• April 18, 2026
Pindah ke Ducati, Lorenzo masih menargetkan gelar juara dunia musim ini

Pindah ke Ducati, Lorenzo masih menargetkan gelar juara dunia musim ini

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Alasan Lorenzo pindah: Untuk menghindari Rossi di Yamaha

JAKARTA, Indonesia — Juara dunia MotoGP musim 2015, Jorge Lorenzo, menyatakan tetap fokus mempertahankan gelarnya musim ini, meski dipastikan akan pindah dari Yamaha ke Ducati di akhir musim.

Jelang pulang ke Jerez, Spanyol, pada balapan akhir pekan ini, Lorenzo berada di urutan kedua klasemen kejuaraan tertinggal dari pebalap Spanyol lainnya, Marc Marquez, dengan selisih 21 poin.

Sementara rekan Lorenzo di Yamaha, Valentino Rossi, tertinggal 33 poin usai kecelakaan yang terjadi pada 10 April di GP Austin, ​​Texas, Amerika Serikat.

Insiden Rossi dengan Marquez musim lalu di Sepang, Malaysia memang memperumit hubungan Lorenzo dan rekan setimnya.

Musim lalu, Rossi menuding Marquez berkonspirasi untuk menahannya agar rekan senegaranya, Lorenzo, bisa menjadi juara dunia.

“Ini adalah keputusan paling penting dalam karier saya,” kata Lorenzo, Kamis, 21 April.

“Saya merasa butuh perubahan, saya butuh tantangan baru dan tujuan baru yang ingin dicapai. Apa yang terjadi di masa depan memang belum bisa diprediksi, namun saat ini saya hanya ingin menikmati 15 balapan tersisa bersama Yamaha dan mempertahankan gelar juara dunia.”

Menurut pemberitaan berbagai media Spanyol, nilai kontrak Lorenzo di Ducati selama dua tahun mencapai 25 juta euro.

Sementara itu, Race Director Yamaha Lin Jarvis mengisyaratkan jumlah tersebut, ditambah peluang menghindari Rossi, menjadi alasan di balik kepindahan Lorenzo.

Tawaran dari tim Italia sungguh fantastis, kata Jarvis.

“Saat ini Ducati semakin kompetitif dan Jorge pasti akan menjadi pembalap nomor satu di tim. Meski saat ini sama (di Yamaha), kami harus bersanding dengan Rossi, kata Jarvis.

Sedangkan Marquez menjadi rival terberat Yamaha musim ini, setelah berhasil meraih kemenangan di dua balapan tersebut balapan berturut-turut dan menduduki puncak papan peringkat kejuaraan.

“Kami sangat senang bisa datang ke Jerez dengan keunggulan berada di puncak klasemen, karena sepertinya rival kami akan sangat kuat di sini,” kata Marquez.

“Balapan di depan pendukung saya di rumah, dan penggemar saya selalu memberi saya motivasi ekstra,” ucapnya pembalap berusia 23 tahun itu.

Sementara itu, Rossi kesulitan membalas kekecewaannya di MotoGP musim lalu dengan tidak tampil terlalu baik pada balapan di awal musim.

Pembalap asal Italia itu pun menyadari perlu meraih podium di Jerez agar tetap berpeluang meraih gelar juara dunia musim ini.

“Saya senang kami akhirnya kembali ke Eropa. Balapan di Texas tidak terlalu baik bagi saya. “Tapi kami semua harus berusaha naik podium pada hari Minggu,” kata Rossi.

Balapan MotoGP di Jerez, Spanyol berlangsung pada Minggu 24 April dan dimulai pukul 19:00 WIB. —Laporan AFP/Rappler.com

BACA JUGA:

HK Hari Ini