Cara menghadapi teman yang suka capek
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Jika kamu bosan dengan sifat pemarah temanmu, cari tahu cara menghadapinya agar persahabatanmu langgeng
JAKARTA, Indonesia — Teman atau sahabat yang baik mempunyai pengaruh yang besar terhadap pembentukan diri karena sebagian besar waktu seseorang dihabiskan untuk bersosialisasi. Perusahaan yang baik juga akan memberikan manfaat yang baik.
Lalu bagaimana cara menghadapi teman yang mudah masam atau mengacau? Yang pasti menjauh bukanlah solusi, karena ada cara untuk mengatasinya.
Memahami karakter
Jika teman Anda suka mengacau, kemungkinan besar dia adalah orang yang merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri. Bisa jadi ia merasa kurang mendapat perhatian dari orang-orang di sekitarnya.
Jadi Anda harus memahami terlebih dahulu karakternya untuk mengatasi sifat tidak menyenangkannya. Sebab dengan memahami karakter seseorang maka akan lebih mudah memahami apa yang diinginkannya sehingga konflik dapat dihindari.
Biasakan mendengarkan
Sebenarnya orang yang mudah lelah adalah orang yang ingin didengarkan. Jadi, Anda harus siap membuka telinga untuk memahami akar permasalahannya.
Jangan terburu-buru mengambil keputusan untuk menghakimi dan menjauhkan diri dari teman Anda tanpa mengetahui alasan sikapnya. Tenangkan kepala Anda dan ajaklah teman Anda untuk duduk dan membicarakannya dengan cara yang dewasa.
Berikan penjelasan
Setelah teman Anda mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya dan memberi tahu Anda alasan dia merajuk, berikan penjelasan yang jujur. Berikan pendapat Anda dari sudut pandang Anda.
Jika ternyata kesalahan ada di pihak anda mohon maaf, jika tidak berikan solusi agar silaturahmi tetap terjaga. Perbaiki semua masalah agar tidak terjadi kesalahpahaman. Jadilah pihak yang lebih dewasa.
Saling introspeksi
Setelah memberikan penjelasan dan menemukan solusi yang tepat, sebaiknya kedua belah pihak melakukan introspeksi diri.
Introspeksi ini bisa dilakukan dengan mendiskusikan hal-hal yang bisa diperbaiki oleh masing-masing pihak. Saling bertukar saran dan menerima masukan adalah kunci untuk memastikan proses ini berjalan dengan baik.
Beri waktu
Terkadang emosi tidak bisa ditekan. Jika kamu sudah melalui proses di atas, namun temanmu masih merasa lelah, lebih baik beri dia waktu untuk menenangkan diri.
Seperti kata banyak orang, waktu menyembuhkan semua luka. —Rappler.com
Artikel ini merupakan hasil kolaborasi dengan Rappler Indonesia Waktu IDN.