Apa hukum memelihara anjing dalam Islam?
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Anjing juga merupakan makhluk Tuhan yang patut diperlakukan dengan baik, namun…
JAKARTA, Indonesia—Belum lama ini, media sosial dihebohkan dengan foto-foto seorang perempuan berhijab panjang yang sedang memberi makan, membelai, menggendong, dan mengelus seekor anjing.
Foto yang diunggah netizen bernama Desy Marlina Amin ini mengundang pro dan kontra di masyarakat karena memelihara anjing dianggap haram.
Apa hukum memelihara anjing dalam Islam?
Menurut Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ciracas Ustad Anwar, dasar hukum hubungan manusia dengan hewan, khususnya anjing, ada dalam kitab suci Al-Qur’an Al-Maidah ayat 4 yang artinya:
Mereka bertanya kepadamu: “Apa yang halal bagi mereka?” Katakanlah: “Yang dibolehkan bagimu adalah barang-barang yang baik dan (hasil tangkapan) binatang liar yang kamu pelajari dengan memburunya; kamu mempelajarinya berdasarkan apa yang Allah ajarkan kepadamu. Maka makanlah apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutkanlah nama Allah atas hewan (ketika kamu melepaskannya). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat cepat hisabnya. (QS Al-Maidah: 4)
Dalam ayat tersebut dikatakan bahwa memelihara hewan liar (dalam hal ini anjing) untuk membantu perburuan diperbolehkan, namun dengan syarat tertentu.
“Kita tetap harus ingat bahwa anjing, air liurnya, dan seluruh tubuhnya adalah najis,” kata Anwar kepada Rappler, Rabu, 22 Juni.
Oleh karena itu, setiap kali seorang muslim berinteraksi dengan anjing, maka bagian tubuh yang bersentuhan harus dicuci sebanyak tujuh kali dengan tanah.
“Siapa pun yang memegangnya harus berhati-hati agar tidak najis,” kata Anwar.
Selain itu, tambah Anwar, malaikat tidak akan masuk ke rumah yang ada anjingnya.
Meski demikian, anjing tetaplah makhluk Tuhan yang patut diperlakukan dengan baik. Namun dalam Islam masih ada aturan tertentu tentang cara mengobatinya.
“Boleh kasih makan, tapi jangan dengan cara seperti di foto,” kata Anwar saat ditanya soal foto Desy dan anjingnya.
Lebih lanjut Anwar menilai, ada cara lain untuk menolong anjing liar namun tetap sejalan dengan ajaran agama.
“Jika dia ingin memberi makanan dan air pada anjingnya, taruh saja di tempat yang biasa dijadikan tempat berkumpulnya anjing-anjing liar. “Tanpa memegang, memelihara, apalagi berfoto bersama anjing dan membagikannya ke media sosial,” ujarnya. —Rappler.com
BACA JUGA: