Nikmati Ramadhan ala Medina di Masjid Sunda Kelapa
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Selama bulan Ramadhan, Masjid Sunda Kelapa mendatangkan imam untuk memimpin salat tarawih langsung dari Timur Tengah.
JAKARTA, Indonesia—Sekitar 30 menit menjelang berbuka puasa, warga mulai memarkir mobilnya di badan jalan depan Masjid Raya Sunda Kelapa (MASK), Menteng Jakarta, pada Selasa, 7 Juni. Di hari kedua Ramadhan ini, MASK kembali ramai dikunjungi masyarakat seperti tahun-tahun sebelumnya.
MASK selalu ramai dikunjungi orang meski bukan di bulan Ramadhan. Letaknya yang strategis membuat banyak pedagang makanan yang menjajakan dagangannya. Walaupun pada bulan puasa para pedagang tetap membuka dagangannya, namun pada saat menjelang berbuka puasa.
Selain pedagang yang rutin berjualan di sana, MASK juga mengadakan bazar Ramadhan mulai tanggal 1 Ramadhan hingga tanggal 26 Ramadhan. Di bazar ini selain kuliner juga terdapat pedagang yang menjual baju muslim, jilbab, peci, DVD ceramah bahkan hiasan kaligrafi.
Bagi masyarakat yang ingin berbuka puasa, pihak masjid menyediakan 1000 porsi nasi kotak secara gratis. Ditambah dengan donasi dari jemaah MASKER, jumlah yang bisa disajikan setiap berbuka puasa bisa mencapai 1500 porsi. Tak hanya itu, saat sahur masjid juga menyediakan sekitar 300 porsi makanan yang kemungkinan akan bertambah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1437 Hijriah, MASK sengaja mendatangkan seorang imam asal Timur Tengah yang akan menjadi imam tertinggi salat tarawih setiap malamnya.
Tujuannya agar serasa salat di Masjid Nabawi (Madinah) atau di Mekkah, kata Humas MASK Izzuddin Syamma kepada Rappler, Selasa, 7 Juni.
Setiap sebelum salat tarawih akan ada ceramah selama kurang lebih 15 menit. Rencananya, Kamis, 9 Juni mendatang, Wakil Presiden Jusuf Kalla akan menjadi khatib usai salat Isya. Kebetulan letak masjid ini tak jauh dari rumah dinas wakil presiden.
Selain dekat dengan kediaman wakil presiden, masjid ini juga dekat dengan kediaman para duta besar berbagai negara sahabat. Duta Besar Islam juga datang untuk melaksanakan salat tarawih dan jumat.
Namun mereka datang sebagai jamaah biasa, tanpa pengamanan khusus, kata Izzuddin.
Kegiatan Ramadhan di MASK sangat beragam. Selain ceramah yang dilaksanakan setiap sebelum tarawih, juga diadakan ceramah setiap setelah subuh, setelah shalat zuhur, tadarus al-Qur’an, serta kegiatan itikaf (duduk di masjid) pada sepuluh malam terakhir.
“Biasanya puncaknya tanggal 27 Ramadhan. “Jemaah yang datang bisa mencapai 5.000 orang,” tambah Izzuddin.
MASK mengadakan acara Haflah Sima’an dan Khotmil Qur’an untuk pertama kalinya pada tahun ini pada hari Jumat, 3 Juni, menjelang bulan Ramadhan. Dalam acara ini, enam imam masjid secara bergiliran membacakan Al-Qur’an dari awal hingga akhir di hari yang sama, sambil mendengarkan jamaah.
Berikut hasil jalan kaki Rappler jelang berbuka puasa di Masjid Raya Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa, 8 Juni.
—Rappler.com
BACA JUGA: