Tidak banyak orang membayar zakat mall
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Dua instrumen dalam Islam yang dapat mendukung tujuan SDG’s adalah zakat dan wakaf
YOGYAKARTA, Indonesia – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan nilai-nilai Islam sejalan dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (tujuan pembangunan berkelanjutanSDG).
“Peran keuangan syariah sangat penting, sejalan dengan tujuan negara-negara Islam untuk mengentaskan kemiskinan dan pemerataan pendapatan,” kata Sri Mulyani dalam sambutannya pada pertemuan tahunan ke-2 Konferensi Keuangan Islam yang diselenggarakan pada Rabu, 23 Agustus 2017 yang lalu. tempat. di Yogyakarta.
Dalam acara bertajuk Peran Keuangan Islam dalam Menghapuskan Kemiskinan dan Ketimpangan Pendapatan, Sri juga menggarisbawahi bahwa dunia saat ini mempunyai tujuan baru, yakni terciptanya pembangunan berkelanjutan.
“Pemikiran inovatif dan kreatif diperlukan untuk mengembangkan instrumen keuangan syariah,” kata Menteri Sri Mulyani. Menurutnya, dalam Islam ada dua instrumen keuangan yang dapat digunakan untuk mendukung pencapaian SDGs, yakni zakat dan wakaf.
(BACA: BI dan MUI Sepakati Tiga Pilar Ekonomi Syariah)
Sri Mulyani juga mengatakan, yang saat ini banyak dikenal masyarakat adalah zakat fitrah, namun belum banyak masyarakat yang mengeluarkan zakat mal atau zakat harta.
Ibarat pajak, masih ada kendala dalam pengumpulan zakat fitrah, kata Sri melalui keterangan tertulis.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berpesan agar Badan Amil Zakat Nasional atau lembaga pengelola zakat lainnya bisa lebih mensosialisasikan definisi ‘gila’ dan menerapkan pengelolaan zakat yang transparan.
Selain itu, ada kelompok masyarakat yang mempunyai manfaat dan mewakafkan aset berupa tanah atau bangunan untuk dijadikan masjid, sekolah, dan kuburan. Bangunan-bangunan tersebut dapat lebih luas dimanfaatkan dan dikembangkan untuk mendukung tujuan pencapaian pembangunan berkelanjutan.
(BA: Menag mengatakan dana haji bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur)
“Saya yakin penghimpunan zakat dan wakaf dapat lebih dikembangkan untuk kemaslahatan masyarakat luas. Dengan semakin banyaknya umat Islam yang berdonasi, maka akan semakin cepat terciptanya kesejahteraan umat,” kata Sri Mulyani. – Rappler.com