• April 17, 2026
Anomalyst hadirkan musik segar di album debut ‘Segara’

Anomalyst hadirkan musik segar di album debut ‘Segara’

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Grup ini baru saja merilis album pertamanya ‘Segara’ pada 30 September 2017

JAKARTA, Indonesia —Konferensi dan festival musik Festival Nusantara menjadi panggung bagi musisi lokal baru Indonesia untuk lebih dikenal masyarakat luas. Salah satunya Anomalyst, grup musik beranggotakan empat pria yang menjajal panggung pada Sabtu, 14 Oktober 2017.

(BACA JUGA: Archipelago Festival: Panggung bagi musisi lokal baru untuk unjuk kebolehan)

Dibentuk pada tahun 2012, Anomalyst beranggotakan Christianto Ario (vokal dan gitar), Aryorespati Xavier (vokal dan gitar), Farizky Wijanarko (drum) dan Rigaskara (bass). Meski sudah terbentuk selama 5 tahun, Anomalyst baru saja merilis album perdananya yang bertajuk Laut pada tanggal 30 September 2017.

Laut lebih banyak tentang pencarian jati diri dan kegelisahan diri, hal yang dialami generasi muda ah,” ujar Christianto Ario saat diwawancarai di belakang panggung sesaat sebelum Anomalyst tampil.

Menurut Ario, lagu-lagu di album ini memiliki lirik yang lebih gelap dan mempertanyakan makna hidup. Dasar, Laut membahas kehidupan manusia dan refleksinya pada diri sendiri. Oleh karena itu, Ario pun berharap selain bisa diterima dan didengar masyarakat, album pertama Anomalyst ini bisa memberikan dampak bagi pendengarnya untuk lebih sadar akan kehidupan dan merefleksikan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Anomalyst terdengar segar dengan memainkan lagu-lagu bernuansa alternatif, pop dan rock. Dari sembilan melacak apa yang ada didalam Segara, koneksi Dan Kalah dalam permainan menjadi dua single andalan mereka.

Dalam wawancara bersama Aksen IndiaAnomali mengatakan ini Kalah dalam permainan diri merupakan kritik terhadap diri sendiri yang hanya menginginkan hal-hal yang mendesak tanpa melalui proses yang panjang.

Dalam wawancara yang sama, Ario mengaku meski menjalani proses kerja Laut Mulai tahun 2013, grup musik ini kerap melakukan rekaman ulang hingga akhirnya memulai praproduksi pada bulan Juni 2017.

Anomalyst tampak membawakan lagu-lagu dari album barunya, percayalah Festival Nusantara jarang terjadi di Indonesia. Bagi mereka, acara ini menjadi wadah bagi para musisi untuk bertemu dengan penonton dan pelaku industri yang terlibat dalam aspek produksi dan bisnis.

“Ini bisa menjadi awal berkembangnya industri kreatif. Meski nampaknya banyak pihak yang belum siap dengan konsep acara dialog, kata Ario.

—Rappler.com

Keluaran SGP