• March 20, 2026
PH, Jepang menandatangani perjanjian beasiswa P117-M untuk pegawai pemerintah Filipina

PH, Jepang menandatangani perjanjian beasiswa P117-M untuk pegawai pemerintah Filipina

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

20 pegawai pemerintah Filipina akan mengambil program pascasarjana di universitas terkemuka Jepang seperti Universitas Kobe, Universitas Meiji dan Universitas Nagoya

MANILA, Filipina – Untuk tahun ke-15, Japan International Cooperation Agency (JICA) kembali memberikan hibah sebesar ¥264 juta (P117,55 juta) kepada Filipina untuk pengembangan sumber daya manusia pegawai negeri sipil Filipina.

“Apa yang cenderung kita lupakan adalah bahwa pengembangan sumber daya manusia, yang juga disebut infrastruktur manusia, merupakan hal yang sangat penting bagi pembangunan; namun biayanya jauh lebih murah, sehingga kita harus berinvestasi lebih banyak pada sumber daya manusia dibandingkan yang selama ini kita lakukan,” kata Sekretaris Perencanaan Sosial-Ekonomi Ernesto Pernia kepada wartawan di sela-sela acara penandatanganan di Kota Pasig, Senin, 10 Juli.

Otoritas Ekonomi dan Pembangunan Nasional (NEDA), yang dipimpin oleh Pernia, mewakili pemerintah Filipina dalam penandatanganan tersebut.

Melalui bantuan hibah tersebut, 20 warga Filipina yang bekerja di lembaga pemerintah akan mengambil program pascasarjana di universitas terkemuka Jepang seperti Universitas Internasional Jepang, Universitas Kobe, Universitas Meiji, Universitas Kristen Internasional, dan Universitas Nagoya.

Para sarjana Filipina akan mengambil studi yang relevan dengan agenda sosio-ekonomi Filipina, serta menghadiri kuliah dan pelatihan kepemimpinan mengenai pengalaman pembangunan Jepang dan isu-isu pembangunan yang muncul.

Di antara mata kuliah yang akan diambil oleh para sarjana terpilih adalah pengembangan infrastruktur dan industri, kebijakan publik, reformasi keuangan, serta promosi usaha kecil dan menengah. (MEMBACA: Kereta api terpanjang PH yang mendapat pendanaan dari Jepang, mungkin Tiongkok)

Bagi Kepala Perwakilan JICA di Filipina Susumo Ito, kemitraan ini menandakan komitmen berkelanjutan Jepang untuk mendukung Filipina.

“Kami menghargai hubungan kami dengan Filipina dan mendukung penuh upaya pemerintah untuk membangun kapasitas masyarakatnya, terutama para profesional Filipina yang bekerja di pemerintahan,” kata Ito dalam upacara tersebut.

Filipina adalah salah satu penerima utama proyek beasiswa Jepang. Negara lainnya termasuk Tiongkok, Myanmar, Vietnam, Kamboja, dan Laos.

Sejak tahun 2002, 259 warga Filipina telah menerima beasiswa Jepang.

Investasi dalam pengembangan sumber daya manusia merupakan bagian dari 10 poin agenda sosio-ekonomi pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte. – Rappler.com

P1 = ¥2,245

Keluaran SDY