Tes pertama sang pemimpin klasemen
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Sejauh mana Arema Cronus mampu mendominasi puncak klasemen ISC A? Mitra Kukar bisa jadi masalah.
JAKARTA, Indonesia – Ujian pertama Kejuaraan Sepak Bola Indonesia (ISC) yang dipimpin Arema Cronus datang terlalu dini. Hanya berselang seminggu setelah tim berjuluk Singo Gila itu merebut takhta, mereka harus berhadapan dengan tim besar lainnya, Mitra Kukar, pada Jumat 20 Mei pukul 16.00 WIB.
Ujian bagi Arema semakin berat karena laga digelar di kandang Mitra Kukar, Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara.
Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija, jelas ingin menunjukkan konsistensi anak asuhnya. Meski demikian, diakuinya laga kali ini akan sangat alot.
“Kami selalu ingin mendapatkan poin. Kami bermain di kandang sendiri, ini tidak akan menjadi pertarungan yang mudah. Setidaknya kami bisa mencuri poin, ujarnya.
milo—Milomir memanggil—Wajar jika sedikit was-was terhadap Mitra Kukar. Hal ini menyusul hasil positif sebelumnya yang diraih Naga Mekes yang mengalahkan PS TNI 4-1 di Bandung pekan lalu.
Kemenangan ini mengukuhkan kualitas tim berjuluk Naga Mekes tersebut. Mereka adalah lawan yang setara dari Singo Crazy. Karena itulah Milo tak segan-segan menyebut pertarungan ini sebagai a permainan besar minggu ini.
“Mereka adalah tim yang bagus, punya pemain bagus. “Kita harus menghadapinya dengan sabar,” katanya.
Pelatih Bosnia meyakinkan dirinya tidak akan bermain terlalu terbuka di laga kali ini. Pasalnya, pada dasarnya keduanya seimbang.
Gustavo Giron sepertinya sudah menemukan pasangan yang cocok bersama Arema. Buktinya ia mencetak satu gol saat Arema berhasil meraih poin penuh dari Bhayangkara Surabaya United pekan lalu.
“Kami tidak bergantung pada satu pemain yang mencetak gol. “Ada sepuluh pemain kami yang bisa mencetak gol,” kata Milo.
Kunci pertandingan nanti, kata Milo, adalah kolektivitas. Sebab, Mitra Kukar berbeda dengan Arema. Mereka sangat bergantung pada pemain tertentu untuk tampil baik.
Marlon Da Silva dan Rodrigo akan kembali menjadi andalan. Ini menjadi lebih lengkap seiring dengan peningkatan kinerja Yogi Rahadian dan Septian David Maulana
“Kami sebenarnya juga merupakan tim yang bagus. Hanya ada pemain yang menonjol. “Di pertandingan lain, strateginya jelas berbeda,” jelas Subangkit, pelatih Mitra Kukar.
Yang pasti misi Mitra Kukar adalah meraih poin penuh dan menggulingkan posisi Arema Cronus sebagai pemimpin klasemen poin. Saat ini Mitra Kukar mempunyai lima. Satu kemenangan akan membuat mereka mencapai 8 poin. Hal itu cukup membuat Arema mundur dari jabatannya.
“Kami juga ingin menjadi yang teratas. “Peluangnya cukup terbuka,” kata Subangkit.
Peringkat pemain:
Mitra Kukar (4-4-2):
Shahar Ginanjar; Arthur, Saepuloh Maulana, M. Orah, Z. Abdul Gamal, A. Akbar, H. Bayauw, B. Pradana, Septian David, Marlon Silva, Rodrigo.
Arema Cronus (4-3-3):
Kurnia Meiga; Beny Wahyudi, Hamka Hamzah, Goran Ganchev, Ahmat Alfarizi; Esteban Vizcara, Ferry Arman Saragih, Raphael Maitimo; Srdan Lopicic, Gustavo Giron, Sunarto.—Rappler.com
BACA JUGA: