• March 18, 2026
Lezatnya ‘nasu manu likku’, menu khas Bugis saat Ramadhan dan Idul Fitri

Lezatnya ‘nasu manu likku’, menu khas Bugis saat Ramadhan dan Idul Fitri

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Nasu manu likku adalah ayam yang dimasak dengan parutan lengkuas.

PAREPARE, Indonesia – Bagi sebagian warga Sulawesi Selatan, khususnya daerah Ajatappareng, menu makanannya adalah nasu manu likku atau ayam yang dimasak dengan parutan lengkuas sudah tidak asing lagi. Menu masakan khas Bugis ini wajib disantap saat perayaan hari raya besar termasuk Ramadhan.

Ditelepon nasu manu likku karena potongan ayamnya dimasak dengan lengkuas yang diparut atau dicincang kasar. Perbedaan dari nasu palekko, nasu manu likku mengandalkan rasa gurih santan dan aroma khas lengkuas.

Menurut Hasnah (46 tahun), seorang ibu rumah tangga di Parepare, nasu manu likku merupakan menu wajib saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Bahkan tak jarang saat Ramadan, menu ini juga menghiasi meja makan sebagai menu andalan berbuka puasa.

Sayangnya, tidak ada orang tua yang bisa menjelaskan asal usulnya nasu manu likku sampai sekarang. Yang pasti, selain Parepare, masakan ini juga sangat populer akrab dengan warga Wajo, Pinrang, Sidrap, Barru, Pangkep dan Maros, semuanya di Sulawesi Selatan.

“Di keluarga saya, menu ini sudah diturunkan dari generasi ke generasi. Semua penduduk asli suku Bugis pasti tahu cara membuatnya,” kata Hasnah.

Meski sama-sama menggunakan lengkuas dan santan, namun ada perbedaan di antara keduanya nasu manu likku Dan nasu palekko. Nasu paleko sendiri dimasak dengan bumbu tambahan dan bahan utamanya bisa bebek dan ayam. Ini tidak berlaku untuk nasu manu likkukarena hanya daging ayam saja yang bisa diolah dalam masakan ini.

Waktu yang dibutuhkan untuk matang nasu manu likku juga lebih lama dari itu nasu palekko. Sebab, santan yang digunakan harus dikurangi seluruhnya.

“Jika tidak, nasu likku tidak bertahan lama. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa hidangan ini tidak disajikan sesering sebelumnya nasu palekko,Hasnah menambahkan.

Kewajiban menggunakan ayam desa

Untuk membuat masakan lengkuas aromatik yang unik ini, nasu manu likku Harus menggunakan ayam kampung. Selain karena dagingnya halal, meski dimasak atau direbus dalam waktu lama, daging ayam kampung tidak akan mudah lepas dari tulangnya.

Ibu rumah tangga lainnya, Andi Panca (59), membeberkan menu masakannya nasu manu likku Itu mengubah bahan utama. Dulu, bahan utama digunakan untuk membuatnya nasu manu likku adalah ayam kampung.

Namun karena harga ayam kampung saat ini semakin mahal, bahan utamanya diganti dengan ayam goreng. Dari segi kualitas memang jauh berbeda. Jika menggunakan ayam kampung, daging yang dihasilkan tidak mudah lepas dan alot. Sedangkan jika menggunakan ayam cincang, hasilnya kurang bagus dan dagingnya mudah lepas dari tulangnya.

“Untuk masakan istimewa ini lebih cocok menggunakan ayam kampung. “Lagi pula memasaknya membutuhkan waktu lama,” kata Panca.

Tiga hal yang perlu diperhatikan saat membuat nasu manu likku Pertama, wajib menggunakan ayam kampung. Kedua, penggunaan santan yang banyak karena daging ayam kampung dimasak dalam santan dalam waktu yang lama. Ketiga, untuk menghasilkan masakan yang sempurna, selain diparut, lengkuas juga harus dicincang kasar agar aromanya lebih kuat.

Biasanya nasu manu likku dimakan dengan nasi, burasa, lontong, atau sokko yang dihaluskan, kata Andi Panca. – Rappler.com

BACA JUGA:

Angka Keluar Hk