Milenial, rumah atau apartemen mana yang kamu pilih?
keren989
- 0
Mari berspekulasi. Jika kondisi finansial Anda stabil dan mapan, mana yang akan Anda pilih, membeli rumah atau apartemen?
Jakarta, Indonesia – Milenial yang terhormat, kini saatnya mulai berpikir untuk menabung dan berinvestasi. Jika pendapatan finansial Anda mulai mapan dan stabil, coba pikirkan untuk memiliki tempat tinggal sendiri.
Sebelum memutuskan jenis rumah yang akan dibeli, lokasi dan lingkungan sekitar menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan saat membeli properti. Jenis properti yang Anda beli akan memainkan peran besar dalam hidup Anda.
Secara umum, ada dua jenis properti yang bisa dibeli seseorang, yaitu rumah pedesaan dan rAndavertikal seperti flat, apartemen atau kondominium.
Tentu saja ada beberapa perbedaan antara rumah dan apartemen yang dapat menambah atau mengurangi daya tariknya di mata calon pembeli. Apalagi jika Anda berencana membeli properti untuk dijadikan investasi.
rumah
Secara umum, rumah lebih mudah dijual kembali dibandingkan apartemen, lebih mudah dijadikan jaminan kredit di bank, dan dapat disewakan dengan harga tinggi.
Sedangkan bangunan rumah bisa mengalami depresiasi harga hingga 10 persen per tahun. Untuk meminimalisir hal tersebut, pemilik harus melakukan renovasiOhvasi agar harga jual rumah kembali naik.
Pemilik rumah bisa merasa lega karena mendapat dua kepemilikan, yakni kepemilikan bangunan dan tanah dalam bentuk sertifikat. Oleh karena itu, pemilik dapat merenovasi rumahnya sesuai keinginan.
Namun jika membeli rumah, pemiliknya akan mengeluarkan biaya yang lebih mahal karena biaya pembangunan dan pemeliharaannya harus ditanggung sendiri. Setidaknya Anda harus memiliki asuransi untuk berjaga-jaga.
Apartemen
Apartemen pastinya memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Anda bisa menemukan apartemen yang sudah memiliki kolam renang atau pusat kebugaran. Namun dari segi dana, harga sewa unit apartemen biasanya lebih tinggi dibandingkan harga sewa unit rumah dengan ukuran yang sama.
Ibarat tinggal di rumah, ketika Anda memutuskan untuk tinggal di apartemen, hAOrang Rusia rela mengeluarkan lebih banyak uang untuk membayar biaya listrik dan pemeliharaan yang biasanya lebih tinggi dibandingkan biaya tambahan saat tinggal di rumah.
Nilai apartemen sebagai jaminan kredit juga lebih rendah dibandingkan rumah. Pemilik tidak mendapatkan hak guna bangunan karena unit apartemen tidak berdiriGdinyanyikan di tanah. Anda juga dibatasi untuk merenovasi unit. Biasanya hanya diperbolehkan mengubah interior ruangan.
Jika berada di lokasi yang sama, harga apartemen bisa lebih murah dibandingkan rAndamah karena unit apartemennya lebih kecil.
Jika harganya sama, biasanya Anda bisa memiliki apartemen yang lokasinya strategis di pusat kota. Tentu saja Anda bisa menghemat biaya transferSpenularan. Namun perhatikan juga berapa biaya tambahan yang akan dikeluarkanRsudah bisa.
Terkadang Anda juga mau tidak mau mengalami permasalahan pada unit lain, misalnya dinding unit sebelah retak atau pipa air tidak berfungsi.
Namun, jika ingin menjaga privasi, apartemen jelas merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan rumah.
Pilih yang mana?
Masyarakat yang tinggal di pinggiran kota besar cenderung memilih rumah sebagai tempat tinggal. Di sisi lain, harga unit apartemen bisa jadi lebih mahal jika berada di pusat kota, mudah dijangkau, dan dekat dengan lokasi perkantoran. Pertimbangan-pertimbangan tersebut tentunya patut untuk diperhatikan jika seseorang ingin menggunakan apartemen sebagai sumber investasi.
Rumah dan apartemen mempunyai ciri dan fungsi yang berbeda-beda. Untuk menentukannya, Anda perlu melihat kembali berapa jumlah yang ingin Anda keluarkan.
Bandingkan juga lingkungan sekitar tempat tinggal. Kelengkapan fasilitas yang ditawarkan tentunya dapat meningkatkan daya jual hunian.
Jangan lupa untuk mencari tahu siapa pengembang yang membangun hunian tersebut agar terhindar dari kerugian di kemudian hari. Saat Anda membeli rumah, pastikan Anda mendapatkan Sertifikat Hak Milik. Sedangkan saat membeli apartemen, pemiliknya hanya diberikan Sertifikat Hak Guna Bangunan dengan jangka waktu hingga 20 tahun.
Pertimbangkan faktor biaya tambahan, lokasi, status kepemilikan, fasilitas dan kekerugian yang mungkin timbul harus dilakukan karena pembelian properti tidak diperlukanHBiayanya tidak sedikit dan berdampak jangka panjang.
Jadi mana yang Anda pilih, rumah atau apartemen? Bagikan pengalamanmu dengan mengisi kotak komentar di bawah atau melalui akun media sosial kami!
–Rappler.com