• March 4, 2026
Usai dilantik, Kepala BNPT Suhardi Alius terbang ke Palu

Usai dilantik, Kepala BNPT Suhardi Alius terbang ke Palu

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Pemerintah akan segera mengevaluasi operasi Tinombala di Sulawesi Tengah

JAKARTA, Indonesia – Sesaat setelah dilantik, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang baru, Komjen Pol Suhardi Alius, terbang ke Palu, Sulawesi Tengah, tempat polisi dan TNI melakukan operasi bersama Tinombala untuk menangkap anggota Timur. untuk memburu kelompok teroris Mujahidin Indonesia (MIT). .

“Terima kasih Ka“Saya sudah di pesawat menuju Palu,” kata mantan Kabareskrim Mabes Polri itu kepada Rappler, Rabu, 20 Juli.

Belum diketahui apa agendanya atau berapa lama eks Bareskrim Polri berada di Palu, namun yang jelas jenazah Amir MIT Santoso alias Abu Wardah adalah dimakamkan di RS Bhayangkara Palu, Sulawesi Tengah.

Presiden Joko Widodo melantik Suhardi Alius sebagai Kepala BNPT oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta pada 20 Juli sebagai pengganti Tito Karnvian dilantik menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) pada Rabu 14 Juli.

Sebelum diangkat menjadi Kepala BNPT, Suhardi Alius menjabat Sekretaris Jenderal Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, mengatakan Suhardi Alius merupakan sosok yang tepat menjadi Kepala BNPT.

“Dia pria yang baik. Saya kira itu pilihan Kapolri dan kita lihat ke depan. Dia akan bekerja sama dengan kita karena arahan presiden untuk menangani terorisme secara terpadu, tidak hanya satu institusi, kita sudah mulai bersatu dan sudah on track. “Kami berharap dengan cara ini kita bisa menangani terorisme dengan lebih efektif,” kata Luhut.

Acara pelantikan tersebut antara lain dihadiri Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Irman Gusman, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Ketua KPK. MPR Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Operasi Tinombala

Luhut juga mengatakan, pemerintah akan segera mengkaji kondisi di Suawesi Tengah memutuskan apakah operasi Tinombala akan dilanjutkan atau tidak.

“Yang jelas kami akan mengimbau 19 orang yang masih di atas, karena bagaimanapun mereka adalah warga negara Indonesia. “Kalau mereka bisa turun, itu jauh lebih baik bagi kita,” ujarnya di Jakarta.

Operasi Tinombala merupakan operasi gabungan polisi dan tentara untuk memburu pimpinan dan anggotanya kelompok teroris MIT.

Senin 18 Juli, tim Tinombala berhasil menembak mati Santoso alias Abu Wardah dalam baku tembak di Pegunungan Tambarana, Poso, Sulawesi Tengah. – Rappler.com

BACA JUGA:

Togel Sydney