • Kenaikan tarif dasar dari Rp 1.200/km menjadi Rp 2.500/km
  • Hilangkan promosi 100%.
  • Memperluas jaminan perlindungan asuransi dari online ke offline
  • Flexpay/penarikan harus dilakukan setiap hari
  • Buat jarak penjemputan minimum dan tampilkan atribut tujuan penumpang
  • Menegaskan kembali status pengemudi Uber (khusus mitra/pekerja/pengguna jasa) sebagai mitra yang sejahtera dan adil
  • Skema kenaikan sebaiknya didistribusikan secara merata ke seluruh Jabodetabek pada pagi hari dibandingkan malam hari, dan skema mingguan harus kembali menjadi 35 perjalanan dengan bonus Rp 350.000 dan jika ada perubahan bonus mingguan sebaiknya didiskusikan dengan pengemudi Uber.
  • Tampilkan fitur pembayaran penumpang di aplikasi pengemudi Uber di awal pengambilan pesanan (promo, uang tunai, atau kartu kredit)
  • Hilangkan kewajiban membawa atribut, karena di pinggiran kota masih banyak zona merah
  • Manajemen harus menyediakan tim khusus bagi pengemudi yang mengalami kecelakaan lalu lintas untuk mengurus administrasi dan keselamatan
  • Hapus program pengemudi profesional yang tidak berguna
  • Menambah fasilitas kantor mendukung di seluruh wilayah Jabodetabek
  • Fitur untuk konfigurasi tujuan yang tidak sesuai dengan rute yang ditentukan
  • Menentukan batas minimal rating penumpang.

—Rappler.com

sbobet terpercaya