PBSI memberikan bonus bagi atlet dan tim bulu tangkis Olimpiade 2016
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Tontowi/Liliyana dan pelatihnya, Rexy Mainaky, masing-masing mendapat satu unit apartemen
JAKARTA, Indonesia – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memberikan bonus kepada atlet ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang meraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016.
Dalam jumpa pers yang digelar Kamis, 15 September di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, tim bulu tangkis yang terlibat di Olimpiade Rio juga mendapat bonus. Mereka terdiri dari tim di bidang pembinaan dan prestasi, pelatih, asisten dan staf ahli fisik atlet.
“Ini apresiasi kami kepada teman-teman PBSI yang telah berjuang selama ini. Namun dukungan dari mana pun sepertinya tidak sejalan dengan apa yang diberikan Owi (Tontowi) dan Butet (Liliyana), kata Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan, Kamis.
Bonus ini merupakan tambahan dari bonus Rp 5 miliar yang sebelumnya dijanjikan kepada peraih medali emas Olimpiade Rio.
Dengan pemberian bonus, Gita menegaskan PBSI ingin memberikan penghargaan kepada atlet dan tim.
“Itu (bonus) sebagai wujud kepedulian terhadap para atlet,” kata Rexy Mainaky, selaku Kepala Bagian Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.
Meski demikian, Rexy berharap ke depannya tim bulu tangkis Indonesia bisa lebih semangat lagi, bukan karena bonus melainkan karena performa yang lebih baik.
Rincian bonusnya, Owi, Butet, dan Rexy masing-masing mendapat satu kamar di Apartemen The MAJ Collection Hotel & Residence di kawasan Dago, Bandung, Jawa Barat.
Sementara Ketua Bidang Pelatnas PP PBSI Ricky Subagja dan Ketua Pelatih Teknik Richard Mainaky masing-masing menerima Rp500 juta.
Bonus lainnya masing-masing Rp 250 juta diberikan kepada Nova Widianto dan Enroe Suryanto selaku asisten pelatih ganda campuran, serta pelatih fisik Felix Ary Bayu.
Tak ketinggalan, fisioterapis, ahli gizi, dan terapis pijat tim masing-masing juga mendapat bonus sebesar Rp 200 juta.
“Jujur saya tidak menyangka akan diberi bonus,” kata Ricky sambil mengucapkan terima kasih kepada Gita.
Bagi Ricky yang juga mengantarkan Indonesia meraih medali emas bersama Rexy Mainaky di nomor ganda putra Olimpiade Atlanta 1996, menjadi juara di Olimpiade bukanlah hal yang mudah.
“Mudah-mudahan ini menjadi angin segar bagi generasi penerus,” kata Ricky.
Liliyana kemudian bercerita sedikit tentang bonus tersebut.
Owi pernah bilang (soal bonus), kalau kita menang, itu juga menjadi berkah bagi orang lain,” kata Liliyana.
Ia pun mengaku, apartemen yang dihadiahkan itu sudah menjadi impiannya sejak lama. Sementara itu, Tontowi menyatakan akan memanfaatkan apartemen tersebut untuk investasi.
“Bonus apartemen ini diberikan oleh Tuan. Memberi Gita untuk mengajari kami cara berinvestasi,” canda Rexy.
Richard dan Ricky merasa kepengurusan di bawah Gita berhasil karena bimbingan yang baik dan kepercayaan Gita.
Tontowi/Liliyana disebut-sebut akan terus bekerja dan bermain bersama hingga SEA Games 2018.
“Selama saya lihat mereka (Owi/Butet) masih mumpuni, saya akan terus bersaing,” kata Richard. —Rappler.com