• March 22, 2026

Daftar sanksi klub Kejuaraan Sepak Bola Indonesia hingga Juni

Dendanya dinaikkan dua kali lipat dari semula hanya Rp10 juta menjadi Rp30 juta.

JAKARTA, Indonesia – Disiplin dan kesadaran untuk tidak melanggar aturan dalam sepak bola Indonesia nampaknya masih rendah. Hal itu terbukti dengan banyaknya kasus yang diputuskan Komisi Disiplin Kejuaraan Sepak Bola Indonesia (ISC).

Komisi Disiplin ISC bertindak dan mengambil keputusan menyusul insiden pelanggaran disiplin yang dilakukan sejak 10 Juni. Total ada 7 putusan yang didengar Komdis.

Dari berbagai keputusan, ada pula revisi sanksi bagi pemain Semen Padang, Jandia Eka Putra, dan pemain Perseru Serui, Cristovel Sibhi, yang dianggap melakukan penyerangan terhadap wasit.

Mereka hanya disanksi empat pertandingan untuk memperkuat tim karena belum pernah memiliki rekor buruk sebelumnya.

Namun, ada juga sanksi tegas bagi pengemudi atau resmi klub yang mudah emosi, sebaiknya jangan bergabung bank. Jika berani berbuat, nasibnya bisa jadi seperti Nabil Husein, Presiden klub Pusamania Borneo FC.

Nabil dinilai telah melanggar 46 kode disiplin ISC, yaitu pelanggaran ofensif dan pelanggaran Laws of the Game. Alhasil, ia dilarang mendampingi tim selama enam bulan.

Di sisi lain, Persija Jakarta juga kembali dikenai sanksi denda akibat ulah tidak cerdas suporternya, The Jakmania. Mereka mengulangi kesalahan yang sama lagi dan menyalakannya menyalabom asap dan cracker pada pertandingan ISC untuk kedua kalinya.

Denda yang diberikan pun langsung berlipat ganda dari awalnya hanya Rp10 juta menjadi Rp30 juta.

Berikut hasil keputusan sidang Komdis:

1. Kompetisi: ISC A 2016 (Persija Jakarta vs PS TNI pada 10 Juni 2016)

Pelanggaran: Tanggung Jawab atas Perilaku Penonton — menyalakembang api dan kerupuk (Pasal 64 Kode Disiplin ISC)

Putusan: Persija Jakarta (klub)

Keputusan : Denda sebesar Rp30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah)

2. Kompetisi: ISC A 2016 (PSM Makassar vs PS TNI pada 12 Juni 2016)

Pelanggaran: Tanggung jawab perilaku penonton – laser (Pasal 64 Kode Disiplin ISC)

Dihukum: PSM Makassar (klub)

Keputusan: Denda Rp 20.000.000 (20 juta rupiah)

3. Kompetisi: ISC A 2016 (Madura United vs Persiba Balikpapan pada 13 Juni 2016)

Pelanggaran: Tanggung Jawab atas Perilaku Penonton — menyala masif (Pasal 64 Kode Disiplin ISC)

Putusan: Madura United (klub)

Keputusan: Mengikuti venue netral untuk 3 pertandingan kandang minggu ke 7, 9, dan 11 ISC A dan denda Rp 50.000.000,00 (Lima puluh juta rupiah)

4. Kompetisi: ISC A 2016 (Perseru Serui vs Semen Padang tanggal 11 Juni 2016)

Pelanggaran: Pelanggaran – penyerangan terhadap wasit (Pasal 46 Kode Disiplin ISC)

Dihukum: Jandia Eka Putra (pemain Semen Padang)

Keputusan : Larangan bermain sebanyak 4 pertandingan pada minggu ke 8, 9, 10 dan 11 ISC A dan denda sebesar Rp 10.000.000,00 (Sepuluh juta rupiah)

5. Kompetisi: ISC A 2016 (Perseru Serui vs Semen Padang tanggal 11 Juni 2016)

Pelanggaran: Pelanggaran – penyerangan terhadap wasit (Pasal 46 Kode Disiplin ISC)

Dihukum: Christhover Manuel Sibi (pemain Semen Padang)

Keputusan : Larangan bermain sebanyak 4 pertandingan pada minggu ke 8, 9, 10 dan 11 ISC A dan denda sebesar Rp 10.000.000,00 (Sepuluh juta rupiah)

6. Kompetisi: ISC A 2016 (Mitra Kukar vs Pusamania Borneo FC pada 10 Juni 2016)

Pelanggaran: Pelanggaran ofensif dan pelanggaran terhadap Hukum Permainan — menyerang wasit (Pasal 46 Kode Disiplin ISC)

Dihukum: Nebil Husein Said Amin (Pejabat Pusamania Borneo FC)

Keputusan: Dilarang mendampingi tim selama 6 bulan

7. Kompetisi: ISC A 2016 (Mitra Kukar vs Pusamania Borneo FC pada 10 Juni 2016)

Pelanggaran: Perilaku buruk menyerang dan merusak properti – menyerang wasit (Pasal 46 dan 49 Kode Disiplin ISC)

Dihukum: Diego Robbie Michiels (pemain Pusamania Borneo FC)

Keputusan: Dilarang bermain sebanyak 4 game pada minggu ke 7, 8, 9 dan 10 ISC.

Rappler.com

Data Sydney