Berita hari ini: Minggu 22 Januari 2017
keren989
- 0
Kumpulan berita yang tidak boleh Anda lewatkan.
Halo pembaca Rappler,
Pantau terus halaman ini untuk mengetahui update berita terkini yang dihimpun redaksi Rappler Indonesia pada Minggu, 22 Januari 2017.
Pesawat Express Air bernomor penerbangan XN 812 terpaksa kembali ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah terbang selama satu jam. Pasalnya, pengatur tekanan udara di dalam kabin mengalami kerusakan.
Pada ketinggian sepuluh ribu kaki di atas permukaan bumi, tekanan udara dan suhu udara jauh lebih rendah dibandingkan di permukaan bumi, sehingga dapat menimbulkan berbagai hal pada tubuh manusia. Hal ini meliputi kekurangan oksigen dan terganggunya keseimbangan tubuh serta fungsi fisiologis organ tubuh.
“Semua penumpang saat ini menginap di hotel Amaris dekat bandara. Lima penumpang mengalami epistaksis atau mimisan,” kata Direktur Komersial Express Air Suwandodo saat memberikan keterangan di Jakarta.
Kelima penumpang yang mengalami mimisan kemudian dibawa ke RS THT Bumi Serpong Damai, Tangerang. Baca selengkapnya Di Sini.
Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) telah menonaktifkan Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan dari jabatannya sebagai pengawas. Hal itu dilakukan untuk menjaga netralitas dalam proses penyidikan kasus pimpinan Front Pembela Indonesia (FPI), Rizieq Shihab.
Keputusan penonaktifan Anton tertuang dalam surat keputusan bernomor: 01-khusus/SK/DPP LSM GMBI/I/2017 dan ditandatangani Ketua Umum M. Fauzan Rachman.
“Terhitung hari ini, berdasarkan hasil rapat DPP LSM GMBI dan keputusan ketua umum, jabatan ketua dewan pembina atas nama Irjen Pol Anton Charliyan dinyatakan pensiun. Artinya sudah dinonaktifkan,” kata Fidelis Giawa, asisten hukum DPP LSM GMBI kepada media.
Penonaktifan Anton dilatarbelakangi munculnya anggapan masyarakat yang mengaitkan Anton selaku Kapolda Jabar sebagai pengayom GMBI. Hal ini dinilai dapat mempengaruhi pengusutan kasus bentrokan antara oknum anggota GMBI dengan anggota FPI. Baca selengkapnya Di Sini.
Manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi bertindak tegas usai diperiksa Gubernur Zumi Zola pada Jumat, 20 Januari. Pj Direktur RS Utama, drg. Iwan Hendrawan langsung melayangkan surat teguran keras karena malu dengan kinerja anak buahnya.
“Yang ketahuan tidur di jam kerja saat pemeriksaan gubernur, kami segera punya SP3,” kata Iwan kepada media.
Dia menyayangkan pemeriksaan mendadak tersebut karena sebelumnya 50 orang dirasionalisasi. Iwan mengira akan ada perubahan pada penampilan mereka, namun kenyataannya tidak sesuai harapan.
Ia mengatakan peringatan itu merupakan peringatan terakhir bagi anak buahnya. Jika ada yang ketahuan tidur di kemudian hari, akan langsung dipecat.
“Tadi ada 12 orang termasuk satpam yang kami berikan SP3. “Kalau lagi melakukan kesalahan, langsung dipecat,” kata Iwan.
Gubernur Zumi berang saat melakukan pemeriksaan di RS Raden Mattaher Jambi, Jumat pagi. Saat itu, ia menemukan perawat dan dokter yang bertugas justru tertidur saat bertugas. Baca selengkapnya Di Sini.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab akan diperiksa Polda Metro Jaya pada Senin 23 Januari. Kali ini terkait dugaan penyebaran kebencian terhadap mata uang rupiah yang berlogo palu arit.
Untuk itu, FPI kembali mengerahkan massa untuk mengawal Rizieq di Polda Metro Jaya. Dari data PMJ, sekitar 2.000 orang akan berdemonstrasi di depan kantornya di kawasan SCBD.
“Ada pemberitahuan adanya demonstrasi FPI. Kami sedang mempersiapkan pengamanan,” kata Kabid Humas PMJ Kombes Pol Argo Yuwono.
Rencananya massa akan berkumpul di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebelum aksi pada pukul 08.00 WIB. Dari sana, massa kemudian akan melakukan long march menuju markas PMJ. Baca selengkapnya Di Sini.