• March 23, 2026

Wanita karir tentang anemia dan kesuksesan

Para wanita ini berhasil mengatasi anemia agar bisa bersinar di bidangnya masing-masing

MANILA, Filipina — Lewatlah sudah hari-hari ketika perempuan tidak bisa memiliki semuanya.

Wanita karir diapresiasi karena kemampuannya mengelola pekerjaan dengan penuh tanggung jawab dan passion. Mereka mungkin memainkan peran yang berbeda-beda dalam hidup, tetapi itu tidak berarti mereka tidak dapat menginvestasikan seratus persen upaya mereka pada masing-masing peran tersebut.

Namun sulit untuk memberikan segalanya jika Anda tidak seratus persen menjadi diri sendiri. Kesehatan adalah kunci untuk bekerja dan bermain dengan baik.

Wanita-wanita berikut ini berasal dari latar belakang karir yang berbeda, namun mereka memiliki satu kesamaan: anemia pada suatu saat mempengaruhi perjalanan mereka menuju kesuksesan.

Dan itu bukan hanya mereka. Anemia masih menjadi penyakit umum di Filipina dan menyerang orang-orang dari segala usia dengan kelas sosial ekonomi berbeda.

Kita biasanya tidak melihat anemia sebagai penyakit serius. Namun para wanita ini menceritakan kisah yang berbeda.

Seorang istri/pengacara tentara

Mayor Jean Alia Robles adalah seorang wanita yang naik pangkat di militer.

Namun, ketika dia mengikuti donor darah di sekolah menengah, dia mengetahui bahwa dia menderita anemia. Diagnosis tersebut benar-benar mengejutkannya.

Ia bertekad untuk mengatasinya sejak dini dan anemia bukanlah halangan untuk meraih prestasi.

Selain bekerja sebagai istri tentara dan pemimpin di Akademi Militer Filipina, Jean tetap bersemangat dalam membangun bangsa.

Dia adalah anggota Dewan Pemimpin Politik Muda Amerika. Dia bergabung dengan Project Vote ACYPL, yang bertujuan untuk menyebarkan kesadaran tentang keadilan sosial dan hak-hak sipil.

Meski jadwalnya padat, ia masih menyempatkan diri untuk berolahraga. Dia telah berpartisipasi dalam acara-acara seperti Cobra Ironman Filipina dan National Milo Marathon.

Seorang manajer/kupu-kupu sosial

Jai Cortes adalah manajer merek dan merchandising yang berbasis di Vietnam.

Dia duduk di bangku kelas 3 SD ketika dia mengetahui bahwa dia menderita anemia. Dia diberi suplemen zat besi tetapi tidak suka meminumnya. “Saya tidak terlalu memahaminya. Saya berpura-pura sudah mengambilnya,” katanya.

Seiring bertambahnya usia, gejalanya semakin terlihat. Memar muncul di sekujur tubuhnya, menyebabkan harga dirinya terpukul.

Seiring bertambahnya usia, dia bekerja di berbagai acara dan pemasaran, di mana hari kerja 18 jam—atau bahkan 24 jam—adalah hal biasa. Selama hari-hari sibuk, penglihatannya akan dirusak oleh bintik-bintik hitam, diikuti dengan pingsan.

Dia kemudian membuat perubahan yang diperlukan untuk kesehatannya. Beginilah cara dia sekarang bisa bekerja berjam-jam dan sering bepergian.

Menjadi sehat dapat memperkuat rasa percaya diri. Saat ini, Jai adalah seorang yang suka bergaul—dia suka menari dan bersosialisasi, dan menjalani hidupnya sepenuhnya.

Seorang manajer proyek/penari

Gejala Analette Abesamis terwujud semasa kuliah. Tangan dan kakinya terasa dingin, mudah lelah, dan sesak napas.

Perasaan lesu membuat aktivitas normal sulit dilakukan. Dia juga menerima komentar tentang penampilannya yang pucat secara tidak wajar.

Dia menepisnya, mengira itu karena kelas dan ekstrakurikuler yang melelahkan.

Mengikuti saran temannya, dia akhirnya memutuskan untuk memeriksakan darahnya, dan ternyata dia menderita anemia.

Bertahun-tahun kemudian, Analette bekerja sebagai pemimpin pengembangan web untuk Agos, platform Rappler untuk pengurangan risiko bencana dan informasi perubahan iklim.

Ini lebih dari sekedar pekerjaan—baginya, ini adalah sebuah tujuan. Dia percaya pada kekuatan teknologi untuk menjembatani kesenjangan saat terjadi bencana. “Proyek ini berpotensi menyelamatkan lebih banyak nyawa dan menyederhanakan tahapan manajemen darurat di Filipina,” tambahnya.

Dengan mengendalikan anemianya, Analette juga mampu melakukan aktivitas di luar pekerjaan, seperti menari dan bermain tenis.

Mengatasi anemia

Gejala umum anemia menurunkan produktivitas di tempat kerja. Hal ini pada gilirannya berarti berkurangnya keuntungan ekonomi bagi negara. (BACA: Infografis: Realita Anemia pada PH)

Meski dengan minat berbeda, para wanita di atas menjalani gaya hidup yang sangat aktif. Jika anemia mereka tidak diobati, dampaknya akan lebih besar di kemudian hari, seperti komplikasi paru-paru, gagal jantung, dan masalah kehamilan.

Selain hanya menjaga diri sendiri dengan istirahat dan tidur yang cukup, tambahkan makanan kaya zat besi seperti sayuran hijau, daging, dan ikan ke dalam menu makanan Anda. Suplemen zat besi juga dapat membantu mencegah penyakit ini.

Kisah-kisah ini membuktikan anemia cukup mudah untuk diatasi dan tidak menjadi penghalang untuk mencapai tujuan. Dapatkan inspirasi dari para wanita ini dan jagalah kesehatan Anda. —Rappler.com

situs judi bola