Vespa untuk generasi muda
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Vespa siap menghilangkan image “kuno” dan menampilkan diri lebih luas di kalangan anak muda
JAKARTA, Indonesia – Ada kesan kuno pada kata “Vespa”. Tampaknya sepeda motor ini hanya digunakan oleh orang-orang lanjut usia saja. Mungkin karena Vespa berbunga pada era tahun 80an hingga 90an dan perkembangan sepeda motor saat ini sangat berbeda dengan desain Vespa.
Jarang terdengar penggunaan Vespa di kalangan anak muda. Apalagi bagi mereka yang menggunakan sepeda motor sebagai transportasi utama. Tidak banyak perusahaan yang memproduksi sepeda motor dengan desain mirip Vespa.
Namun hal tersebut dilihat sebagai peluang oleh PT Piaggio. Perusahaan asal Italia ini melihat generasi muda Indonesia sebenarnya punya potensi dengan Vespa.
Dalam acara buka puasa bersama komunitas Vespa sekaligus pengumuman pemenangnya Kompetisi Konten Digital, Managing Director PT Piaggio, Marco Noto La Diega mengatakan pihaknya ingin memperkenalkan Vespa kepada generasi muda. “Vespa mungkin terdengar kuno. “Tetapi kami hadir untuk memperkenalkan Vespa kepada generasi muda,” kata Marco.
Kontes konten digital #ColorsofVespa: Tunjukkan warna aslimu merupakan kompetisi bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan kreativitasnya dengan menggunakan media Vespa. Dalam kompetisi ini, anak-anak muda Indonesia bisa ikut serta keteranganfoto dan video tentang Vespa dan apa maknanya dalam kehidupan mereka.
Kontes ini dimulai pada 10 April 2017 hingga 10 Juni 2017. Menurut Direktur Pemasaran Piaggio Indonesia, Andre Sanyoto, terdapat 2.226 entri data kontes hanya dalam waktu dua bulan. Hal ini membuktikan bahwa banyak sekali kreativitas generasi muda di Indonesia yang perlu digali.
“Generasi muda Indonesia mempunyai talenta unik, karakter positif dan pola pikir yang harus selalu didukung dan dirayakan. “Oleh karena itu kami menciptakan platform unik ini untuk membuka peluang bagi mereka untuk lebih mengeksplorasi kreativitasnya,” kata Andre.
Juri dalam kompetisi ini dipilih berdasarkan bidang keahliannya masing-masing. Jujuk Margono adalah seorang jurnalis yang diundang menjadi juri lapangan keterangan Foto. Lalu ada fotografer profesional sekaligus pendiri Elders Company, Heret Frasthio, yang menjadi juri bidang foto. Terakhir, Rony Rahaidan, pendiri ONX Studio, diundang untuk menilai lapangan desain seni.
Berikut daftar pemenangnya Kompetisi konten digital #ColorsofVespa: Tunjukkan warna asli Anda:
1. Caption terbaik: Faried Stevy (Yogyakarta)
2. Foto Terbaik: Arsenius P Ratna Wilis (Palembang)
3. Karya Terbaik: Riyan Riyadi (Jakarta)
4. Video Terbaik: Ahmad Harianto Kaltu (Banda Aceh)
5. Terbaik dari yang Terbaik: Ardy (Surabaya)
Dalam kesempatan tersebut Heret selaku juri foto menyampaikan bahwa pengambilan foto bukan hanya soal teknik saja. Namun, fotografer juga perlu memiliki konsep dan mengekspresikan dirinya. “Dalam menciptakan karya tidak harus fokus pada teknik fotografi yang ada. Anda bisa fokus, tapi jangan negara konsep yang ada. Foto-fotonya (yang menjadi pemenang) kuat dalam konsep dan cerita-dia juga. Dan yang terpenting adalah percaya dan Cepat dirimu sendiri,” kata Heret. -Rappler.com