• May 25, 2026
Kementerian akan menawarkan AMDAL baru untuk Kendeng

Kementerian akan menawarkan AMDAL baru untuk Kendeng

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Presiden Jokowi berjanji Kajian Lingkungan Hidup Strategis akan dipimpin oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

JAKARTA, Indonesia – Dalam pertemuan dengan 9 Kendeng Kartini, Presiden Joko “Jokowi” Widodo menjanjikan sejumlah langkah untuk memenuhi aspirasi masyarakat Kendeng, pada Selasa, 2 Agustus.

Sejak tahun lalu, masyarakat Pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah, menolak pembangunan pabrik semen dan eksploitasi kawasan pegunungan kapur di wilayahnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan pihaknya telah menyiapkan rekomendasi untuk menindaklanjuti janji presiden.

“Kami siap merekomendasikan AMDAL baru untuk Kendeng,” kata Siti kepada Rappler, Kamis, 4 Agustus.

Dalam pertemuan antara Jokowi dan perwakilan masyarakat Kendeng, terdapat 5 kesimpulan, antara lain perlunya segera menganalisis daya dukung dan daya tampung Pegunungan Kendeng melalui Kajian Lingkungan Hidup Strategis (SEA).

Jokowi juga mengatakan, pelaksanaan KLHS akan dikoordinasikan oleh Kantor Staf Presiden (KSP) yang dipimpin oleh Teten Masduki, mengingat permasalahan di Kendeng bersifat lintas kementerian dan lintas daerah (mencakup 5 kabupaten, 1 provinsi). Hal lainnya adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan bertindak sebagai ketua Steering Committee dalam pelaksanaan KLHS.

Menurut Siti, langkah awal yang harus dilakukan adalah mengetahui apa permasalahan utamanya (mulai masalah), untuk kemudian dikembangkan sebagai landasan kajian.

“Nanti kita lihat faktornya tekananKeputusan yang diambil yaitu kegiatan penambangan semen. “Proses selanjutnya adalah menyusun metode dan kerangka pemikiran sedemikian rupa sehingga apabila dilaksanakan secara terbuka dan partisipatif tidak akan kemana-mana,” kata Siti.

“Perwakilan masyarakat yang diterima Presiden berjanji akan berpartisipasi aktif.”

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah mulai menghitung daya dukung dan daya tampung wajib yang harus dilakukan sebagai indikator penilaian setiap skenario kebijakan.

“KSP kemudian dapat menentukan pilihan formatnya, apakah formulir tersebut akan tertuang dalam Inpres, dimasukkan dalam rencana tata ruang wilayah, atau dalam bentuk lain. “Saya akan segera menemui Pak Teten,” kata Siti. –Rappler.com

Angka Keluar Hk